Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan bahwa timnya belum memikirkan calon lawan di perempat final Piala Asia Futsal 2026. Saat ini, fokus utama mereka adalah menyelesaikan laga fase grup melawan Irak, yang dianggap sebagai tantangan signifikan dalam perjalanan mereka menuju kualifikasi selanjutnya.
Dua kemungkinan lawan yang dihadapi Indonesia di babak delapan besar adalah Thailand atau Vietnam. Kualitas dan pengalaman kedua tim tersebut menjadikan setiap pertandingan penuh tekanan, dan dengan tegas Souto menyatakan pentingnya memenangkan laga melawan Irak terlebih dahulu sebagai prioritas utama.
Menurut Souto, setiap lawan di level Asia merupakan ancaman serius. Vietnam dan Thailand memiliki gaya permainan yang sulit diprediksi, jadi penting bagi tim untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum berhadapan dengan salah satu dari mereka.
Pentingnya Fokus pada Pertandingan Selanjutnya
Souto menjelaskan bahwa saat ini, segala perhatian harus tertuju pada pertandingan melawan Irak, karena hasil dari laga tersebut akan menentukan langkah mereka selanjutnya. Tim harus menghadapi setiap pertandingan dengan mentalitas yang kuat dan berorientasi untuk menang.
Suasana di Indonesia Arena juga menjadi faktor krusial yang bisa mempengaruhi performa tim. Dukungan suporter yang penuh semangat diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih maksimal.
“Kami tidak bisa bermain untuk kalah,” ungkap Souto, menegaskan pentingnya hasil positif dari setiap pertandingan. Tim harus berjuang keras meraih kemenangan demi mengundang lebih banyak lagi dukungan dari masyarakat.
Konsistensi di Level Asia Menjadi Dasar yang Kuat
Souto mengingatkan bahwa pencapaian di level Asia merupakan langkah awal sebelum bermimpi lebih besar di level dunia. Masyarakat dan penggemar diharapkan untuk bersikap realistis, mengingat bahwa stabilitas dan konsistensi adalah kata kunci dalam perkembangan tim.
“Kita memang perlu berbicara tentang level dunia, tetapi kita harus membangun fondasi yang kuat di Asia terlebih dahulu,” lanjutnya. Kesadaran akan kondisi ini penting agar semua pihak memiliki harapan yang realistis terhadap pencapaian timnas.
Souto juga mengajak penggemar futsal untuk memperluas wawasan dengan melihat perkembangan futsal di negara-negara lain. Pengalaman tim dari Brasil, Spanyol, dan Portugal bisa menjadi contoh bagi Indonesia dalam hal strategi dan teknologi permainan.
Dukungan Suporter Sebagai Energi Tambahan untuk Tim
Di akhir pernyataan, Souto kembali menekankan pentingnya dukungan dari suporter. Keberadaan penonton di Indonesia Arena diyakini memberikan kekuatan ekstra bagi tim untuk menang.
“Kami benar-benar membutuhkan dukungan dari Indonesia Arena. Ini bukan hanya tentang pertandingan, ini adalah tentang menciptakan atmosfer yang mendukung tim,” katanya. Dukungan publik adalah salah satu kunci untuk mengangkat semangat tim dalam menghadapi pertandingan berat di masa depan.
Dengan antusiasme dan harapan, pelatih menyatakan bahwa setiap langkah menuju perempat final adalah peluang berharga bagi tim untuk tampil lebih baik dan meningkatkan prestasi di pentas Asia. Setiap laga adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kekuatan tim.















