North West, putri sulung dari pasangan terkenal Kim Kardashian dan Kanye West, kembali menarik perhatian publik dengan penampilannya yang unik dan berani. Di usia yang masih sangat muda, 12 tahun, North sudah menunjukkan kecenderungan untuk mengekspresikan diri lewat fashion dan gaya yang cenderung dewasa.
Belakangan ini, dia memperlihatkan perubahan signifikan dalam penampilannya, salah satunya dengan mengubah warna alisnya menjadi pirang melalui unggahan video di TikTok. Tak hanya itu, North juga sering menghadirkan penampilan-penampilan yang terinspirasi dari berbagai tren mode yang sedang populer.
Perubahan Gaya yang Mencolok dari North West
Dalam salah satu video yang diunggah, North menampakkan diri dengan wig biru panjang dan pakaian serba hitam. Penampilannya yang mencolok dan berbeda memberikan gambaran jelas tentang gaya personalnya yang sangat eksperimental.
Video tersebut memperlihatkan kebersamaan North dengan ibunya, Kim Kardashian, saat keduanya mengenakan kacamata hitam besar yang serasi. Momen ini menunjukkan bagaimana mereka berbagi minat yang sama dalam hal fashion dan gaya hidup modern.
Berbeda dengan anak-anak lain seusianya, North sering terlihat menggunakan aksesori dan atribut fashion yang tidak umum. Ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan yang seharusnya ada untuk anak-anak dalam mengekspresikan diri melalui penampilan mereka.
Kritik dan Perdebatan di Kalangan Publik
Tak dapat dipungkiri bahwa transformasi gaya North tidak selalu mendapatkan tanggapan positif dari para pengguna internet. Saat video sirkus yang memperlihatkan tato wajah tempelan dan aksesori berlebihnya beredar, banyak penggemar merasa khawatir dan mengungkapkan pendapat mereka di media sosial.
Kritik tajam muncul tentang apakah ada batasan untuk anak dalam hal penampilan dan gaya. Beberapa netizen berpendapat bahwa North terlalu cepat dewasa dalam memilih penampilan yang melibatkan elemen estetika yang umumnya dianggap tidak sesuai untuk anak-anak.
Selain itu, pilihan gadis muda ini untuk mengenakan berbagai aksesoris yang kontroversial, seperti grillz dan tindik, hanya semakin memicu perdebatan. Masyarakat seolah terbagi menjadi dua kubu: yang mendukung ekspresi diri dan yang mengkhawatirkan dampaknya bagi perkembangan anak.
Reaksi Beragam dari Orang Tua dan Pengamat
Sebagian orang tua dan pengamat menganggap bahwa kebebasan dalam berkomunikasi melalui fashion adalah hal yang positif. Mereka percaya bahwa ini dapat membantu anak-anak merasa lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri mereka.
Di sisi lain, ada juga yang berargumen bahwa anak-anak seperti North sebaiknya tidak terpapar pada dunia fashion dewasa sehingga mereka tidak kehilangan masa kecil mereka. Pendapat ini dapat dimaklumi mengingat pengaruh negatif yang mungkin muncul dari eksposur media dan opini publik.
Sebagai tokoh publik, North pasti sudah akrab dengan sorotan media. Terlepas dari kontroversi yang muncul, penampilannya memberikan pelajaran tentang kekuatan ekspresi diri dan bagaimana pandangan masyarakat bisa beragam.
Menghadapi Sorotan: Dampak Media Sosial pada Anak
Salah satu tantangan terbesar bagi anak-anak di era digital saat ini adalah menghadapi sorotan media sosial. North, sebagai anak dari dua figur publik, tentu saja memiliki pengalaman berbeda dibandingkan dengan anak-anak lainnya dalam menjelajahi identitasnya.
Situasi ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, ada kesempatan untuk belajar tentang kreativitas dan ekspresi, tetapi di sisi lain, dia harus berhadapan dengan kritik dan penilaian dari orang-orang di luar lingkaran dekatnya.
Media sosial memberi platform bagi North untuk mengekspresikan diri, tetapi juga membawa risiko atas keselamatan emosionalnya. Penting bagi orang tua untuk terus mengawasi dan memberikan bimbingan yang tepat agar anak-anak mereka dapat menggunakan media sosial dengan bijak.















