Presiden Prabowo Subianto telah mengundang investor global untuk hadir di Bali, Indonesia, pada Juni 2026. Acara tersebut adalah Ocean Impact Summit (OIS) yang diadakan bekerja sama dengan World Economic Forum (WEF) dan diharapkan dapat menjadi momentum signifikan bagi perkembangan ekonomi maritim.
Pengumuman ini disampaikan oleh Prabowo dalam forum internasional yang berlangsung di Davos pada 22 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi global dalam isu kelautan yang menjadi fokus utama acara tersebut.
Prabowo mengungkapkan harapannya untuk bertemu banyak investor di Bali dan menjelaskan bahwa OIS 2026 akan dilaksanakan bersama Ray Dalio, seorang investor terkenal dari Amerika Serikat. Kolaborasi ini merupakan bagian dari inisiatif eksplorasi laut nirlaba yang dikenal sebagai Ocean X.
Dalam pidato tersebut, Prabowo menuturkan keyakinannya bahwa perdagangan yang adil tidak akan menjadi ancaman bagi kedaulatan suatu negara. Ia mengajak negara lain untuk menjalin kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan dengan Indonesia.
Prabowo Menyampaikan Pesan Penting di Forum Internasional
Dalam forum WEF di Davos, Presiden Prabowo menegaskan bahwa integrasi perdagangan yang dilakukan secara adil akan memperkuat kedaulatan negara. “Kami meyakini bahwa integrasi perdagangan, jika dilakukan secara adil, bukanlah ancaman terhadap kedaulatan,” ungkapnya dengan tegas.
Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kerjasama yang saling menguntungkan dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Ia juga berbicara tentang bagaimana Indonesia membuka peluang bagi negara-negara lain untuk berinvestasi di berbagai sektor.
Menurut Prabowo, pemerintah Indonesia sangat menjunjung tinggi prinsip kerja sama yang saling menguntungkan. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak takut terhadap integrasi ekonomi global dan siap untuk berkolaborasi dalam perjanjian perdagangan internasional.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan bahwa penandatanganan perjanjian perdagangan dengan negara-negara seperti Eropa, Kanada, Peru, dan kawasan Eurasia merupakan langkah nyata dalam memperkuat jejak ekonomi Indonesia. Ini merupakan bagian dari upaya untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi sektor swasta.
Strategi Perdagangan dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa semua inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperdalam produktivitas dan membuka pertumbuhan sektor swasta. Ia melihat perdagangan sebagai alat vital untuk mencapai kemakmuran bangsa.
Ia mencontohkan kerja sama yang telah dilakukan dengan berbagai negara, dan bagaimana ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi hambatan perdagangan. “Kami percaya pada konsep perdagangan yang saling menguntungkan,” katanya.
Sebagai tambahan, Prabowo juga menyampaikan kunjungannya ke Inggris untuk menandatangani Kemitraan Strategis Baru. Ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjalin hubungan internasional yang lebih kuat dan menjalani kerjasama yang produktif.
Menurutnya, semua langkah ini adalah upaya untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Membangun hubungan yang saling menguntungkan akan membuka kesempatan lebih luas untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Peran Penting Indonesia di Kancah Global melalui Ocean Impact Summit
Ocean Impact Summit 2026 diharapkan menjadi tonggak penting bagi Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai negara maritim. Acara ini akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan kelautan dan pengelolaan sumber daya laut.
Melalui forum ini, Prabowo berharap Indonesia bisa berbagi pengalaman dalam mengelola sumber daya laut dan mencari solusi inovatif untuk isu-isu global terkait kelautan. Kerja sama antarnegara diharapkan dapat menciptakan peluang baru bagi perkembangan sektor maritim.
OIS 2026 bukan hanya sekadar ajang diskusi, tetapi juga merupakan platform untuk menjalin kemitraan yang konstruktif. Prabowo percaya bahwa kolaborasi di sektor ini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.
Dengan fokus pada keberlanjutan, acara ini akan membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh ekosistem laut global. Melalui diskusi dan kerjasama, Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemecahan masalah kelautan yang saat ini masih berlangsung.













