Perjuangan Mohammad Adenanta Putra menjadi salah satu sorotan dalam balapan kelas Supersport (SS)600 dan AP250. Meski memiliki target tinggi untuk mengawinkan gelar, nasib buruk menimpanya ketika terjatuh di awal perlombaan, menghambat langkahnya untuk bersaing dengan serius.
Insiden ini terjadi saat race pertama dimulai. Start dari posisi ke-7, Adenanta kehilangan traksi pada lap pertama, membuatnya terpaksa keluar dari balapan lebih dini.
“Sayang sekali, saya harus tersingkir saat balapan baru saja dimulai,” ungkap Adenanta. Meskipun demikian, ia tetap optimis akan kesempatan di race berikutnya dengan berusaha keras meraih impian.
Perkembangan Lucu dan Drama di Balapan SS600
Herjun Atna Firdaus, pembalap lain dari Indonesia, menyelesaikan balapan dengan posisi ke-8. Penampilan solidnya di tengah ketatnya persaingan membuatnya menjadi sorotan tersendiri meski tidak podium.
Di sisi lain, “The Silent Boy” Rheza Danica Ahrens, yang memulai balapan dari posisi ke-6, juga mengalami kesulitan. Ia terjatuh pada lap kedua, menambah daftar tantangan yang dihadapi para pembalap.
Kendati beberapa pembalap mengalami kendala, balapan tetap berjalan seru dengan aksi menarik di antara para pebalap. Setiap lap memberikan drama baru yang membuat penonton tidak bisa beralih perhatian.
Sukses Andi Farid Izdihar Meraih Posisi Podium
Keberhasilan Andi Farid Izdihar, atau yang lebih dikenal dengan Andi Gilang, menjadi momen cerah dalam balapan ini. Ia berhasil finish di posisi kedua di kelas ASB1000, setelah memulai dari posisi ke-4 dan bersaing ketat di depan.
Pengalamannya terbukti menjadi aset berharga dalam menghadapi rival-rival muda. Andi mampu mengibarkan Bendera Merah Putih dan menunjukkan bahwa performa bagus bisa dicapai meski memulai balapan dari posisi yang bukan terdepan.
“Balapan yang luar biasa. Selepas start saya bisa menjaga posisi di 5 besar,” ungkap Andi usai balapan. Ia menegaskan pentingnya kecepatan dan ketepatan strategi saat menyusuri lintasan yang kompetitif.
Persiapan untuk Race Kedua dan Harapan Para Pembalap
Race kedua ARRC 2025 menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi semua pembalap. Dilaksanakan pada Minggu (7/12), kelas AP250 akan dimulai terlebih dahulu, dilanjutkan dengan SS600, dan ditutup dengan ASB1000.
Dalam race kedua, semua pembalap dituntut untuk menerapkan strategi yang lebih baik. Adenanta, yang masih memiliki harapan untuk meraih juara Asia di SS600, pasti akan mendapatkan pengalaman berharga dari kejadian sebelumnya.
Dengan balapan yang akan disiarkan langsung melalui platform digital, penggemar dapat menyaksikan semua aksi luar biasa tersebut. Penting bagi setiap pembalap untuk menunjukkan performa terbaik demi memberikan hiburan kepada penonton.















