Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 menyuguhkan pertandingan seru antara Arema FC dan Persijap di Stadion Kanjuruhan, Malang, tanggal 2 Februari 2026. Pertandingan ini menampilkan tensi tinggi serta drama yang tak terduga, menghasilkan kekalahan bagi tim tamu dengan skor 1-0 setelah gol tunggal Hansamu Yama pada menit ke-37.
Meski Persijap berusaha keras untuk mencetak gol, upaya mereka terhalang oleh keputusan VAR yang menganulir dua gol. Kemenangan ini mengangkat Arema FC ke posisi 11 klasemen sementara dengan 24 poin, sementara Persijap terjebak di zona degradasi dengan 12 poin di urutan 16.
Permainan berlangsung intens sejak awal, dengan kedua tim berambisi meraih kemenangan. Namun, hasil akhir memperlihatkan seberapa penting strategi dan ketahanan mental dalam olahraga ini, di mana Arema FC berhasil memanfaatkan peluang lebih baik dibandingkan Persijap.
Analisis Jalannya Pertandingan Antara Arema dan Persijap
Di menit-menit awal, Persijap tampil agresif dan hampir menjebol gawang Arema FC pada menit ke-6 melalui Borja Herrera. Namun, keceriaan mereka pupus karena gol yang dicetak dianulir akibat offside setelah pengecekan VAR. Keputusan ini menjadi titik balik bagi kedua tim.
Setelah momen tersebut, Persijap terus menekan, tetapi serangan mereka sering terhalang oleh pertahanan solid dari Arema FC. Walau menghadapi kesulitan, tim tamu tetap optimis dan terus mencari peluang untuk mencetak gol.
Memasuki menit ke-25, upaya Persijap kembali menonjol dengan tembakan keras dari Borja yang sayangnya meleset dari target. Walau demikian, semangat tim tetap tinggi, menunjukkan bahwa mereka enggan menyerah begitu saja.
Gol Penentu Arema FC dan Kebangkitan Persijap
Arema FC pun tidak tinggal diam, mereka mulai mengancam pertahanan Persijap di menit ke-32. Matheus Blade melakukan percobaan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih bisa diamankan oleh kiper Sendri Johansyah. Dalam situasi ini, kedua tim menunjukkan kemampuan serangan yang mengesankan namun belum beruntung.
Keberuntungan akhirnya berpihak pada Arema FC pada menit ke-37 saat riang perkembangan serangan berbuah hasil. Hansamu Yama menjadi juru selamat dengan gol cepat setelah tendangan melengkung Rio Fahmi, yang tentang dirinya dan mengubah arah bola ke gawang tanpa kemampuan Sendri untuk menanggulanginya. Skor pun berubah menjadi 1-0.
Di akhir babak pertama, Persijap diberikan waktu tambahan, tetapi mereka tidak mampu memanfaatkan kesempatan tersebut. Sejak saat itu, tekanan di tim tamu semakin meningkat, tetapi mereka pulang menuju ruang ganti dalam keadaan tertinggal setelah babak pertama berakhir.
Strategi dan Formasi yang Diterapkan
Babak kedua dimulai dengan harapan baru bagi Persijap, yang berusaha mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-58, Carlos Franca berhasil mencetak gol, tetapi lagi-lagi VAR berperan dalam membatalkan gol tersebut karena dugaan offside. Ini menunjukkan bagaimana teknologi menjadi faktor krusial dalam pertandingan modern.
Setelah gol itu dibatalkan, Laskar Kalinyamat terus berupaya membongkar pertahanan Arema, tetapi serangan mereka tidak kunjung menemukan jalan. Kepercayaan diri tim tamu tampak menurun, sementara tuan rumah tetap solid dalam pertahanan mereka.
Menjelang akhir pertandingan, tidak ada perubahan signifikan dalam skor. Arema FC berhasil mempertahankan keunggulan mereka dengan intensitas yang tinggi, menunjukkan bahwa tim tidak hanya mengandalkan serangan tetapi juga kekuatan bertahan yang solid.
Susunan Pemain di Pertandingan Penuh Energi Ini
Menampilkan peran penting dalam permainan, berikut adalah susunan pemain dari kedua tim: Arema FC menurunkan Adi Satryo sebagai kiper, didukung Rio Fahmi, Julian Guevara, Hansamu Yama, dan Johan Alfarizi di lini belakang. Di lini tengah terdapat Arkhan Fikri dan Matheus Blade, mendukung serangan yang dipimpin oleh Joel Vinicius dan Gabriel Silva.
Sementara itu, Persijap Jepara memilih Sendri Johansyah sebagai penjaga gawang, dengan Buyung Ismu Lessy dan Aly Ndom menjadi benteng pertahanan. Di lini tengah terdapat Carlos Franca dan Borja Herrera yang berusaha menciptakan peluang untuk Rendi Saepul dan Iker Guarrotxena di lini depan.
Pertandingan ini menggambarkan kekuatan komposisi tim dalam olahraga, di mana setiap pemain memiliki peran vital untuk mencapai kemenangan atau menghadapi kekalahan.
Jadwal Pertandingan Pekan Ke-19 BRI Super League 2025/2026
Dalam pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026, kompetisi tetap menarik untuk disaksikan dengan berbagai pertandingan yang penuh drama. Pertandingan antara Arema dan Persijap bukanlah satu-satunya laga, karena pada hari yang sama, PSM Makassar juga berhadapan dengan Semen Padang di jam yang sama.
Animo masyarakat terhadap BRI Super League memuncak, dan setiap pertandingan kian dinanti oleh para penggemar. Dari hasil ini, para tim harus memperbaiki dan evaluasi agar bisa bertahan dan bersaing lebih baik di setiap laga selanjutnya.
Dengan performa tim yang tidak konsisten, setiap tim dituntut untuk berbenah demi kelangsungan musim ini, mengingat Liga ini sangat kompetitif dan setiap poin sangat berharga untuk menjaga posisi di klasemen. Keterlibatan teknologi juga akan menjadi elemen penting dalam menentukan hasil akhir sebuah kompetisi.















