• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

Kisah Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup dengan Air Masjid di Musim Kemarau

gerald by gerald
June 29, 2026
in Otomotif
0
Kisah Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup dengan Air Masjid di Musim Kemarau

Pagi hari di Masjid Jami Al Ihsan, Desa Kertanegla, Kabupaten Tasikmalaya, suasana mulai hidup saat warga berdatangan. Mereka mengantre dengan penuh harap untuk mendapatkan air bersih yang menjadi kebutuhan utama di tengah kemarau panjang.

Krisis air bersih yang melanda desa ini telah berlangsung selama sekitar dua bulan terakhir, memaksa ratusan keluarga bergantung pada masjid sebagai satu-satunya sumber air. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai penyedia kebutuhan dasar.

Pada bulan-bulan terakhir, sumur-sumur warga tidak lagi mengeluarkan air akibat kekeringan yang melanda. Warga terpaksa datang ke masjid, membawa jeriken dan galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, seperti memasak dan mandi.

Situasi Kekeringan Memicu Krisis Air di Desa

Masalah kekeringan di Desa Kertanegla bukanlah hal baru, namun tahun ini terasa lebih parah. Dedeh Rohayati, salah satu warga, mengungkapkan bahwa sumur di rumahnya sudah kering sejak akhir April. Sebelumnya, air dapat ditemukan pada kedalaman tiga meter, namun kini harus menggali hingga sepuluh meter tanpa hasil.

Yayah, warga lainnya, juga merasakan dampak serupa. Mengingat bahwa hujan tidak turun selama hampir dua bulan, sumber air di sekitar permukiman seakan menghilang, membuat mereka terpaksa bergantung pada masjid untuk mendapatkan air yang sangat dibutuhkan.

Dengan meningkatnya jumlah warga yang membutuhkan air, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menghadapi dilema. Di satu sisi, mereka ingin membantu masyarakat, tetapi di sisi lain, ketersediaan air untuk keperluan ibadah harus tetap terjaga agar tidak mengganggu praktik ibadah warga.

Kebijakan Pengambilan Air Diterapkan untuk Keseimbangan

Ketua DKM Masjid Jami Al Ihsan, Uun Suhendar, mengatakan keputusan sulit harus diambil. Akhirnya, mereka memutuskan untuk tetap membuka akses air kepada warga, dengan aturan ketat agar pengambilan air dihentikan sepuluh menit sebelum azan salat berkumandang.

Aturan ini ditetapkan agar air yang tersedia cukup untuk wudu bagi yang akan beribadah. Meskipun sulit, Uun menegaskan bahwa kebutuhan akan air bersih adalah prioritas utama, dan mereka ingin memastikan aktivitas ibadah tetap berlangsung dengan baik.

Pembatasan ini hanya satu dari sekian banyak langkah yang diambil untuk mengatasi masalah mendesak di tengah krisis air bersih yang melanda. Uun berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan untuk menciptakan keseimbangan yang diperlukan.

Data Penduduk yang Terkena Dampak Kekeringan

Dari data yang diperoleh Pemerintah Desa Kertanegla, disebutkan bahwa jumlah kepala keluarga yang terdampak mencapai 600 hingga 700. Mereka setiap hari harus berjalan kaki membawa jeriken untuk mendapatkan pasokan air bersih dari masjid.

Kepala Desa Kertanegla, Bunyamin, menjelaskan bahwa masalah kekeringan di wilayah tersebut sering terjadi, terutama pada musim kemarau. Dusun Cipari dan Dusun Cipatat selalu menjadi daerah terdampak yang paling parah, dengan masjid sebagai satu-satunya sumber air bagi warga.

Dengan terbatasnya sumber air, setiap keluarga kini hanya diperbolehkan mengambil dua hingga tiga jeriken air setiap harinya. Langkah ini diambil agar semua warga tetap mendapatkan akses air yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Panggilan untuk Bantuan Mengatasi Krisis Air Bersih

Upaya pemerintah desa untuk meminta bantuan dari instansi terkait, seperti BPBD, sudah dilakukan. Bunyamin mengungkapkan harapan agar bantuan distribusi air bersih segera dirasakan oleh warga. Namun, hingga akhir Juni, bantuan tersebut belum juga tiba, meninggalkan harapan yang terus menerus membara di hati warga.

Warga tidak hanya menunggu bantuan darurat, tetapi juga berharap adanya solusi permanen. Mereka ingin agar setiap tahun tidak lagi mengalami kesulitan yang sama, terutama di musim kemarau yang berkepanjangan.

Bunyamin menekankan pentingnya dibangunnya sumur bor sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Dengan adanya sumur bor, diharapkan sumber air yang lebih stabil dapat tersedia sepanjang tahun.

Tags: AirBertahandenganHidupKemarauKisahMasjidMusimTasikmalayaWarga
Previous Post

Kemenag Adakan Ta’aruf Golek Garwo untuk 354 Anak Muda Cari Jodoh

Next Post

Untung 31 Miliar karena Mendengarkan, Istri PHK dan Suami Dipenjara

gerald

gerald

Related Posts

Pria Bandung Diduga Bunuh Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Otomotif

Pria Bandung Diduga Bunuh Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau

by gerald
September 27, 2026
Daftar 5 Pejabat Dinonaktifkan Usai Skandal Penjara Mewah Cibinong
Otomotif

Daftar 5 Pejabat Dinonaktifkan Usai Skandal Penjara Mewah Cibinong

by gerald
September 27, 2026
Impas Periksa 52 Warga Binaan Lapas Cibinong Terkait Fasilitas Mewah
Otomotif

Impas Periksa 52 Warga Binaan Lapas Cibinong Terkait Fasilitas Mewah

by gerald
September 26, 2026
Jokowi dan Sandiaga Uno Berduka Atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Otomotif

Jokowi dan Sandiaga Uno Berduka Atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

by gerald
September 26, 2026
Prabowo Tegaskan Akan Terus Selidiki Korporasi Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Otomotif

Prabowo Tegaskan Akan Terus Selidiki Korporasi Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

by gerald
September 25, 2026
Next Post
Untung 31 Miliar karena Mendengarkan, Istri PHK dan Suami Dipenjara

Untung 31 Miliar karena Mendengarkan, Istri PHK dan Suami Dipenjara

Premium Content

Wujud Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang

Wujud Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang

August 29, 2026
Pemkab Akan Bangun Embung di Sekitar TPA Jatiwaringin Setelah Kebakaran Padam

Pemkab Akan Bangun Embung di Sekitar TPA Jatiwaringin Setelah Kebakaran Padam

July 11, 2026
29 Korban Guru Les Cabul di Tangerang Mendapat Pendampingan Psikologis

Jaminan Arisan Online Hingga 300 Juta Rupiah

July 31, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • HP Android Hilang? Begini Cara Melacak Menggunakan Google Find My Device
  • Timnas Indonesia Berproses, John Herdman Sebut Ekspektasi Tinggi
  • Trump Menyetujui Standar Baru Bahan Bakar Minyak di Amerika Serikat

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In