Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II memberikan peringatan mengenai dampak cuaca dalam waktu dekat. Diperoleh informasi bahwa ada potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat menyebabkan banjir pesisir di beberapa daerah di Provinsi Banten.
Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto, mengatakan bahwa fenomena cuaca ini merupakan hasil interaksi beberapa faktor meteorologi yang signifikan. Antaranya adalah penguatan Monsun Asia dan anomali suhu permukaan laut yang dapat memicu peningkatan aktivitas cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
“Kondisi yang dapat memicu hujan lebat diperkirakan akan terjadi antara tanggal 17 hingga 22 Januari 2026,” ungkap Hartanto. Daerah yang diharapkan akan terpengaruh termasuk Kabupaten dan Kota Tangerang serta beberapa bagian dari Lebak dan Pandeglang.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa pada rentang waktu tersebut, hujan lebat diperkirakan akan berdampak negatif bagi aktivitas sehari-hari masyarakat setempat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan buruk yang dapat terjadi selama periode tersebut.
Analisis Mendalam Mengenai Cuaca Ekstrem yang Diprediksi
Menurut penjelasan lebih lanjut, potensi hujan lebat ini bersumber dari beberapa faktor meteorologi yang saling menyangkut. Salah satu penyebab utama adalah pengaruh Monsun Asia yang memicu sirkulasi udara lembab di wilayah Banten.
Faktor lain yang perlu dicatat adalah anomali suhu permukaan laut yang dapat mempengaruhi kelembapan udara. Kelembapan yang meningkat ini berkontribusi pada terbentuknya awan-awan cukup tinggi yang dapat menyebabkan hujan yang intens.
Selain itu, keberadaan bibit Siklon Tropis 96S juga memberikan tambahan faktor risiko yang perlu diperhatikan. Bibit siklon ini berpotensi meningkatkan cuaca buruk jika bergerak closer ke daratan.
Itu sebabnya, kewaspadaan menjadi kata kunci untuk menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem ini. BPBD setempat bersama pemerintah daerah dihimbau untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipatif menghadapi situasi yang sulit tersebut.
Peringatan Khusus untuk Beberapa Daerah Rawan Banjir
Ada beberapa daerah yang dikenali sebagai rawan banjir akibat luapan air hujan. Ketua BMKG juga menjelaskan bahwa masyarakat di Kabupaten dan Kota Tangerang, serta wilayah Lebak bagian selatan, perlu memberikan perhatian lebih pada potensi bahaya ini.
Sementara itu, untuk daerah Pandeglang, perhatian khusus terfokus pada bagian barat dan selatan yang diprediksi akan mengalami hujan lebat. Masyarakat di wilayah tersebut sebaiknya mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan.
Di sisi lain, di Kabupaten Lebak bagian utara, dan kawasan Cilegon, cuaca dengan intensitas sedang hingga lebat diharapkan juga dapat membawa dampak negatif. Mereka yang tinggal di daerah ini perlu tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkini mengenai cuaca.
Keberadaan fase Bulan Baru pada tanggal 19 Januari 2026 juga menjadi faktor yang patut diperhatikan. Fenomena ini berpotensi meningkatkan tinggi pasang air laut yang dapat berdampak pada daerah pesisir.
Upaya Mitigasi yang Perlu Dilakukan oleh Masyarakat
Di tengah ancaman cuaca ekstrem, masyarakat disarankan untuk lebih proaktif dalam menghadapi situasi tersebut. Langkah-langkah mitigasi seperti memperhatikan informasi dari instansi terkait adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Pemerintah daerah juga dihimbau untuk menyusun rencana kesiapsiagaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setempat. Edukasi kepada masyarakat mengenai cuaca ekstrem harus terus dilakukan agar individu bisa lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk.
Pada saat yang sama, masyarakat juga perlu melakukan persiapan logistik untuk menghadapi bencana yang mungkin timbul. Persediaan makanan, obat-obatan, dan peralatan darurat harus cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat terjadi banjir.
Melibatkan komunitas dalam upaya mitigasi juga merupakan langkah yang efektif. Dengan bersinergi, masyarakat dapat berbagi informasi dan sumber daya untuk menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih baik dan terencana.













