Di tengah tantangan besar yang dihadapi masyarakat dalam mencari pekerjaan, terutama dengan ketatnya persaingan dan pentingnya latar belakang pendidikan, industri di Tangerang menunjukkan peluang baru. Sektor ini mulai berfokus pada pengalaman kerja yang dimiliki individu, ketimbang hanya bergantung pada pendidikan formal yang sering kali menjadi penghalang bagi banyak calon pekerja.
Melihat realitas ini, Daryl Tan, seorang pemimpin di bidang bisnis sosial, menegaskan pentingnya potensi yang tersembunyi dalam masyarakat. Menurutnya, bakat dan kemampuan seseorang tidak selalu tercermin dalam ijazah atau kertas formal lainnya.
“Kami percaya ada potensi besar di dalam masyarakat yang tidak terlihat, karena bakat itu tidak hanya tertulis di sebuah kertas,” kata Daryl Tan. Transformasi bisnis strategis yang ia maksud bertujuan untuk menggabungkan pertumbuhan komersial dengan misi sosial yang kuat dan nyata.
Dalam langkahnya, perusahaan meluncurkan inisiatif guna memberdayakan individu dari kelompok rentan yang sering kali terpinggirkan. Upaya ini dilaksanakan melalui pelatihan kejuruan, yang merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan kerja yang lebih baik di sektor kreatif.
Lebih dari sekadar upaya amal, Daryl menekankan bahwa inisiatif ini merupakan strategi bisnis jangka panjang. Dengan memberikan pelatihan yang tepat, individu yang mengalami marginalisasi dapat menjadi pengrajin yang handal dan mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Keterampilan
Upaya pemberdayaan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan keterampilan dasar. Melalui pelatihan yang intensif, peserta diberikan kesempatan untuk mengasah bakat mereka dan menjadi lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berubah. Dengan pendekatan ini, mereka dapat berkontribusi secara signifikan terhadap industri.
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar, memungkinkan individu untuk belajar keterampilan yang benar-benar diperlukan oleh perusahaan. Hal ini juga membuka peluang baru bagi mereka yang sebelumnya merasa terpuruk karena keterbatasan akses pendidikan formal.
Menurut Daryl, dengan pelatihan yang tepat, individu yang dianggap terpinggirkan dapat membuktikan diri mereka sebagai sumber daya berharga. Semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka tanpa memandang latar belakang pendidikan.
Membangun Industri MICE yang Berkelanjutan dan Inklusif
Daryl juga menjelaskan tentang pengembangan industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) di Indonesia. Perusahaan tidak hanya merancang acara korporat, tetapi juga berupaya menciptakan program perjalanan dan ekshibisi yang inovatif. Ini juga bertujuan untuk memberikan dampak sosial yang positif melalui kegiatan tersebut.
Pada awal tahun 2025, perusahaan itu mengambil langkah berani dengan tujuan tidak hanya berkembang dalam skala tetapi juga tujuan usahanya. Daryl percaya bahwa kolaborasi yang dilakukan akan mendefinisikan kembali pertumbuhan korporat yang berkelanjutan.
Pentingnya menempatkan kemanusiaan sebagai inti dari tujuan bisnis dapat membantu menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat. Melalui pendekatan ini, perusahaan berharap dapat membangun ekosistem yang lebih inklusif.
Keberlangsungan Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan-perusahaan yang mampu mendayagunakan sumber daya manusia dengan cara yang lebih manusiawi dapat menjadigenerator perubahan dalam masyarakat. Daryl menekankan bahwa keberhasilan bisnis tidak harus bertentangan dengan tujuan sosial. Sebaliknya, keduanya bisa berjalan beriringan untuk menciptakan dampak positif.
“Hari ini kita dapat melihat bahwa profit dan tujuan sosial dapat hidup berdampingan,” ujar Daryl. Dia mengajak semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada individu yang sebelumnya terpinggirkan untuk mengubah nasib mereka.
Melalui kebijakan yang pro-sosial dan kegiatan yang inklusif, perusahaan tidak hanya berinvestasi pada keuntungan semata, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Disinilah pentingnya setiap perusahaan mengambil soal tanggung jawab sosial dengan serius.
Dengan cara ini, para individu yang diberdayakan akan dapat membangun kembali masa depan mereka dan, pada gilirannya, berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi yang lebih luas. Kesempatan yang diberikan kepada mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka.















