Ibas menilai bahwa di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terdapat komitmen yang kuat dan progresif terhadap kebijakan publik. Salah satu contoh nyata adalah Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia di Indonesia.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun juga sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional yang lebih luas. Ibas juga menekankan pentingnya integrasi kebijakan gizi dengan agenda pembangunan manusia yang unggul serta pengentasan kemiskinan struktural.
Namun, Anggota Dapil Jawa Timur VII ini mengingatkan perlunya evaluasi berkala terhadap setiap kebijakan publik yang diterapkan. Tujuannya adalah agar kebijakan tersebut bisa tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Mengutip pemikiran peraih Nobel Ekonomi Amartya Sen, kelaparan bukan semata-mata disebabkan oleh kurangnya pangan, tetapi lebih kepada ketimpangan akses, keadilan, dan hak,” ungkap Ibas dengan tegas. Hal ini menunjukkan bahwa masalah gizi lebih kompleks daripada sekadar ketersediaan pangan.
Pentingnya Kebijakan Gizi untuk Masa Depan Bangsa
Kebijakan gizi yang baik sangat berkaitan dengan masa depan bangsa. Ketika generasi muda mendapatkan gizi yang baik, mereka lebih cenderung untuk tumbuh sehat dan berpotensi tinggi dalam berkontribusi kepada negara. Setiap individu yang sehat adalah aset berharga bagi kemajuan sebuah bangsa.
Di samping itu, kebijakan gizi juga berpengaruh pada produktivitas tenaga kerja. Pekerja yang memiliki gizi seimbang cenderung lebih produktif dan dapat mengurangi beban pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan. Maka dari itu, investasi dalam gizi adalah investasi dalam produktivitas nasional.
Melihat dari sudut ini, jelas bahwa program yang mendorong akses gizi yang baik harus didukung. Terutama bagi masyarakat yang selama ini terpinggirkan dan sering kali tidak mendapat perhatian dalam hal nutrisi. Hal ini penting agar semua lapisan masyarakat memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan gizi yang baik.
Peran Pemerintah dalam Optimalisasi Program Gizi
Pemerintah memiliki peranan krusial dalam memastikan bahwa program-program gizi berjalan dengan optimal. Ini termasuk mengidentifikasi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dan menerapkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Tanpa analisis yang tepat, program yang dibuat bisa jadi tidak efektif.
Selain itu, kolaborasi antar sektor sangat penting untuk mencapai keberhasilan. Misalnya, sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian harus bekerja sama untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang. Dengan sinergi yang baik, dampak dari program gizi bisa lebih luas dan dirasakan oleh lebih banyak orang.
Perlu ada komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan evaluasi program, kita dapat memastikan bahwa program tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini juga dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap program tersebut.
Pentingnya Evaluasi dan Perbaikan Terus-Menerus
Salah satu hal yang ditekankan oleh Ibas adalah perlunya evaluasi dan perbaikan terus-menerus terhadap kebijakan publik. Tanpa evaluasi, sulit bagi pemerintah untuk mengetahui apakah kebijakan yang diterapkan berhasil atau tidak. Oleh karena itu, indikator yang jelas harus ditetapkan untuk menilai keberhasilan program.
Evaluasi yang sistematis juga bisa menjadi alat untuk menemukan kelemahan yang ada dalam program. Dengan cara ini, pemerintah dapat melakukan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program. Ketika semua pihak terlibat dalam evaluasi, akan ada banyak perspektif yang dihasilkan, sehingga keputusan yang diambil bisa lebih bijaksana.
Dalam konteks ini, masyarakat juga memiliki peranan penting dalam memberikan umpan balik. Umpan balik dari masyarakat dapat memberikan insight berharga bagi pemerintah tentang bagaimana program gizi diterima secara sosial. Dengan memperhatikan umpan balik ini, pemerintah dapat menghindari kesalahan yang sama di masa depan.















