PT Lautan Luas Tbk terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menjajaki pengembangan energi surya secara terintegrasi. Dalam momen bersejarah ini, perusahaan merayakan 75 tahun keberadaan sambil memperkuat langkah-langkahnya menuju transisi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pada 4 Agustus 2026, perusahaan ini menandatangani Heads of Agreement (HoA) bersama Greenvolt Power Indonesia, yang akan menjadi bagian dari peta jalan energi terbarukan jangka panjang. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi energi dan daya saing yang lebih baik di pasar global yang semakin kompetitif.
Saat dunia menghadapi tantangan energi yang terus berkembang, Lautan Luas berusaha untuk menjawab tantangan tersebut lewat inovasi dalam pemanfaatan energi bersih. Dengan fokus pada keberlanjutan, perusahaan berupaya untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional tetapi juga membantu pelanggan dalam menghadapi tuntutan untuk menggunakan solusi energi yang lebih ramah lingkungan.
Melalui kerjasama ini, Lautan Luas berharap dapat menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan. Dengan dukungan dari Greenvolt, pengimplementasian energi terbarukan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan sistematis.
Perkembangan Strategis dalam Energi Terbarukan di Lautan Luas
Pada tahap awal, kerja sama ini akan fokus pada penyusunan peta jalan pemanfaatan energi surya yang mencakup analisis teknis dan komersial. Greenvolt akan berperan dalam mengembangkan proyek energi hingga ke tahap pengoperasian, memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan lancar dan efektif.
Diharapkan, penerapan energi terbarukan ini akan menghasilkan peningkatan efisiensi energi secara signifikan. Dengan langkah ini, Lautan Luas menargetkan pengurangan emisi yang lebih besar dan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan global.
Proyek ini juga direncanakan untuk melibatkan berbagai fasilitas yang dimiliki oleh Lautan Luas di Jabodetabek dan Jawa Timur, termasuk kantor pusat dan lokasi manufaktur. Setelah implementasi selesai, diperkirakan akan menghasilkan sekitar 1.780.508,6 kWh energi bersih per tahun.
Selain itu, pengurangan emisi karbon dioksida yang berpotensi mencapai 1.454,7 ton CO₂e per tahun menjadi indikator positif dari keberhasilan proyek ini. Hal ini sangat penting dalam mendukung Sustainability Roadmap perusahaan hingga tahun 2031.
Manfaat dan Skema Investasi Energi Bersih yang Diterapkan
Dalam kerjasama ini, Greenvolt menawarkan skema zero-CapEx dan zero-OpEx, yang memungkinkan Lautan Luas untuk mengadopsi solusi energi terbarukan tanpa harus melakukan investasi awal yang besar. Dengan cara ini, perusahaan bisa lebih fokus pada pengembangan inti bisnisnya.
Fase pelaksanaan proyek dilakukan secara bertahap, dimana fase pertama direncanakan dimulai pada tahun 2026. Ini akan diikuti dengan fase kedua pada tahun 2027, tergantung pada proses persetujuan dari pihak regulator yang berwenang.
Hal ini menciptakan kesempatan bagi perusahaan untuk menyesuaikan strategi operasional dengan kebutuhan pasar, seiring dengan perubahan dinamika biaya energi. Dengan fokus pada efisiensi, Lautan Luas berupaya untuk memperkuat daya saing dalam jangka panjang.
Melalui upaya sinergis ini, diharapkan akan tercipta integrasi yang lebih baik antara teknologi baru dan metode operasional yang ada. Ini juga sejalan dengan visi Lautan Luas untuk menjadi pemimpin dalam industri yang berkelanjutan di Indonesia.
Penguatan Kerjasama antara Greenvolt dan Lautan Luas
Country Director Greenvolt Power Indonesia, Adam Salter, menekankan pentingnya kolaborasi ini bagi kedua perusahaan. Adam menjelaskan bahwa mereka bangga dapat terus bekerja sama dengan Lautan Luas dalam alih teknologi dan implementasi energi bersih.
Dia menambahkan bahwa pengalaman Greenvolt dalam proyek-proyek energi internasional akan sangat berharga dalam konteks Indonesia. Dengan pemahaman yang mendalam tentang sektor energi lokal, mereka dapat memberikan solusi yang optimal bagi Lautan Luas.
Kolaborasi ini melanjutkan proyek energi terbarukan yang sebelumnya telah dikembangkan Greenvolt di dua anak perusahaan Lautan Luas pada tahun 2025, menunjukkan komitmen jangka panjang kedua belah pihak. Proyek tersebut dipandang sebagai langkah penting menuju dekarbonisasi sektor industri.
Dengan inisiatif ini, Lautan Luas berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Indonesia dalam penerapan energi terbarukan, mengedukasi dan memotivasi sektor industri untuk ikut serta dalam agenda keberlanjutan yang lebih luas.
Dampak Kebijakan Keberlanjutan Terhadap Industri Indonesia ke Depan
Setelah penandatanganan HoA, kedua perusahaan langsung memulai tahap kajian teknis di fasilitas-fasilitas Lautan Luas. Integrasi energi terbarukan dalam satu peta jalan yang terencana diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan sektor industri di level nasional.
Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah maju dalam keberlanjutan perusahaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam upaya nasional untuk dekarbonisasi. Dengan mengurangi ketergantungan pada energi fosil, Lautan Luas berambisi untuk meningkatkan proporsi energi terbarukan dalam operasional mereka.
Lautan Luas yang berdiri sejak 1951, kini mengoperasikan tiga segmen bisnis utama. Segmen-segmen tersebut meliputi distribusi, manufaktur, dan jasa pendukung usaha yang secara keseluruhan berkontribusi pada jaringan industri strategis di Indonesia.
Dengan demikian, kolaborasi antara Lautan Luas dan Greenvolt Power Indonesia menjadi langkah yang sangat berarti untuk masa depan energi terbarukan di Indonesia. Seiring perkembangan industri global, langkah ini diharapkan dapat menjadi integrasi yang berkelanjutan dan mampu menjawab tuntutan zaman.









