Di Jatinangor, Sumedang, longsor tragis menimpa area konstruksi yang menyebabkan empat pekerja kehilangan nyawa. Kejadian ini mengundang perhatian serius dari pihak berwenang, dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjelaskan bahwa bencana ini dipicu oleh aktivitas pembangunan yang tidak memiliki izin.
Dony mencatat dengan tegas bahwa longsor ini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi cuaca, tetapi juga oleh kegagalan dalam mengikuti prosedur yang benar dalam pembangunan. Ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di industri konstruksi.
Dalam kunjungan lapangan pada 2 Januari 2026, Bupati melakukan pemantauan langsung terhadap lokasi bencana. Dia menegaskan bahwa insiden ini seharusnya bisa dicegah jika semua pihak mematuhi aturan dan prosedur yang ada.
Faktor Penyebab Longsor dalam Kegiatan Konstruksi di Sumedang
Pembangunan tembok penahan tebing (TPT) tanpa izin menciptakan potensi bahaya yang besar bagi sekitar. Dony menjelaskan bahwa aktivitas konstruksi yang tidak terdaftar menghadirkan risiko yang tidak dapat diabaikan, terutama pada musim hujan.
Pakar keselamatan kerja menekankan bahwa setiap proyek konstruksi harus dilakukan dengan izin dan pengawasan yang tepat. Ketidakpatuhan terhadap regulasi inilah yang menjadikan proyek ini sangat rentan terhadap longsor dan bencana serupa.
Selain itu, ulasan tentang teknik konstruksi yang digunakan juga perlu dicermati. Penggunaan bahan yang tidak memenuhi standar serta prosedur yang salah dapat memperburuk kondisi tanah dan menambah kemungkinan terjadinya longsor.
Langkah-langkah yang Diambil Setelah Kejadian Longsor
Pasca kejadian tersebut, pemerintah setempat berjanji untuk melakukan tindakan tegas. Dony menekankan perlunya kerja sama lintas instansi untuk menangani situasi ini secara komprehensif.
Koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebencanaan juga akan dilakukan. Ini untuk memastikan bahwa langkah mitigasi dan perbaikan dapat dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kegiatan pembangunan di lokasi longsor segera dihentikan. Langkah ini diambil untuk mencegah adanya korban baru dan memastikan keselamatan warga sekitar dalam jangka panjang.
Peran Masyarakat dalam Mencegah Longsor dan Kecelakaan Kerja
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah bencana tersebut. Kegiatan pengawasan dan pelaporan aktivitas pembangunan yang mencurigakan harus dilakukan secara aktif oleh masyarakat.
Edukasikan diri tentang pentingnya keselamatan kerja dan regulasi yang ada. Masyarakat yang peduli dapat berkontribusi kepada keselamatan lingkungan sekitar dengan melaporkan pelanggaran.
Peran komunitas dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja juga sangat vital. Dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik, masyarakat bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.















