Dalam persiapan menyambut libur panjang Imlek 2026, upaya yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencerminkan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik. Hal ini terlihat dari alokasi 234 ribu tempat duduk yang disiapkan untuk periode 13 hingga 18 Februari 2026, dengan rata-rata 39 ribu tempat duduk per hari.
Kesiapan ini adalah langkah anticipatif untuk mengatasi lonjakan mobilitas masyarakat yang biasanya terjadi pada waktu libur tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa peningkatan layanan ini merupakan respons terhadap tingginya permintaan dari penumpang.
Selain jumlah tempat duduk yang disediakan, KAI juga menambahkan 9 kereta api untuk mengoptimalkan pelayanan. Hal ini menunjukkan komitmen mereka dalam memastikan setiap penumpang mendapatkan akses yang memadai selama masa liburan ini.
Persiapan Kereta Api untuk Menyambut Libur Imlek 2026
KAI Daop 1 Jakarta mengumumkan bahwa mereka akan memberangkatkan 9 kereta api tambahan dari Stasiun Gambir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberangkatan ini direncanakan dengan cermat agar dapat menjangkau berbagai destinasi yang populer di kalangan wisatawan.
Kereta-kereta tersebut mencakup rute-rute yang sangat diminati, seperti Gajayana Tambahan yang relasinya antara Gambir dan Malang. Kereta ini diharapkan dapat melayani lebih banyak penumpang yang ingin bepergian ke Jawa Timur untuk merayakan Imlek.
Kereta api lainnya seperti Purwojaya relasi Gambir-Cilacap, juga akan beroperasi dengan dua perjalanan untuk meningkatkan frekuensi perjalanan. Dengan strategi ini, KAI optimis bahwa penumpang akan lebih mudah mendapatkan tiket dan lebih fleksibel dalam memilih waktu perjalanan.
Destinasi Populer dan Kereta Api Tambahan
Selain rute yang telah disebutkan, KAI juga menyediakan kereta api menuju Yogyakarta dan Solo, dua kota yang memiliki banyak daya tarik wisata. Kereta tambahan seperti KA Tambahan Gambir-Yogyakarta dan Batavia relasi Gambir-Solo Balapan dirancang untuk memenuhi tingginya minat wisatawan ke kedua kota tersebut selama libur Imlek.
Selanjutnya, bagi mereka yang ingin mengunjungi Bandung, Argo Parahyangan juga akan beroperasi. Sementara itu, Sembrani Tambahan dengan relasi Gambir-Surabaya Pasarturi dan Cheribo fakultatif relasi Gambir-Cirebon juga turut menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat.
Dengan berbagai pilihan ini, KAI berharap masyarakat dapat membuat rencana perjalanan mereka dengan lebih matang dan menikmati masa liburan dengan lancar. Keberadaan kereta api ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman kepada penumpang.
Pemantauan Tiket dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Franoto Wibowo menyatakan bahwa hingga saat ini, penjualan tiket untuk periode libur telah mencapai sekitar 75 ribu tiket. Hal ini menandakan bahwa terdapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat untuk merayakan Imlek dengan bepergian menggunakan kereta api.
Masih tersisa sekitar 159 ribu tempat duduk yang dapat dipesan oleh masyarakat. Kesempatan ini jangan disia-siakan, khususnya bagi mereka yang merencanakan perjalanan pada waktu-waktu puncak.
Penjualan tiket yang baik ini juga menunjukkan langkah tepat KAI dalam menyiapkan armada dan layanan. Dengan persiapan yang matang, mereka berharap dapat memberikan pengalaman berselancar yang lebih aman dan efisien bagi semua penumpang.















