PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah meluncurkan rangkaian kereta baru yang dinamakan Stainless Steel New Generation (SSNG). Kehadiran kereta ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pengguna kereta api di Indonesia.
Pengoperasian kereta ini dilaksanakan dengan menerapkan standar keselamatan yang tinggi. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa semua rangkaian telah melalui uji kelayakan sebelum dioperasikan.
Sebelum peluncuran, dua kereta yang dipasangkan adalah KA Gajayana dan KA Parahyangan. KA Gajayana akan melayani rute Malang-Gambir, sementara KA Parahyangan akan melayani rute Bandung-Gambir.
Keunggulan Rangkaian Kereta SSNG yang Baru Diluncurkan
Rangkaian SSNG menawarkan berbagai fitur modern yang dirancang untuk kenyamanan penumpang. Desain interior kereta ini telah diperbarui, menciptakan suasana yang lebih nyaman selama perjalanan.
Salah satu fitur menarik adalah kursi ergonomis yang dapat disesuaikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama pada perjalanan jarak jauh.
Selain itu, sistem informasi perjalanan yang baru memberikan kemudahan akses bagi penumpang. Penumpang dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang jadwal dan rute kereta secara real-time.
Proses Uji Kelayakan dan Keselamatan Sebelum Pengoperasian
Setiap kereta yang digunakan dalam rangkaian SSNG telah melalui serangkaian uji keselamatan yang ketat. Uji ini meliputi pemeriksaan teknis dan pengujian performa di lapangan.
KAI memastikan bahwa semua aspek operasional telah memenuhi standar yang ditetapkan. Seluruh rangkaian juga dilengkapi dengan fitur keamanan untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat beroperasi.
Melalui proses yang teliti ini, KAI bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Rencana Pengoperasian Kereta SSNG di KA Parahyangan
KA Parahyangan juga akan memasukkan rangkaian SSNG ke dalam operasionalnya. Diharapkan pemasangan ini selesai pada 11 Januari 2025.
Setelah KA Gajayana, KA Parahyangan menjadi langkah selanjutnya dalam program pembaruan kereta KAI. Ini menunjukkan komitmen KAI untuk terus mengikuti perkembangan teknologi transportasi.
Dalam setiap perjalanan, KA Gajayana terdiri dari delapan kereta eksekutif dan beberapa kereta pendukung. Hal ini menunjukkan bahwa KAI berupaya untuk menyediakan layanan terbaik bagi penumpang.















