Di era modern ini, konsep hunian sehat semakin menjadi fokus utama dalam perkembangan pasar properti. Masyarakat kini tidak hanya mempertimbangkan lokasi dan harga, tetapi juga kualitas hidup yang ditawarkan suatu kawasan sebagai penggerak utama dalam pengambilan keputusan untuk membeli atau menyewa hunian.
Dalam beberapa tahun terakhir, istilah “healthy living” telah berkembang menjadi faktor yang sangat penting. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin kritis dalam mempertimbangkan semua aspek hunian yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan sehari-hari mereka.
Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) menekankan perlunya perhatian terhadap kualitas lingkungan hunian. Ini adalah sebuah sinyal bahwa preferensi konsumen telah berubah, dan fokus kini beralih dari faktor-faktor tradisional menuju aspek yang lebih holistic.
Perubahan Perilaku Konsumen dalam Memilih Hunian yang Sehat
Perubahan preferensi konsumen terlihat jelas dalam cara mereka memilih hunian. Kriteria yang sebelumnya dianggap penting, seperti lokasi strategis, kini beralih kepada faktor yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan kesehatan mereka.
Konsumen kini lebih sensitif terhadap kualitas udara, kenyamanan ruang, serta aksesibilitas menuju fasilitas yang mendukung gaya hidup sehat. Misalnya, ventilasi yang baik dan pencahayaan alami menjadi sangat diperhatikan pada saat mereka mempertimbangkan tempat tinggal.
Lingkungan yang hijau dan tenang kini menjadi keharusan dalam pencarian hunian. Kehadiran ruang terbuka hijau menjadi nilai tambah yang signifikan, yang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental dan fisik penghuninya.
Kepentingan Fasilitas Olahraga dan Ruang Hijau dalam Hunian Sehat
Fasilitas olahraga dan ruang hijau kini menjadi elemen penting bagi konsumen. Permintaan akan hunian dengan fasilitas tersebut meningkat, terutama di kalangan keluarga muda dan segmen menengah ke atas.
Konsumen menginginkan tempat tinggal yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung aktivitas fisik harian tanpa harus keluar dari kompleks hunian. Selain itu, keberadaan pusat kebugaran atau lapangan olahraga kerap menjadi faktor penentu dalam pengambilan keputusan.
Walaupun ada banyak pilihan, konsumen saat ini lebih kritis dalam menilai apakah fasilitas yang terdapat di suatu kawasan benar-benar berfungsi dan tidak hanya sebagai gimmick pemasaran. Kolam renang yang terawat baik, serta gym yang dilengkapi dengan peralatan memadai, menjadi salah satu daya tarik utama.
Dampak Konsep Hunian Sehat terhadap Nilai Jual di Pasar Properti
Seiring dengan meningkatnya minat terhadap hunian yang menerapkan konsep sehat, nilai jual properti tersebut juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ini menjadi sinyal bahwa hunian yang sehat memiliki likuiditas lebih baik, terutama di pasar sekunder.
Pengelolaan kawasan yang baik juga menjadi faktor kunci dalam menambah nilai suatu hunian. Kebersihan, keamanan, dan perawatan yang apik akan meningkatkan daya tarik dan harga jual properti di kalangan konsumen.
Menariknya, hunian yang mengedepankan aspek kesehatan ini bersifat lebih tahan terhadap fluktuasi pasar. Dengan nilai yang lebih berorientasi pada kebutuhan akan kesehatan, hunian tersebut akan tetap diminati meskipun situasi ekonomi mengalami penurunan.
Tren Hunian Terintegrasi dan Mixed-Use di Tahun 2026
Melihat tren ke depannya, hunian yang terintegrasi dalam pengembangan mixed-use diprediksi akan semakin digemari. Apartemen yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan dan fasilitas komersial menawarkan kenyamanan akses yang luar biasa bagi penghuninya.
Kota-kota besar, terutama seperti Jakarta dan Surabaya, menunjukkan tanda-tanda bahwa konsep ini akan terus berkembang. Sebuah hunian yang mendukung gaya hidup sehat serta memiliki akses mudah menuju berbagai kebutuhan sehari-hari akan menjadi prioritas utama bagi konsumen.
Walaupun pembangunan ruang terbuka hijau menjadi tantangan tersendiri di kebanyakan kota, namun penerapan konsep hunian yang sehat dan terintegrasi tetap menjadi perhatian. Dampak positif terhadap kualitas hidup penghuninya diharapkan dapat meningkat dengan perkembangan ini.















