• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Tahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati Desakan PCNU Pati

gerald by gerald
May 7, 2026
in Health
0
Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali

Pihak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mendesak kepolisian untuk segera menangkap AS, seorang pendiri pondok pesantren yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap santriwati. Kasus yang menggemparkan ini telah memicu berbagai reaksi dan perhatian dari masyarakat, terutama dari kalangan organisasi keagamaan.

Dalam pernyataannya, Ketua PCNU Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait tindakan keji yang diduga dilakukan oleh AS. Dia menegaskan pentingnya tindakan hukum yang tegas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan kepastian hukum untuk para korban.

Yusuf menambahkan, PCNU berkomitmen untuk mengawal proses hukum dan mendukung korban agar mendapatkan keadilan. Dia menggarisbawahi betapa pentingnya penahanan terhadap tersangka untuk mencegah terulangnya tindakan serupa di masa depan.

Desakan Terhadap Penegakan Hukum yang Segera

Yusuf Hasyim mengungkapkan bahwa pihaknya meminta kepada Polresta Pati agar segera mengambil tindakan hukum terhadap AS. Menurutnya, perlakuan yang diduga dilakukan oleh tersangka adalah hal yang sangat memalukan dan tidak bisa dibiarkan. “Kami ingin ada kepastian hukum untuk para korban,” ujarnya.

PCNU juga memikirkan solusi bagi santri lainnya yang terjebak dalam situasi tersebut. Mereka berupaya agar pondok pesantren yang di bawah naungan PCNU Pati bisa menerima para santri yang terdampak, sehingga pendidikan mereka tidak terhambat.

“Kami tidak hanya fokus pada tindakan hukum saja, tetapi juga bagaimana nasib santri lainnya yang ada di ponpes tersebut,” lanjut Yusuf. Dia menekankan pentingnya untuk memastikan pendidikan bagi para santri tetap berjalan meskipun ponpes ditutup untuk investigasi.

Penyelidikan dan Proses Hukum yang Berlangsung

Kasus ini mulai terungkap ketika beberapa korban yang sudah lulus menyampaikan laporan terkait perlakuan yang tidak pantas dari tersangka. Laporan tersebut disampaikan kepada Dinas Sosial dan Perlindungan Anak, yang akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, mengungkapkan bahwa sudah dilakukan beberapa langkah penyidikan, termasuk pemanggilan terhadap AS. Namun, tersangka tidak hadir dan mangkir dari panggilan tersebut, yang membuat pihak kepolisian berencana melakukan penjemputan paksa.

“Kami sudah melakukan pemanggilan dan berharap tersangka bisa hadir untuk memberikan klarifikasi,” jelas Dika. Beliau juga memastikan bahwa proses penanganan kasus dilakukan secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Klarifikasi Polisi Terhadap Penanganan Kasus

Beberapa waktu setelah insiden tersebut, Polresta Pati memberikan klarifikasi mengenai langkah-langkah yang diambil dalam menangani kasus ini. Pihak kepolisian mengakui telah terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi mengenai pemanggilan tersangka.

Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, menjelaskan bahwa pernyataan awal mengenai penjemputan paksa adalah kurang tepat. “Klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah paham terhadap proses hukum yang sedang berlangsung,” kata Hafid.

Dalam klarifikasi tersebut, Polresta menekankan bahwa mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan menetapkan AS sebagai tersangka. Proses ini menyangkut upaya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para korban.

Kesimpulan dan Harapan untuk Proses Hukum yang Adil

Seiring berjalannya waktu, masyarakat berharap agar kasus ini diusut tuntas dan para korban mendapatkan keadilan yang sepatutnya. Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap tindakan kekerasan dan pelecehan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan.

PCNU Kabupaten Pati menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengawal perkara ini, dan mereka berharap pihak kepolisian juga melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan. “Kami akan terus berupaya hingga ada kepastian hukum yang jelas,” pungkas Yusuf.

Kasus ini bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat hukum, tetapi juga seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak dan santri. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tags: DesakanPatiPCNUPendiriPesantrenPredatorSantriwatiSeksTahan
Previous Post

Pendapatan Patra Jasa Capai Rp 5,5 Triliun pada Tahun 2025

Next Post

Dua WN China Berpura-pura Jadi Messi Bobol Rumah Mewah di Bogor dan Gasak Rp1 M

gerald

gerald

Related Posts

Bantu Padamkan Kebakaran, Satu Warga Makassar Tewas akibat Listrik
Health

Pria di Bandung Bakar Rumah Orang Tua hingga Ayah Mengalami Luka-luka

by gerald
August 6, 2026
Imbauan Tito Agar 16 K/L Segera Laksanakan Program Pascabencana Sumatra
Health

Imbauan Tito Agar 16 K/L Segera Laksanakan Program Pascabencana Sumatra

by gerald
August 5, 2026
Kubu Febrie Tantang Kejagung Ungkap Pemilik Emas Seberat 74 Kg
Health

Kubu Febrie Tantang Kejagung Ungkap Pemilik Emas Seberat 74 Kg

by gerald
August 5, 2026
Ayah Diduga Melakukan Pencabulan Terhadap Anak Kandung selama Tiga Tahun di Surabaya
Health

Polisi Tangkap Pemilik Akun Penyebar Hoaks Demo Menjelang 17 Agustus

by gerald
August 4, 2026
Bantu Padamkan Kebakaran, Satu Warga Makassar Tewas akibat Listrik
Health

Kakek Nenek dan Cucu Tewas Akibat Kebakaran di Polman Sulawesi Barat

by gerald
August 4, 2026
Next Post
Dua WN China Berpura-pura Jadi Messi Bobol Rumah Mewah di Bogor dan Gasak Rp1 M

Dua WN China Berpura-pura Jadi Messi Bobol Rumah Mewah di Bogor dan Gasak Rp1 M

Premium Content

Oknum Dishub Bekasi Terlibat Pungli Rp1,7 Juta Dapat Ancaman Pemecatan

Oknum Dishub Bekasi Terlibat Pungli Rp1,7 Juta Dapat Ancaman Pemecatan

August 1, 2026
Gugatan Kuota Internet Hangus Gagal Lagi di Mahkamah Konstitusi

Berani Koreksi Pemerintah Agar Tidak Jadi ABS

July 12, 2026
Kebakaran Megamall Manado mengakibatkan satu tewas

Kebakaran Megamall Manado mengakibatkan satu tewas

May 17, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kerja Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Tiga Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kerja Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Tiga Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Arab Saudi Akuisisi Electronic Arts dengan Nilai Rp 982 Triliun
  • Bruno Guimaraes Hampir Bergabung dengan Arsenal Setelah Tes Medis Selesai
  • Marketplace Siap Terapkan Pajak E-Commerce Sesuai Jadwal Baru

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In