Korps Lalu Lintas Polri baru-baru ini melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Daar El-Qolam yang terletak di Tangerang, Banten. Kunjungan ini bertujuan untuk menyediakan layanan pembuatan dan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) bagi para santri di pesantren tersebut.
Program yang dinamakan Pelayanan SIM Bersama Masyarakat ini memberikan kemudahan kepada santri dalam mengurus dokumen berkendara, sehingga mereka tidak perlu repot-repot mengunjungi kantor pelayanan kepolisian. Dengan adanya program ini, diharapkan para santri dapat memenuhi syarat hukum untuk berkendara dengan lebih mudah.
Dari total sekitar 3.000 santri yang menempuh pendidikan di Daar El-Qolam, sebanyak 405 di antaranya telah memasuki usia 17 tahun dan memenuhi syarat untuk memiliki SIM. Melalui program ini, mereka dapat langsung mendapatkan layanan yang dibutuhkan dalam satu tempat.
Pelayanan Lengkap untuk Kebutuhan Santri
Pelayanan yang diberikan tidak hanya sebatas pembuatan SIM, tetapi juga mencakup administrasi, ujian teori, ujian praktik, serta edukasi tentang keselamatan berkendara. Dengan demikian, para santri dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang penting sebelum mendapatkan SIM mereka.
Kehadiran layanan ini disambut baik oleh para santri, yang merasa lebih terbantu dan dimudahkan dalam mengurus SIM baru ataupun perpanjangan. Tidak ada lagi alasan untuk menunda pengurusan dokumen berkendara bagi mereka.
Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin turut hadir dalam acara tersebut, didampingi sejumlah pejabat tinggi kepolisian lainnya. Dengan kehadiran mereka, acara ini semakin memberikan dukungan dan semangat pada para santri untuk tertib berlalu lintas.
Pentingnya Disiplin dan Keselamatan Lalu Lintas
Dalam sambutannya, Aries menekankan pentingnya menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter dan budaya sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah tanggung jawab setiap individu demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Aries mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi para santri untuk senantiasa tertib berlalu lintas, membangun disiplin, dan patuh terhadap aturan yang ada.” Hal ini sejalan dengan misi Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesalamatan di jalan raya.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian, tetapi juga harus menjadi kesadaran bersama. Dengan menjalankan kegiatan seperti ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Keterlibatan Aktif Korlantas Polri dalam Masyarakat
Program ini menunjukkan bahwa Korlantas Polri tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi juga proaktif dalam menjangkau mereka. Pendekatan ini bertujuan untuk mendengar dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung.
Pimpinan Pondok Pesantren Daar El-Qolam, KH Fairus Nahiduddin, mengapresiasi inisiatif ini dan menyatakan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya mempermudah pengurusan SIM, tetapi juga membantu membangun sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan.
Menurut Fairus, program ini juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas kepada santri. Ia berharap agar layanan seperti ini dapat terus diteruskan dan diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di masa mendatang.








