• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

gerald by gerald
May 3, 2026
in Health
0
Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

Di kota Makassar, para mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) mengungkapkan kekecewaan mereka terkait tindakan pengamanan yang dianggap berlebihan oleh pihak kepolisian saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Mereka merasa tindakan tersebut mengganggu suasana akademis di kampus dan meminta polisi untuk mundur dari area tersebut.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mahasiswa menyuarakan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat untuk berpikir dan mengemukakan kritik, bukan untuk diteror dengan kehadiran aparat yang bersenjata. Mereka mendesak agar tidak ada lagi barikade dan pengawasan yang berlebihan di area kampus.

Mengusung tema “Kampus adalah Ruang Kreatif,” mahasiswa menggelar orasi di depan kampus dan menyampaikan pokok-pokok pikiran mereka. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, suasana di sekitar kampus UNM tampak tidak nyaman bagi mahasiswa yang ingin menjalankan aktivitas belajar.

Pernyataan Mahasiswa mengenai Pengamanan Berlebihan

Mahasiswa berpendapat bahwa kehadiran aparat membuat mereka merasa ketakutan dan tidak nyaman. Dalam orasi mereka, salah seorang orator menyatakan, “Kampus adalah tempat kita berekspresi, bukan area untuk intimidasi.” Penting bagi mereka untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi diskusi dan pertukaran ide.

Mahasiswa merasa tindakan pengamanan yang dilakukan justru menghadirkan suasana yang mengekang kebebasan berpendapat. “Kami berunjuk rasa dengan damai, kenapa harus ada pengamanan berlebihan?” ungkap mereka dalam aksi tersebut.

Hari itu, massa mahasiswa mulai berkumpul di pertigaan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin. Namun, saat mereka melihat banyaknya petugas kepolisian yang berada di sekitar UNM, banyak di antara mereka yang merasa kaget.

Beberapa mahasiswa menegaskan bahwa mereka meminta agar pihak kepolisian segera meninggalkan kampus. “Kami ingin menyampaikan aspirasi kami tanpa merasa terancam,” demikian pernyataan dari salah satu dari mereka.

Hingga sore hari, petugas kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Meskipun hujan mulai mengguyur Makassar, kehadiran mereka tetap ada.

Penjelasan Pihak Kepolisian Terkait Tindakan Pengamanan

Ketika ditanya mengenai hal ini, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan bahwa penempatan kendaraan dan personel di sekitar kampus adalah bagian dari langkah antisipasi. “Kami hanya ingin memastikan arus lalu lintas tidak terganggu dan keamanan terjaga,” ujarnya.

Menurut Arya, penempatan petugas di area tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa jalan sekitar kampus adalah jalan akses utama. “Kami tidak ingin menimbulkan kemacetan, jadi kami melakukan pengamanan dengan cara ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, Arya juga menjelaskan bahwa mereka ingin mengantisipasi potensi kerumunan mahasiswa di beberapa titik. “Ini adalah langkah preventif untuk menjaga ketertiban,” tambahnya.

Pihak kepolisian merasa perlu untuk melindungi mahasiswa dan masyarakat sekitar dari kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka berharap langkah ini dapat mencegah adanya masalah lebih lanjut.

Walau demikian, pernyataan Arya tidak mengurangi kekhawatiran para mahasiswa yang merasa perlu untuk dibiarkan berunjuk rasa dengan tenang.

Respon Pihak Universitas Terhadap Aksi Mahasiswa

Sementara itu, Plt Rektor UNM, Prof Farida Patittingi, belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu yang dihadapi pihak kampus dengan situasi tersebut. Keberadaan aparat keamanan di sekitar kampus menjadi perbincangan di kalangan dosen dan mahasiswa.

Para mahasiswa berharap agar pimpinan universitas dapat berperan lebih aktif untuk menjembatani komunikasi antara mereka dan pihak kepolisian. “Kami perlu suara pimpinan kami untuk mengatasi isu ini,” ungkap seorang perwakilan mahasiswa.

Diskusi di kalangan mahasiswa terkait situasi ini menjadi semakin hangat dan mengundang berbagai pendapat. Banyak di antara mereka yang menginginkan adanya ruang dialog ketimbang ketegangan yang terjadi.

Kami perlu mengingat bahwa pendidikan di kampus adalah proses yang memerlukan dukungan, bukan intimidasi. Sebuah tindakan nyata diperlukan dari pihak universitas agar mahasiswa bisa beraktivitas tanpa rasa takut.

Keberanian para mahasiswa untuk menyuarakan pendapat mereka diharapkan dapat membuka jalan bagi perubahan positif. Kampus seharusnya menjadi tempat yang aman untuk berkarya dan mengedukasi diri.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamananSaatTerhadapUNM
Previous Post

Menkeu Purbaya Dirawat, Wamenkeu Juda Agung Sampaikan Penjelasan

Next Post

Jawa Mengumpulkan Emas Hingga Mengejutkan China dan Eropa

gerald

gerald

Related Posts

Putusan MK tentang MBG dan OTT Bupati Pemalang
Health

Putusan MK tentang MBG dan OTT Bupati Pemalang

by gerald
August 3, 2026
Polisi Pastikan Kasus Jesslyn Wijaya Bukan Tindakan Penculikan
Health

Polisi Pastikan Kasus Jesslyn Wijaya Bukan Tindakan Penculikan

by gerald
August 2, 2026
Buron Korupsi Pencairan Kredit Bank Sumut Rp2,2 M Ditangkap
Health

Buron Korupsi Pencairan Kredit Bank Sumut Rp2,2 M Ditangkap

by gerald
August 2, 2026
Oknum Dishub Bekasi Terlibat Pungli Rp1,7 Juta Dapat Ancaman Pemecatan
Health

Oknum Dishub Bekasi Terlibat Pungli Rp1,7 Juta Dapat Ancaman Pemecatan

by gerald
August 1, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Pengeroyokan Maut Pemuda Morowali
Health

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Pengeroyokan Maut Pemuda Morowali

by gerald
August 1, 2026
Next Post
Jawa Mengumpulkan Emas Hingga Mengejutkan China dan Eropa

Jawa Mengumpulkan Emas Hingga Mengejutkan China dan Eropa

Premium Content

Nempel Sekolah dan Dekat Whoosh Commercial Bidik Pasar Captive Baru di Bandung

Nempel Sekolah dan Dekat Whoosh Commercial Bidik Pasar Captive Baru di Bandung

May 2, 2026
Bentuk DDMF Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

Bentuk DDMF Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

June 16, 2026
Kemenkes Evaluasi Pembangunan Rumah Sakit Provinsi di Papua Pegunungan

Kemenkes Evaluasi Pembangunan Rumah Sakit Provinsi di Papua Pegunungan

July 12, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terhadap Terkait Tidak Tiga Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terhadap Terkait Tidak Tiga Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Fitur Baru Gmail untuk Mencegah Kesalahan Kirim Email dan Cara Kerjanya
  • Timnas Indonesia vs Vietnam, John Herdman Sebut Tekanan Lebih Berat di Tim Tamu
  • Jepang dan AS Kerjasama Selamatkan Yen lewat Intervensi Bersama dalam 15 Tahun

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In