Pemanfaatan emas di Indonesia masih terbilang konvensional, umumnya difokuskan pada pembuatan perhiasan dan cadangan devisa. Namun, penting untuk menyelami lebih dalam potensi emas yang juga berperan dalam industri elektronik modern, seperti sebagai bahan dalam produksi semikonduktor.
Menurut data yang dikeluarkan oleh World Gold Council, Indonesia diperkirakan akan memproduksi hingga 104 ton emas pada tahun 2025. Ini menempatkan Indonesia di peringkat sepuluh besar dunia dalam hal produksi emas.
Berdasarkan analisis World Gold Council, peningkatan investasi menjadi motor penggerak utama pertumbuhan permintaan emas. Hal ini terlihat dari meningkatnya kepemilikan emas melalui Exchange-Traded Fund (ETF) yang memasuki tahun kedua terkuat, serta lonjakan pembelian emas batangan dan koin yang mencapai angka tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Peluang Pengembangan Sektor Emas di Indonesia Sangat Menjanjikan
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan agar semua bahan baku pendukung hilirisasi, termasuk emas, tersedia secara mandiri di dalam negeri. Ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor global untuk mendirikan fasilitas manufaktur di Indonesia, khususnya dalam sektor emas.
Guna memperkuat ekosistem emas, pemerintah baru-baru ini membentuk Indonesia Bullion Market Association (IBMA). IBMA akan berfungsi sebagai jembatan antara pelaku industri, regulator, dan masyarakat, sekaligus menjaring aspirasi dari berbagai pihak.
Media ekonomi terintegrasi berperan aktif dalam mendorong ekosistem ini. CNBC Indonesia pun menggelar Road to CNBC Indonesia Award 2026 untuk memberi penghargaan kepada pelaku usaha yang berdedikasi pada pengembangan ekosistem emas di Tanah Air.
Dialog Eksklusif Mengenai Iklim Investasi Saham di Indonesia
Sebelum penghargaan tersebut diberikan, akan ada dialog eksklusif yang mengeksplorasi iklim investasi di pasar modal Indonesia. Dialog ini akan dipandu oleh anchor CNBC Indonesia dan diisi oleh narasumber yang berkompeten dan berpengalaman.
Event Road to CNBC Indonesia Award adalah bagian dari rangkaian CNBC Indonesia Awards 2026 yang disusun dengan matang. Penghargaan ini tidak hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebuah pengakuan terhadap kontribusi sektor usaha terhadap ekonomi nasional.
Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi berbagai sektor usaha dan industri yang berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi di Indonesia. Selain itu, setiap minggunya, program-program seperti Profit, Power Lunch, dan Closing Bell akan menyajikan wawancara dengan narasumber yang menarik.
Menjadi Bagian Dari Perubahan Ekonomi dan Pertumbuhan Emas Nasional
Penting untuk dicatat bahwa pertumbuhan industri emas tidak hanya berkaitan dengan aspek investasi, tetapi juga menyentuh segi sosial ekonomi. Melalui pengembangan industri ini, diharapkan tercipta lebih banyak lapangan kerja dan kesempatan bagi masyarakat.
Dengan berbagai kebijakan yang mendukung, investor diharapkan semakin tertarik untuk berinvestasi dalam sektor emas. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan ekosistem yang sehat bagi perkembangan industri pertambangan dan pengolahan emas.
Menghadapi berbagai tantangan, kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat sipil menjadi kunci sukses. Semua pihak harus bersinergi untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan industri emas yang berkelanjutan di Indonesia.









