• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali karena Kemarau

gerald by gerald
July 29, 2026
in Otomotif
0
Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali karena Kemarau

Surutnya air di Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, Banten, akibat kemarau memberikan kesempatan bagi warga untuk kembali mengunjungi bekas rumah mereka yang pernah tenggelam. Dalam momen nostalgia ini, mereka melihat sisa-sisa bangunan yang sebagian besar sudah tidak lagi terendam air.

Di dasar bendungan, terlihat jejak kehidupan masyarakat yang pernah menghuni daerah tersebut. Banyak bangunan yang hanya menyisakan dinding, sementara atap dan bentuk asli bangunan sudah tidak dapat dikenali lagi.

Bukan hanya rumah, tapi juga bangunan masjid yang kini muncul ke permukaan, menggugah kenangan lama di tempat yang dulunya menjadi lokasi permukiman mereka. Ini menjadi kesempatan bagi warga untuk mengenang kembali masa lalu.

Fenomena Alam yang Mengubah Wajah Daerah

Keberadaan Bendungan Karian mengubah wajah daerah ini drastis. Wilayah yang dulunya merupakan permukiman padat kini terlihat hanya sebagai genangan air. Banyak warga yang mengenang tempat tinggal mereka, di mana mereka pernah menghabiskan masa kecil dan kehidupan sehari-hari.

Dengan air yang surut, bangunan-bangunan yang dulunya tenggelam mulai muncul kembali. Warga pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelajahi lokasi lama dengan lebih dekat. Mereka merasa terhubung kembali dengan tempat yang menyimpan kenangan masa kecil mereka.

Pentingnya pemeliharaan lingkungan di sekitar bendungan mesti menjadi perhatian. Keberadaan bendungan tidak hanya sekedar untuk irigasi, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat yang ada di sekitarnya.

Warga Kembali Berkunjung untuk Berziarah ke Tanah Kelahiran

Sejumlah warga memutuskan untuk kembali mengunjungi kampung halaman mereka yang dulunya tenggelam. Odon, salah satu warga, menggambarkan bagaimana perubahan drastis di tempat tinggalnya mengubah pandangannya terhadap kehidupan. Dulu, hanya atap-atap masjid yang tampak saat air genangan menggenang tinggi.

“Banyak juga yang timbul, seperti di Kampung Susukan dan daerah lainnya,” jelas Odon. Dia menegaskan pentingnya mengenang lokasi di mana ia dibesarkan. Beberapa dari mereka bahkan kini telah membeli rumah baru dekat Bendungan Karian untuk tetap dekat dengan kenangan lama.

Saat berkunjung, mereka sering menggunakan rakit untuk bergerak di sekitar bendungan. Momen ini menjadi pengalaman emosional saat mereka mencari tahu di mana lokasi rumah lama mereka.

Mempertahankan Warisan Budaya di Tengah Perubahan

Kembalinya bangunan-bangunan yang ada di dasar bendungan membuat banyak orang mempertanyakan warisan budaya yang mungkin harus dilestarikan. Bangunan-bangunan tua di tempat tersebut bukan hanya struktur fisik, tetapi juga bagian dari memori kolektif masyarakat. Ini membawa tantangan bagi pemangku kebijakan untuk mempertahankan nilai sejarah tanpa merusak fungsi bendungan.

Menurut Dedi Yudha Lesmana, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai, terlihat lebih banyak bangunan yang muncul setelah tiga tahun tenggelam. Ini menunjukkan efek dari kemarau panjang yang telah mengubah lanskap dan memunculkan kembali sejarah yang terpendam.

Ada keharusan untuk mengkomunikasikan pentingnya melestarikan warisan budaya kepada masyarakat. Terlebih dengan banyaknya generasi muda yang mungkin tidak mengenal sejarah tempat tinggal nenek moyang mereka, pendekatan yang kreatif dan inspiratif sangat penting dilakukan.

Keseimbangan antara Alam dan Masyarakat yang Harus Dijaga

Penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan perlindungan lingkungan. Pengelola Bendungan Karian menjelaskan bahwa meskipun kondisi air waduk menurun, hal itu masih berada dalam batas aman untuk kebutuhan irigasi dan air baku. Langkah ini perlu untuk memastikan bahwa fungsi dasar bendungan tetap terjaga.

Dedi mengingatkan, meski penurunan muka air dapat terlihat cukup signifikan, masih ada cukup volume air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini menegaskan betapa pentingnya pengelolaan sumber daya air yang bijaksana dan berkelanjutan.

Melalui pengelolaan yang hati-hati, masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari sumber daya air tanpa mengorbankan warisan budaya dan lingkungan hidup. Kesadaran akan pentingnya ketersediaan air juga harus ditanamkan kepada setiap individu.

Tags: FaktaKampungKarenaKemarauKembaliLebakMunculTenggelam
Previous Post

8 Prinsip TOD dalam Pengembangan Stasiun Bekasi Ekstensi Ditekankan oleh Summarecon

Next Post

Purbaya Tunjuk Destry Ideal Memimpin Bank Indonesia Dengan Alasan Ini

gerald

gerald

Related Posts

KPK Panggil Wakil Bupati Bogor Terkait Penyelidikan Kasus Korupsi Upah Pungut
Otomotif

KPK Panggil Wakil Bupati Bogor Terkait Penyelidikan Kasus Korupsi Upah Pungut

by gerald
October 27, 2026
Momen Sidak Sekolah Rakyat oleh Seskab Teddy di Cikarang
Otomotif

Momen Sidak Sekolah Rakyat oleh Seskab Teddy di Cikarang

by gerald
October 26, 2026
Pelatihan Perhumasan bagi Finalis BSA 2026 dan 2025
Otomotif

Pelatihan Perhumasan bagi Finalis BSA 2026 dan 2025

by gerald
October 26, 2026
Ledakan Tempat Penampungan Besi Tua di Belitung Polisi Lakukan Sterilisasi TKP
Otomotif

Ledakan Tempat Penampungan Besi Tua di Belitung Polisi Lakukan Sterilisasi TKP

by gerald
October 25, 2026
Antusiasme Gandrung Sewu Tinggi, Pemkab Banyuwangi Minta Maaf
Otomotif

Antusiasme Gandrung Sewu Tinggi, Pemkab Banyuwangi Minta Maaf

by gerald
October 25, 2026
Next Post
Purbaya Tunjuk Destry Ideal Memimpin Bank Indonesia Dengan Alasan Ini

Purbaya Tunjuk Destry Ideal Memimpin Bank Indonesia Dengan Alasan Ini

Premium Content

Timnas Portugal Harus Menangkan Piala Dunia 2026 Demi Cristiano Ronaldo

Timnas Portugal Harus Menangkan Piala Dunia 2026 Demi Cristiano Ronaldo

June 7, 2026
Akhir Pekan Ceria bersama Music Wonderland dan PoundFit dari Paramount Petals

Akhir Pekan Ceria bersama Music Wonderland dan PoundFit dari Paramount Petals

June 22, 2026
Menkum Supratman Soroti Pentingnya Pelaku Industri Olahraga dan Hak Kekayaan Intelektual

Menkum Supratman Soroti Pentingnya Pelaku Industri Olahraga dan Hak Kekayaan Intelektual

April 26, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini iPhone Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini iPhone Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Penyebab Layar iPhone Retak yang Membuat Penasaran
  • Persib Bandung Hadapi Melbourne Victory
  • Harga Cabai Rawit Merah Rp 94.700 per Kg

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In