Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) baru-baru ini mengumumkan penetapan Suhendra Wiriadinata sebagai Ketua Umum baru untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Liana Bratasida. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap situasi yang mendesak setelah wafatnya pemimpin sebelumnya pada 22 Desember 2025.
Pertemuan Dewan Pengawas APKI bersama jajaran leadership lainnya menghasilkan keputusan penting ini, yang diambil dengan mempertimbangkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APKI. Kekuatan organisasi perlu dipastikan agar roda kepemimpinan tetap berjalan dan program-program yang sudah ada dapat terus dilaksanakan tanpa hambatan.
Ngakan Timur Antara, Ketua Dewan Pengawas APKI, mengungkapkan bahwa mekanisme pemilihan Ketua Umum Antar Waktu diatur dalam Pasal 29 AD APKI. Hal ini menandakan bahwa peran Dewan Pengawas sangat vital dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan di dalam organisasi.
“Ketidakpastian kepemimpinan dapat mengganggu fungsi organisasi. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga operasional sekretariat dan program kerja APKI agar tetap optimal sepanjang tahun 2026,” kata Ngakan pada sebuah konferensi pers yang berlangsung baru-baru ini.
Ia juga menekankan pentingnya dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Liana Bratasida selama masa kepemimpinannya. Kehilangan seorang pemimpin yang visioner akan terasa, dan kontribusi Liana terhadap perkembangan APKI tidak bisa dipandang remeh.
Pentingnya Kepemimpinan Berkelanjutan dalam Organisasi
Dalam situasi organisasi yang dinamis, kontinuitas kepemimpinan menjadi hal yang esensial. Pemilihan Suhendra Wiriadinata bukan hanya sekadar menggantikan posisi, tetapi juga menandai pergeseran dalam strategi organisasi. Pengalaman dan jaringan yang luas menjadi keunggulan dalam menjalankan tugas ini.
Selama masa transisi ini, Suhendra diharapkan dapat membangun sinergi yang baik antara APKI dan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah. Kerjasama yang harmonis dengan pemangku kepentingan di sektor industri juga akan menjadi fokus utama.
Kepemimpinan yang baik tentunya mencakup kemampuan untuk mendengarkan dan merespons tuntutan dari anggota asosiasi. Suhendra diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi anggota dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dan lembaga terkait lainnya.
Dengan adanya pemimpin baru yang berpengalaman, kondisi organisasi diharapkan dapat segera stabil. Suhendra diharapkan bisa melanjutkan program-program yang telah direncanakan serta mengimplementasikan inisiatif baru yang relevan dengan perkembangan industri saat ini.
Pentingnya kesinambungan ini tidak hanya berkaitan dengan manajemen internal, tetapi juga berperan besar dalam mempertahankan daya saing industri pulp dan kertas di tingkat nasional. Dengan adanya dukungan kepemimpinan yang kuat, APKI dapat beradaptasi lebih baik terhadap perubahan yang terjadi di pasar.
Kegiatan dan Program Prioritas APKI ke Depan
Menjelang kongres mendatang, agenda dan program kerja APKI menjadi sangat penting untuk dibahas. Suhendra akan berfokus pada pelaksanaan proyek prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya, sekaligus mengembangkan inisiatif baru yang inovatif. Hal ini akan menguntungkan bagi semua anggota asosiasi.
Program-program yang telah dirintis diharapkan dapat diteruskan dengan efektif, termasuk berbagai upaya dalam hal keberlanjutan. Penguatan peran APKI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang pro-industri juga menjadi hal yang diutamakan.
Kepemimpinan Suhendra diharapkan dapat menjadi pendorong untuk mencapai target-target unggulan yang telah ditetapkan. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan efisiensi operasional dan penurunan dampak lingkungan dari industri pulp dan kertas.
Inisiatif berkelanjutan yang ramah lingkungan juga menjadi perhatian utama. Dukungan terhadap riset dan pengembangan teknologi baru akan menjadi salah satu fokus untuk menjadikan industri ini lebih kompetitif di masa depan.
Kami semua berharap agar dalam masa transisi ini, tidak hanya Suhendra yang mampu memimpin dengan baik, tetapi juga seluruh anggota dapat saling berkolaborasi untuk mencapai visi bersama. Kerja sama akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan yang ada.
Kesimpulan: Harapan untuk Masa Depan Asosiasi Pulp dan Kertas
Penetapan Suhendra Wiriadinata sebagai Ketua Umum APKI diharapkan bisa menjadi titik awal perubahan positif bagi organisasi ini. Dalam lanskap industri yang selalu berubah, pemimpin baru harus mampu beradaptasi dan membawa inovasi yang relevan. Dengan pengalaman dan komitmen yang kuat, Suhendra diharapkan bisa mewujudkan harapan para anggota.
Keberlangsungan dan daya saing industri pulp dan kertas sangat bergantung pada kepemimpinan dan kebijakan yang tepat. Suhendra memiliki tugas besar untuk memastikan bahwa visi dan misi APKI tetap relevan dengan kondisi pasar dan kebutuhan stakeholder.
Hari-hari ke depan akan menjadi ujian bagi kapasitas kepemimpinan Suhendra. Kita semua menanti hasil yang konstruktif dan kreativitas yang muncul dari bawah kepemimpinannya. Era baru dalam kepemimpinan APKI dimulai saat ini, dan semua pihak berharap untuk mengetahui arah baru di industri ini.
Pada akhirnya, harapan untuk masa depan yang lebih baik secara keseluruhan menjadi tujuan utama dari semua anggota dan pemangku kepentingan. Kerja keras dan kolaborasi akan menjadi jalan menuju kesuksesan yang berkelanjutan untuk APKI dan industri pulp dan kertas di Indonesia.













