• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Hasil Psikologi Empat Terdakwa Penyiraman Air Keras Dibeberkan di Sidang

gerald by gerald
May 7, 2026
in Travel
0
Hasil Psikologi Empat Terdakwa Penyiraman Air Keras Dibeberkan di Sidang

Psikolog dari Pusat Psikologi TNI, Kolonel Arh Agus Syahrudin, mengungkap hasil analisis psikologis terhadap empat prajurit TNI yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus. Analisis dilakukan dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta dan mengungkap berbagai aspek kepribadian serta kecenderungan perilaku para terdakwa.

Setiap terdakwa memiliki gambaran psikologis yang unik, yang digambarkan oleh Agus melalui hasil pemeriksaan yang mendalam dan sistematis. Hal ini mencerminkan pentingnya aspek psikologis dalam penanganan kasus hukum, khususnya kasus yang melibatkan tindakan kekerasan.

Pemeriksaan ini tidak hanya bertujuan untuk memahami perilaku para prajurit, tetapi juga untuk memberikan konteks atas tindakan yang mereka lakukan. Dengan demikian, dapat terlihat adanya latar belakang yang lebih dalam di balik tindakan yang terlihat agresif tersebut.

Pengembangan Psikologis Prajurit dan Potensi Perilaku Berisiko

Terdakwa pertama, Sersan Dua Edi Sudarko, teridentifikasi memiliki keterbatasan dalam fleksibilitas berpikir dan cenderung impulsif. Hal ini membuatnya kurang efektif dalam menghadapi masalah yang kompleks, serta memperbesar kemungkinan terjadinya perilaku berisiko dalam berbagai situasi.

Juga ditemukan bahwa Edi memiliki sifat agresif dan dominan, yang dapat mempengaruhi interaksinya dengan orang lain. Proses berpikirnya menunjukkan adanya kecenderungan untuk mengambil keputusan tanpa pertimbangan matang.

Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi gangguan psikologis dalam diri Edi, meskipun profil perilakunya menunjukkan kemungkinan risiko perilaku yang tidak terkontrol.

Indikasi Psikologis yang Beragam di Antara Terdakwa

Terdakwa kedua, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, tidak memiliki kemampuan analisis yang tinggi, sehingga seringkali bertindak tanpa pertimbangan yang mendalam. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjelaskan tindakannya yang berujung pada penyiraman air keras.

Budhi digambarkan memiliki kepribadian yang kurang hangat dalam berelasi dengan orang lain. Ia lebih bersikap formal dan minim empati, yang terlihat dari responnya terhadap situasi sosial yang kompleks.

Kendati demikian, Agus mencatat adanya penyesalan yang cukup besar dari Budhi atas tindakan yang diambil, menunjukkan bahwa meskipun terdapat masalah psikologis, ada kesadaran mengenai dampak dari perbuatannya.

Analisis Kepribadian Tiga Prajurit Dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Melanjutkan ke Terdakwa III, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, ia memiliki pola berpikir yang lebih fokus pada solusi praktis daripada analisa mendalam. Hal ini menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, ia cenderung mengedepankan penyelesaian yang terlihat lebih cepat tanpa melihat konsekuensi jangka panjang.

Perilaku mandiri dan kaku Nandala terkadang mengabaikan aspek emosional dalam interaksinya. Meskipun tidak ditemukan indikasi patologis, pola perilakunya tetap menunjukkan potensi berisiko yang perlu diwaspadai.

Nandala juga mencerminkan adanya penyesalan tersebut, menambah kompleksitas dalam analisis psikologis kasus ini. Dengan begitu, ada indikasi bahwa setiap terdakwa memiliki kesadaran mengenai dampak dari tindakan mereka, meskipun tidak cukup untuk mencegahnya.

Pengaruh Kepribadian Terdakwa Dalam Keputusan yang Diambil

Terdakwa IV, Letnan Satu Sami Lakka, memiliki proses berpikir yang sederhana dan cenderung praktis. Ia menunjukkan minat sosial yang rendah, yang membuatnya lebih sulit membangun kedekatan emosional dengan orang lain, meskipun ia masih mampu melakukannya dengan waktu yang lebih lama.

Menurut Agus, pola kepribadian introvert Sami Lakka berpotensi mengarah pada sifat-sifat risiko. Meski tidak ditemukan gangguan psikologis, situasi sosial yang sulit mungkin menjadi tantangan bagi Sami dalam berinteraksi.

Ada juga penyesalan yang ditunjukkan Sami setelah tindakan yang ia ambil, mirip dengan terdakwa lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa meski setiap prajurit beroperasi dengan cara yang berbeda, mereka semua merasakan dampak emosional dari tindakan kekerasan yang dilakukan.

Empat prajurit tersebut terlibat dalam insiden penyiraman air keras yang ditujukan kepada Andrie Yunus pada 12 Mei 2026, dengan latar belakang motif dendam terkait interupsi yang dilakukan Andrie dalam rapat pembahasan revisi undang-undang. Ini menunjukkan bahwa dalam konteks hukum, tidak hanya aspek hukum yang perlu diperhatikan, tetapi juga dimensi psikologis yang mendasari tindakan kekerasan tersebut.

Penting untuk memahami bahwa pengalaman dan latar belakang psikologis individu terlibat dalam kasus-kasus semacam ini dapat memberikan wawasan lebih dalam terkait dengan tindakan mereka. Penyesalan yang muncul menjadi gambaran bahwa penanganan psikologis terhadap kasus ini harus seimbang dengan aspek legal. Solusi yang tepat harus melibatkan rehabilitasi psikologis untuk mencegah resiko berulang di masa depan.

Tags: AirDibeberkanEmpatHasilKerasPenyiramanPsikologiSidangTerdakwa
Previous Post

Kementerian Percepat Kuota Bedah Rumah di Kaltim Menjadi 3000 Unit

Next Post

Menteri PPPA Minta Polisi Percepat Penyidikan Kasus Dugaan Pencabulan Ponpes Pati

gerald

gerald

Related Posts

Hercules Berikan Penjelasan Setelah Dituduh Masuk Daftar Penyadapan Listyo Cs
Travel

Hercules Berikan Penjelasan Setelah Dituduh Masuk Daftar Penyadapan Listyo Cs

by gerald
November 6, 2026
Jokowi Dikonfrontasi di Sidang Ijazah: Apakah Pernah Lakukan Rekonstruksi Wajah?
Travel

Jokowi Dikonfrontasi di Sidang Ijazah: Apakah Pernah Lakukan Rekonstruksi Wajah?

by gerald
November 6, 2026
Sultan Najamudin Ungkap Beberapa Terobosan Legislasi di DPD RI
Travel

Sultan Najamudin Ungkap Beberapa Terobosan Legislasi di DPD RI

by gerald
November 5, 2026
Satgas PKH Kuasai Semua Lahan yang Terkait dengan Arif Kurniawan
Travel

Satgas PKH Kuasai Semua Lahan yang Terkait dengan Arif Kurniawan

by gerald
November 5, 2026
Kasus Penyadapan Listyo Dianggap Lebih Jahat dari Sambo dan Teddy Menurut Mahfud
Travel

Kasus Penyadapan Listyo Dianggap Lebih Jahat dari Sambo dan Teddy Menurut Mahfud

by gerald
November 4, 2026
Next Post
Menteri PPPA Minta Polisi Percepat Penyidikan Kasus Dugaan Pencabulan Ponpes Pati

Menteri PPPA Minta Polisi Percepat Penyidikan Kasus Dugaan Pencabulan Ponpes Pati

Premium Content

Ribuan Mahasiswa Berunjuk Rasa di DPR Soroti APBN dan MBG

Ribuan Mahasiswa Berunjuk Rasa di DPR Soroti APBN dan MBG

June 19, 2026
Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung

Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung

July 12, 2026
Kisah Sukses Rakesh Jhunjhunwala Mengubah Rp975 Ribu Menjadi Rp94 Triliun

Kisah Sukses Rakesh Jhunjhunwala Mengubah Rp975 Ribu Menjadi Rp94 Triliun

May 17, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Tiga Berita Bola Teratas Keganasan Como di Liga Champions
  • Hitung Ulang Lahan untuk Produksi Etanol di Kejar BBM E50 oleh Pemerintah
  • UGM Menanggapi Kesaksian Jokowi dalam Sidang Tudingan Ijazah Palsu

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In