Kota Depok, Jawa Barat, sedang menghadapai masalah serius mengenai kondisi akses jalan di area Terminal Terpadu yang kini dalam keadaan rusak parah. Banyak keluhan datang dari warga sekitar dan sopir angkutan kota yang terpaksa melewati jalan tersebut setiap hari.
Menurut pengakuan Miftahul Ulum, seorang warga, kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama dan belum ada perbaikan yang berarti. Ia pun mengungkapkan bahwa kondisi ini mengakibatkan mobilnya mengalami kerusakan, khususnya saat melewati genangan air yang menyembunyikan lubang jalan.
Miftahul yang sehari-hari mengantar istrinya menggunakan transportasi Commuter Line dari Stasiun Depok Baru mengharapkan perhatian pemerintah agar segera mengambil tindakan. Dengan begitu, ia yakin kondisi jalan dapat diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan.
Kondisi Jalan yang Memprihatinkan di Depok
Permasalahan jalan rusak di Depok bukan hanya menjadi keluhan warga, tetapi juga berdampak pada roda perekonomian lokal. Banyak sopir angkot mengeluhkan kerusakan ini karena mengganggu operasional sehari-hari mereka.
Dengan banyaknya lubang di jalan, pengemudi terpaksa berhati-hati, dan hal ini memperlambat perjalanan mereka. Akibatnya, penumpang pun merasa tidak nyaman dan terpaksa menanggung keterlambatan.
Sejumlah warga bahkan mengusulkan agar pihak berwenang melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh. Jika tidak, kondisi ini akan terus memburuk dan membahayakan banyak orang yang melalui jalur tersebut.
Inovasi Patung Pesut Mahakam yang Viral
Di sisi lain, kabar menarik datang dari Desa Muara Muntai, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Patung ikonik Pesut Mahakam yang baru-baru ini menjadi viral tidak hanya karena tampilannya, tetapi juga karena biaya pembuatannya yang sangat terjangkau.
Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain Ahmad, menjelaskan bahwa patung tersebut dibangun hanya dengan modal Rp 350 ribu. Material yang digunakan adalah hasil sisa proyek lain, sehingga tidak ada tambahan anggaran yang dibutuhkan.
Proses pembangunan ini juga menarik perhatian publik karena menonjolkan kreativitas dan keberlanjutan. Dengan menggunakan material daur ulang, desa ini berhasil menciptakan simbol yang menarik perhatian tanpa menguras biaya besar.
Pentingnya Rapat Terbatas untuk Inovasi Pengolahan Sampah
Kembali ke isu yang lebih serius, pertemuan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta layak mendapat perhatian. Rapat ini dilaksanakan dengan tujuan membahas teknologi pengolahan sampah skala mikro, yang merupakan salah satu isu penting di era modern.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, membenarkan bahwa pembahasan ini merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya tentang manajemen sampah. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan limbah untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan ada langkah nyata yang dicapai dalam mengatasi masalah persampahan. Keterlibatan berbagai menteri menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi yang lebih baik.
Bersama-sama Membangun Lingkungan yang Lebih Baik
Kembali ke Depok, penting untuk melihat kerusakan jalan dan sampah bukan sebagai isu terpisah, melainkan saling terkait. Pemerintah daerah perlu menjaga infrastruktur jalan sekaligus menerapkan sistem pengolahan limbah yang efektif.
Melalui partisipasi aktif masyarakat, mungkin akan muncul ide-ide segar untuk memperbaiki infrastruktur. Misalnya, program gotong royong bisa menjadi solusi untuk memperbaiki jalan secara swadaya sambil menunggu aksi konkret dari pemerintah.
Kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih juga dapat ditingkatkan melaui edukasi. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, harapan untuk masa depan yang lebih baik dapat terwujud.















