Jenazah Meriyati Hoegeng, istri almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, tiba di rumah duka pada sore hari. Kehadiran jenazah di Pesona Khayangan, Kota Depok, pada Selasa sore (3/2) disambut oleh kerabat dan aparat keamanan setempat.
Rangkaian acara pemakaman dijadwalkan akan berlangsung di Tajur Halang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (4/2). Kepergian Eyang Meri merupakan momen berduka bagi keluarga dan sahabat yang mengenalnya selama ini.
Kedatangan jenazahnya menimbulkan keharuan mendalam bagi yang hadir. Segera setelah kedatangannya, ribuan kenangan bersama Eyang Meri mulai terungkap di benak keluarga dan teman-temannya.
Mengenang Sosok Meriyati Hoegeng dalam Keberadaan dan Pengaruhnya
Meriyati Hoegeng dikenal sebagai sosok yang penuh kasih dan perhatian bagi keluarganya. Selama hidup, ia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada anak cucunya.
Sifat rendah hati dan keramahannya membuat Eyang Meri dicintai oleh banyak orang. Ia selalu bersedia membantu siapa pun yang membutuhkan, tidak peduli dari latar belakang mana mereka berasal.
Sejak muda, ia telah menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam mendukung suaminya, almarhum Jenderal Hoegeng. Dukungan ini terasa jelas saat suaminya menjalani karier yang cemerlang di kepolisian, di mana ia selalu ada di sampingnya.
Warisan yang Ditinggalkan oleh Eyang Meri untuk Generasi Mendatang
Warisan Eyang Meri tidak hanya terletak pada harta dan benda, tetapi lebih kepada nilai-nilai kehidupan yang ia tanamkan. Keluarganya belajar untuk saling menghormati dan mencintai satu sama lain dengan cara yang tulus.
Ia juga meninggalkan jejak yang kuat dalam kehidupan sosial komunitasnya. Dengan kegiatan sosialnya, Eyang Meri berkontribusi dalam memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitarnya dan mendorong mereka agar terus maju.
Melalui ajaran-ajarannya, merangkum rasa empati dan kasih sayang, ia mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang lain. Keberadaannya menjadi teladan bagi banyak orang dalam menjalani kehidupan yang bermakna.
Pemakaman dan Penghormatan Terakhir untuk Meriyati Hoegeng
Pemakaman Eyang Meri direncanakan dilaksanakan di lokasi yang sederhana namun penuh makna. Keluarga dan kerabat dekat berkomitmen untuk memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi sosok yang telah berkontribusi besar dalam kehidupan mereka.
Acara pemakaman akan dihadiri oleh banyak orang, termasuk teman-teman dekat dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan dan sambutan kasih kepada sosok Eyang Meri yang telah tiada.
Ritual pemakaman akan berlangsung khidmat, diiringi dengan doa-doa agar arwahnya diterima di sisi Tuhan. Keluarga berharap agar semua yang hadir dapat merasakan kehadiran Eyang Meri meski dalam bentuk yang berbeda.















