Kejurnas Sprint Rally 2025 baru saja mengalami putaran kelima di Sirkuit POJ City, Semarang, yang berlangsung pada tanggal 19 Oktober 2025. Kejuaraan ini menghadirkan momen-momen seru, di mana para tim bertanding dalam kondisi lintasan yang menantang dikarenakan hujan yang mengguyur semalaman.
Di tengah perjuangan yang ketat, Dewa United Motorsports berhasil menunjukkan performa gemilang, kembali menduduki puncak klasemen. Menggenggam 30 poin, tim ini tidak hanya mempertahankan gelar juara tim, tetapi juga meraih gelar Juara Nasional Tim Sprint Rally 2025.
Kusuma Bagya, sebagai Direktur Tim Dewa United Motorsports, menjelaskan bahwa kesuksesan ini tidaklah instan. Persiapan yang menyeluruh, meliputi strategi balapan serta pemilihan kendaraan, adalah kunci utama dalam meraih kemenangan ini.
“Kerja keras serta kesiapan pembalap dan kendaraan jadi faktor penentu. Kami harus cermat dalam memilih ban dan mengatur suspensi sesuai dengan kondisi lintasan,” kata Kusuma. Kondisi lintasan yang licin sangat menguji keterampilan para pembalap dalam mengendalikan mobil mereka.
Selain tim, individu pembalap dari Dewa United Motorsports juga menunjukkan kehebatan masing-masing di kategori mereka. Di Kelas F, tim pasangan Emmannuel Amandio dan H. Rizky Fauzi keluar sebagai juara dengan waktu 18 menit 22,5 detik, menggunakan Mitsubishi Lancer CB5.
Amandio menjelaskan, “Kuncinya adalah konsistensi dari SS1 sampai SS4. Kami tidak berusaha bermain aman, tetapi tetap mempertahankan ritme yang baik sambil melakukan penyesuaian pada setelan mobil dan ban untuk menghadapi trek licin.”
Strategi Tim Dalam Menghadapi Tantangan Perlombaan
Setiap perlombaan selalu memerlukan strategi khusus yang disesuaikan dengan kondisi lintasan. Dalam kejuaraan kali ini, hujan menjadi faktor yang cukup menyulitkan tim-tim peserta. Hal ini mendorong Dewa United Motorsports untuk lebih cermat dalam mempersiapkan diri.
“Sebelum balapan, kami melakukan banyak simulasi terkait kondisi trek basah. Ini sangat membantu untuk mengoptimalkan performa mobil,” tambah Kusuma. Persiapan teknis yang matang memang menjadi salah satu keunggulan tim ini.
Tim juga melakukan diskusi intensif mengenai pengaturan ban dan suspensi yang ideal untuk menghadapi rintangan. Setiap anggota tim berperan penting dalam memastikan semua aspek perlombaan berjalan lancar.
Melihat performa tim lain, Dewa United Motorsports tetap fokus pada kekuatan mereka sendiri. Dalam setiap putaran, mereka berusaha meminimalisir kesalahan yang bisa merugikan posisi mereka di klasemen.
Hasil ini menunjukkan bahwa keahlian tim dalam menyusun strategi sangat berpengaruh pada hasil akhir kejuaraan. Dewa United Motorsports tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar dari setiap perlombaan yang dihadapi.
Peran Pembalap Dalam Mencetak Prestasi
Di balik kesuksesan tim, pembalap juga memiliki peranan yang sangat vital. Emmannuel Amandio dan H. Rizky Fauzi membawa pulang gelar juara setelah menampilkan keahlian luar biasa di trek. Mereka tidak hanya mengendarai mobil, tetapi juga memahami cara menghadapi berbagai tantangan yang ada.
“Setiap sudut di lintasan memiliki tantangan tersendiri. Kami harus bekerja sama dengan tim untuk membuat keputusan yang tepat saat berada di mobil,” tutur Amandio. Kerjasama tim ini menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka.
Dengan pengalaman dari perlombaan sebelumnya, Amandio dan Rizky mampu memprediksi kondisi lintasan. Hal ini membantu mereka dalam menentukan tempo yang harus dijaga selama balapan berlangsung.
Pembalap lain di tim ini juga menunjukkan performa yang tidak kalah baik. Dengan saling mendukung dan berbagi pengetahuan, mereka membangun sinergi yang kuat di dalam tim. Ini adalah salah satu kekuatan yang membedakan mereka dari pesaing lain.
Pembalap yang berkualitas, dikombinasikan dengan manajemen tim yang baik, mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Semua elemen ini saling berkaitan dalam menciptakan keberhasilan Dewa United Motorsports.
Menjaga Kinerja Tim Dalam Pesaingan Berkelanjutan
Kehadiran Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2025 menunjukkan bahwa dunia otomotif Indonesia semakin berkembang. Dewa United Motorsports, sebagai salah satu tim terbaik, memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan performa. Dengan tetap fokus pada pengembangan tim dan pembalap, mereka menjadikan setiap balapan sebagai pelajaran.
Kusuma menambahkan, “Kami tidak ingin berpuas diri. Ada banyak kompetisi ke depan yang menantang dan kami harus selalu siap.” Komitmen untuk berkembang dan tidak berpuas diri inilah yang mendorong tim ini untuk terus berusaha.
Setiap balapan menjadi ajang bagi tim untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kinerja. Dari setiap trial, mereka mengevaluasi kinerja dan mencari cara untuk menjadi lebih baik lagi. Ini adalah bagian dari filosofi yang diterapkan oleh Dewa United Motorsports.
Syukur atas pencapaian bukan berarti mengabaikan persiapan untuk tantangan yang akan datang. Ketekunan dan rasa ingin tahu akan mendorong mereka untuk mencapai lebih banyak lagi di masa depan.
Kepuasan dan keberhasilan dalam kompetisi adalah yang utama, tetapi prosesnya pun tak kalah penting. Dewa United Motorsports berkomitmen untuk menjadi tim yang dapat diandalkan dalam setiap ajang yang mereka ikuti.















