• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali

gerald by gerald
May 6, 2026
in Health
0
Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali

Pondok pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, tengah disorot akibat dugaan kasus pemerkosaan yang melibatkan pendirinya, AS, yang sudah berusia 52 tahun. Kasus ini menarik perhatian masyarakat karena adanya laporan mengenai penyimpangan perilaku yang melibatkan santriwati di lembaga pendidikan agama tersebut.

Dalam penelusuran lebih lanjut, sejumlah alumni ponpes ini mengungkapkan bahwa mereka telah mengalami tindakan tercela dari AS, yang mengklaim sebagai wali yang melayani umat. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai etika dan integritas praktik pendidikan di ponpes tersebut.

Aksi cabul yang dilaporkan mencakup perilaku tidak pantas seperti mencium bibir santriwati serta memeluk mereka dengan cara yang membuat korban merasa tidak nyaman. Perilaku ini berujung pada pernyataan para alumni yang merasa terpaksa dalam situasi yang tidak seharusnya terjadi di lingkungan pendidikan.

Pelanggaran di Lingkungan Pondok Pesantren: Konsekuensi dan Dampaknya

Pelaku, AS, melakukan berbagai tindakan yang merugikan santriwati dengan memaksakan kehendaknya. Alumni yang mengungkapkan pengalaman menyatakan bahwa ada banyak perilaku menyimpang yang terjadi, termasuk kalau santriwati dibiarkan saat dipeluk. Situasi ini dibiarkan berlangsung karena pelaku mengaku sebagai wali.

Lebih jauh lagi, AS mengklaim bahwa dirinya adalah keturunan Nabi dan berusaha untuk mendoktrin santriwati dengan ajaran tersebut. Doktrin yang dia sebar justru membawa dampak negatif dan memengaruhi pola pikir santriwati pada umumnya tentang siapa yang seharusnya menjadi panutan.

Kuasa hukum para santriwati, Ali Yusron, mengungkap bahwa jumlah korban bisa mencapai lebih dari 50 santriwati, dimana beberapa di antaranya mengalami konsekuensi serius yaitu kehamilan. Situasi semakin rumit saat calon ibu tersebut dipaksa menikah dengan senior di pondok pesantren.

Investigasi Terhadap Tindakan AS dan Identifikasi Korban

Sejak kasus ini terungkap, Ali Yusron terus menekankan pentingnya untuk menginvestigasi setiap perilaku yang ditampilkan oleh AS. Banyak santriwati yang tidak berani bersuara demi mempertahankan posisi mereka di ponpes. Selain itu, ancaman yang diterima mengakibatkan mereka tidak mampu melawan tindakan bejat tersebut.

Ali juga menggambarkan bahwa mayoritas korban adalah santri yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka terpaksa tinggal di ponpes untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Dalam kasus ini, pelaku memanfaatkan keterbatasan tersebut untuk melancarkan aksinya.

Modus operandinya ditunjukkan melalui pendekatan terhadap santriwati, di mana mereka diharuskan menerima perlakuan tersebut demi mendapatkan pengakuan dari AS. Dengan cara ini, AS berhasil melakukan eksploitasi seksual secara berkali-kali.

Perlunya Perlindungan dan Penegakan Hukum Terhadap Korban

Kasus ini tidak hanya menyoroti tindakan yang dilakukan oleh AS, namun juga membuka mata tentang perlunya perlindungan terhadap santriwati di lingkungan pendidikan agama. Ada kebutuhan mendesak untuk menciptakan kerangka hukum yang melindungi mereka dari segala bentuk ancaman dan penyalahgunaan.

Ali Yusron juga mencatat bahwa meskipun sudah ada laporan yang dibuat, beberapa korban terpaksa mencabut laporan di tengah tekanan. Dengan situasi ini, satu-satunya korban yang bersikukuh untuk melanjutkan proses hukum adalah contoh dari keberanian yang patut diapresiasi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati menjelaskan bahwa AS saat ini bukanlah pengasuh atau guru, meskipun ia dikenal sebagai pendiri ponpes. Hal ini menarik perhatian karena betapa mudahnya seorang pendiri merusak integritas pendidikan yang seharusnya aman bagi para santriwati.

Tags: MengakuPatiPendiriPenyimpanganPonpesSeksualWaliyang
Previous Post

MBG dan Program 3 Juta Rumah Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

Next Post

Pendiri Ponpes Pati Masih Dicari Polisi, Keberadaan yang Menjadi Misteri

gerald

gerald

Related Posts

Pindah KTP Keluar DKI Melebihi Jumlah Pendatang Baru pada Pascalebaran
Health

Pindah KTP Keluar DKI Melebihi Jumlah Pendatang Baru pada Pascalebaran

by gerald
May 6, 2026
Gempa Magnitudo 6 Guncang Wanokaka NTT Terasa sampai Denpasar Bali
Health

Gempa Magnitudo 6 Guncang Wanokaka NTT Terasa sampai Denpasar Bali

by gerald
May 5, 2026
Tuntutan Transparansi Dana Anggaran Sembako oleh ICW pada Hari Buruh
Health

Tuntutan Transparansi Dana Anggaran Sembako oleh ICW pada Hari Buruh

by gerald
May 5, 2026
Bupati Bekasi Didakwa Terima Suap Rp11 M dan Ayahnya Rp1 M
Health

Bupati Bekasi Didakwa Terima Suap Rp11 M dan Ayahnya Rp1 M

by gerald
May 4, 2026
Program BSPS Jawa Timur Targetkan 33000 KK pada 2026
Health

Program BSPS Jawa Timur Targetkan 33000 KK pada 2026

by gerald
May 4, 2026
Next Post
Pendiri Ponpes Pati Masih Dicari Polisi, Keberadaan yang Menjadi Misteri

Pendiri Ponpes Pati Masih Dicari Polisi, Keberadaan yang Menjadi Misteri

Premium Content

Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Duel Liga Champions Atletico Madrid Arsenal

Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Duel Liga Champions Atletico Madrid Arsenal

May 1, 2026
Control Ultimate Edition Hadir di iPhone dan iPad dengan Kejutan untuk Pemilik Versi Mac

Control Ultimate Edition Hadir di iPhone dan iPad dengan Kejutan untuk Pemilik Versi Mac

April 30, 2026
Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan

Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan

May 3, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Anak April Arsenal Baru Bekasi Bos Buruh dalam dan dari Daycare dengan Dorong Dugaan Dunia Emas Harga Hari hingga Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kecelakaan Kereta Korban Liga Listrik Mulai Naik oleh pada Pasar Pelaku Perkuat Persen Polisi Prabowo Rumah Setelah Terhadap Timur untuk yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Anak April Arsenal Baru Bekasi Bos Buruh dalam dan dari Daycare dengan Dorong Dugaan Dunia Emas Harga Hari hingga Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kecelakaan Kereta Korban Liga Listrik Mulai Naik oleh pada Pasar Pelaku Perkuat Persen Polisi Prabowo Rumah Setelah Terhadap Timur untuk yang

Recent Posts

  • Sidang Ricuh Nadiem Makarim, Adu Mulut Antara Jaksa dan Kuasa Hukum
  • Rumah Mewah 89 Miliar Terjual dalam 5 Bulan, BSD City Siapkan Produk Premium Baru
  • Rupiah Bangkit, Akhiri Tren Pelemahan 5 Hari Terhadap Dolar AS

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In