Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyatakan timnya terus meningkatkan intensitas latihan di Jeddah, Arab Saudi, menjelang laga melawan China pada Selasa (5/5/2026). Fokus utama mereka adalah mengevaluasi kegagalan sebelumnya, pematangan taktik, dan adaptasi terhadap cuaca panas.
Dalam persiapan ini, Kurniawan menekankan pentingnya kesiapan fisik serta strategi yang tepat agar bisa meraih hasil maksimal di pertandingan pembuka Piala Asia U-17 2026. Setiap pemain diberikan pengawasan ekstra untuk mengidentifikasi kelemahan yang mungkin muncul di lapangan.
Latihan yang dilakukan juga dikhususkan untuk membangun kerja sama antar posisi. Kurniawan berharap timnya bisa bermain lebih kompak dan harmonis saat bertanding melawan lawan yang kuat seperti China.
Menghadapi Tantangan Cuaca Panas di Jeddah, Arab Saudi
Cuaca panas di Jeddah menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi pemain timnas. Kondisi ini mempengaruhi stamina dan performa pemain selama latihan maupun pertandingan. Oleh karena itu, Kurniawan mengatur sesi latihan dengan memperhatikan waktu dan durasi.
Latihan di pagi serta sore hari menjadi solusi untuk menghindari terik sinar matahari. Strategi ini diharapkan bisa meminimalkan efek dehidrasi dan kelelahan yang mungkin dialami para pemain.
Pemain juga diberikan pelatihan kebugaran secara teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Dengan tetap menjaga kondisi fisik yang optimal, tim diharapkan dapat beradaptasi dengan suhu tinggi saat bertanding.
Mengoptimalkan Taktik Tim Menjelang Pertandingan
Pematangan taktik menjadi fokus utama bagi Kurniawan dan staf pelatihnya. Mereka terus-menerus memantau dan menganalisis permainan tim dengan penggunaan teknologi terbaru dalam statistik permainan. Dengan memperhatikan data yang ada, mereka dapat mengevaluasi dan menjelaskan strategi yang lebih efektif.
Kurniawan juga menerapkan sesi latihan yang fokus pada penguasaan bola dan koordinasi tim. Melalui latihan ini, diharapkan para pemain dapat menjalankan peran masing-masing dengan lebih baik, terutama dalam situasi permainan yang cepat dan dinamis.
Latihan skema serangan dan pertahanan juga dilakukan untuk mempersiapkan para pemain menghadapi kemungkinan berbagai formasi yang diterapkan oleh lawan. Dengan pemahaman taktik yang matang, tim diharapkan mampu menciptakan peluang mencetak gol yang lebih besar.
Evaluasi dan Persiapan Mental Pemain Menjelang Laga
Evaluasi dari pertandingan sebelumnya menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tim. Kurniawan mengungkapkan bahwa setiap kesalahan harus dibenahi agar tidak terulang kembali. Diskusi evaluasi dilakukan dalam suasana yang konstruktif untuk meningkatkan mentalitas pemain.
Selain aspek fisik dan taktis, mental pemain juga menjadi perhatian serius. Kurniawan memastikan para pemain siap secara psikologis untuk menghadapi tekanan pertandingan yang intens. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan mental dan motivasi.
Kepemimpinan yang baik juga diperlukan untuk membangun semangat tim. Kurniawan berusaha menciptakan atmosfer positif di dalam tim agar para pemain merasa percaya diri menjelang pertandingan. Dengan kombinasi semua persiapan ini, harapannya adalah meraih hasil terbaik di Piala Asia U-17.









