• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Negara Paling Dermawan di Dunia Bukan Eropa atau Jepang

gerald by gerald
September 5, 2026
in Bisnis
0
Negara Paling Dermawan di Dunia Bukan Eropa atau Jepang

Berdasarkan studi kedermawanan global yang baru saja dirilis, Nigeria telah berhasil mencatatkan prestasi luar biasa sebagai negara paling dermawan di dunia. Warganya secara rata-rata menyisihkan 2,8 persen dari total pendapatan mereka untuk kegiatan amal, yang mencakup sumbangan kepada lembaga amal, kegiatan keagamaan, serta bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Temuan ini sangat mengejutkan, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa, yang seharusnya memiliki lebih banyak sumber daya ekonomi. Sebagian besar negara dalam daftar 10 besar dermawan justru berasal dari kategori pendapatan rendah hingga menengah ke bawah, yang menunjukkan bahwa kedermawanan tidak selalu berkaitan dengan tingkat kekayaan suatu negara.

Rata-rata, warga Eropa hanya menyumbangkan 0,6 persen dari pendapatan mereka untuk amal, jauh di bawah tingkat global yang berada di angka 1 persen. Ini menjelaskan mengapa meski benua Eropa dikenal sebagai kawasan ekonomi maju, tingkat donasinya relatif rendah dibandingkan dengan negara lain, terutama di Afrika yang justru mendominasi daftar negara dermawan.

Pengaruh Budaya terhadap Kedermawanan di Nigeria

Kedermawanan di Nigeria sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial dan budaya yang mendalam. Dalam banyak komunitas, memberikan bantuan kepada orang lain dianggap sebagai hal yang mulia dan merupakan bagian dari tradisi. Kesediaan untuk berbagi juga dipengaruhi oleh kehidupan sehari-hari yang saling bergantung satu sama lain.

Warga Nigeria sering mengaitkan tindakan dermawan dengan praktik keagamaan mereka. Banyak lembaga agama mendorong penganutnya untuk beramal, sehingga menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan amal ini bukan hanya menguntungkan individu, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ikatan sosial dalam masyarakat.

Di Nigeria, ada banyak inisiatif lokal yang fokus pada membantu sesama, menciptakan perubahan positif di komunitas yang lebih luas. Dari penggalangan dana untuk pendidikan hingga bantuan pangan, masyarakat setempat memiliki cara unik untuk mengumpulkan sumber daya dan mendistribusikannya kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Keterlibatan Negara Berkembang dalam Kegiatan Amal

Keterlibatan negara berkembang dalam kegiatan amal ternyata sangat signifikan. Di benua Afrika, misalnya, ternyata delapan dari sepuluh negara terdermawan secara global berasal dari sana. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun mungkin memiliki sumber daya yang terbatas, masyarakat di negara-negara tersebut memiliki semangat untuk membantu satu sama lain.

Tingkat partisipasi dalam kegiatan amal juga cukup tinggi, dengan 80 persen warga di negara-negara berkembang menyatakan bahwa mereka rutin beramal. Angka ini jauh melampaui rata-rata global yang hanya mencapai 61 persen, sekaligus menunjukkan komitmen kuat masyarakat untuk memberikan dukungan kepada sesama.

Di banyak negara berkembang, sumbangan biasanya langsung diberikan kepada individu atau keluarga yang membutuhkan, dengan jumlah yang signifikan mencapai sekitar 45 persen dari total donasi. Hal ini mencerminkan keinginan yang kuat untuk meringankan beban sesama secara langsung, menciptakan dampak positif di level komunitas tanpa harus melalui lembaga besar.

Perbandingan dengan Negara-Negara Eropa: Apa yang Terjadi?

Ketika membandingkan dengan negara-negara Eropa, gambaran kedermawanan terlihat sangat berbeda. Meskipun benua ini memiliki sumber daya ekonomi yang lebih besar, warga Eropa rata-rata hanya menyisihkan 0,6 persen dari pendapatan mereka untuk amal. Hal ini tentu menjadi tanda tanya mengenai alasan di balik rendahnya tingkat kedermawanan di kawasan tersebut.

Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah perbedaan dalam nilai-nilai sosial dan budaya. Dalam banyak situasi, warga Eropa mungkin lebih memilih untuk mengandalkan sistem sosial dan pemerintahan dalam menangani masalah sosial, dibandingkan dengan memberikan bantuan langsung kepada individu. Ini menciptakan jarak antara orang yang dermawan dan mereka yang menerima bantuan.

Di sisi lain, kegiatan amal di Eropa sering kali terorganisir oleh lembaga besar yang dapat mengatur dan mendistribusikan dana. Namun, hal ini dapat menyebabkan kurangnya keterlibatan individunya, yang seharusnya menjadi bagian dari kedermawanan itu sendiri. Beragam pendekatan ini menggambarkan dinamika sosial yang kompleks dalam hal kedermawanan.

Tags: atauBukanDermawanDuniaEropaJepangNegaraPaling
Previous Post

Tinjauan Mendagri untuk Bedah Rumah Bukit Duri dan Dukung Percepatan dari Pemda

Next Post

Persebaya Surabaya Tertahan di Bhayangkara FC, Inilah Alasan Bernardo Tavares

gerald

gerald

Related Posts

Film dan Gim Indonesia Bidik Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global
Bisnis

Film dan Gim Indonesia Bidik Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

by gerald
September 5, 2026
Curhatan Tony Fernandes Tentang Belum Semua Pesawat AirAsia Beroperasi Akibat Pandemi
Bisnis

Curhatan Tony Fernandes Tentang Belum Semua Pesawat AirAsia Beroperasi Akibat Pandemi

by gerald
September 4, 2026
Purbaya Akan Pangkas Anggaran MBG, Pegawai Kemenkeu Terlibat Kawal
Bisnis

Purbaya Akan Pangkas Anggaran MBG, Pegawai Kemenkeu Terlibat Kawal

by gerald
September 4, 2026
Tema Hari Pelanggan Nasional 2026 yang Diperingati Setiap 4 September
Bisnis

Tema Hari Pelanggan Nasional 2026 yang Diperingati Setiap 4 September

by gerald
September 3, 2026
Harga Emas Naik Rp 15.000 Hari Ini, Simak Rincian Lengkapnya
Bisnis

Harga Emas Naik Rp 15.000 Hari Ini, Simak Rincian Lengkapnya

by gerald
September 3, 2026
Next Post
Persebaya Surabaya Tertahan di Bhayangkara FC, Inilah Alasan Bernardo Tavares

Persebaya Surabaya Tertahan di Bhayangkara FC, Inilah Alasan Bernardo Tavares

Premium Content

Drone Ringan dengan Kamera 2.7K untuk Terbang Jauh dan Petualangan Tanpa Batas

Drone Ringan dengan Kamera 2.7K untuk Terbang Jauh dan Petualangan Tanpa Batas

May 8, 2026
Misteri Kematian Wanita di Hotel Jakarta Selatan

Misteri Kematian Wanita di Hotel Jakarta Selatan

May 30, 2026
PDIP Minta Pemerintah Periksa Kembali Kasus Kudatuli yang Belum Selesai

PDIP Minta Pemerintah Periksa Kembali Kasus Kudatuli yang Belum Selesai

July 26, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Membedah 7 Inovasi Perangkat Rumah Tangga AI di IFA 2026
  • Persebaya Surabaya Tertahan di Bhayangkara FC, Inilah Alasan Bernardo Tavares
  • Negara Paling Dermawan di Dunia Bukan Eropa atau Jepang

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In