Memasuki tahun 2026, sebuah program penjualan nasional yang menawarkan berbagai promosi menarik kembali diluncurkan. Program ini berjudul “Royal Key” dan ditargetkan untuk mencapai penjualan sebesar Rp3,6 triliun dari lebih 1.400 unit properti yang mencakup residensial serta komersial di berbagai kota di Indonesia.
Royal Key adalah respons yang terencana terhadap meningkatnya minat masyarakat terhadap sektor properti. Dengan dukungan suku bunga yang rendah dan kebijakan pemerintah yang memfasilitasi pembelian properti, program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan akses kepemilikan properti yang lebih mudah dan menguntungkan.
Pada peluncuran Royal Key di BSD City, Tangerang, banyak harapan tinggi disematkan. Event ini menandai tandanya kelanjutan program yang telah berjalan sejak 2020 dan terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya.
Strategi Penyampaian Program Royal Key untuk Tahun 2026
Program Royal Key dihadirkan sebagai solusi bagi konsumen yang semakin selektif dalam memilih properti. Dengan menekankan pentingnya aksesibilitas dan kepastian nilai, sektor ini berharap dapat menarik minat lebih banyak pembeli.
Deputy Group CEO menjelaskan bahwa situasi pasar saat ini meminta pendekatan yang lebih responsif. Maka, program ini dirancang bukan hanya sebagai penawaran biasa, tetapi sebagai upaya menjadikan konsumen lebih yakin dalam mengambil keputusan investasi jangka panjang.
Royal Key menawarkan berbagai jenis properti mulai dari rumah tapak hingga apartemen. Ketersediaan produk yang siap huni memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin segera memiliki rumah tanpa menunggu proses pembangunan yang panjang.
Tawaran Menarik dalam Program Royal Key 2026
Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah berbagai insentif yang ditawarkan. Potongan harga hingga 26 persen dan subsidi uang muka menjadi headline yang menarik bagi para calon pembeli.
Selain itu, pembebasan biaya BPHTB dan KPR/KPA menjadi nilai lebih yang membuat program ini semakin menggoda. Kenaikan kepemilikan properti dengan cara yang lebih mudah tentu menjadi impian banyak masyarakat saat ini.
Program ini dirancang dalam empat periode penjualan, memudahkan konsumen untuk memilih waktu yang tepat untuk melakukan pembelian. Pembagian ini juga memberikan fleksibilitas dalam manajemen finansial bagi para pembeli.
Keterlibatan 22 Bank dalam Pembiayaan Properti
Royal Key juga mendapatkan dukungan dari 22 bank rekanan yang siap membantu konsumen dalam proses pembiayaan. Ini merupakan langkah strategis untuk mempermudah akses kredit bagi para calon pembeli.
Rekaan skema pembiayaan yang fleksibel ini memungkinkan konsumen memilih metode yang paling sesuai dengan kondisi keuangannya. Adanya pilihan pembayaran tunai atau melalui KPR/KPA membuat program ini semakin inklusif.
Selain itu, sejumlah bank telah menunjukkan performa penjualan yang baik dalam kerja sama ini, menjadi indikator positif akan kepercayaan konsumen terhadap program yang ditawarkan.
Dengan berbagai insentif dan dukungan dari lembaga finansial, program Royal Key diharapkan dapat memberikan angin segar bagi sektor properti di tahun 2026. Konsumen diharapkan dapat menemukan properti yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka dengan mudah.
Melalui program ini, langkah kepemilikan properti akan semakin terjangkau dan bermanfaat baik secara finansial maupun sebagai investasi. Semua ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang nyaman dan berkualitas.















