Real Madrid akan menghadapi Inter Milan dalam pertandingan pembuka Liga Champions 2026/2027 di Santiago Bernabeu pada Rabu, 9 September 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini sangat dinanti-nanti, terutama setelah kedua tim gagal memenuhi harapan di edisi sebelumnya, dan kini mereka bertekad untuk bangkit.
Kekalahan Real Madrid di perempat final oleh Bayern Munchen dan eliminasi Inter Milan oleh Bodo/Glimt di fase playoff menjadi catatan buruk. Dua raksasa Eropa ini berharap dapat kembali ke jalur kemenangan dalam kompetisi bergengsi ini.
Jose Mourinho, pelatih Inter, menyadari pentingnya pertandingan ini. Ia ingin menciptakan kenangan manis seperti saat membimbing Inter menuju gelar Liga Champions pada tahun 2010, yang merupakan titik balik yang sangat berkesan dalam kariernya.
Pembukaan Liga Champions: Rekor Kuat Real Madrid
Real Madrid memiliki reputasi yang kuat dalam pertandingan pertama di Liga Champions. Dari 19 laga pembuka terakhir, mereka berhasil meraih 17 kemenangan, menunjukkan betapa sulitnya mereka ditaklukkan di awal kompetisi.
Penting untuk dicatat bahwa dalam lima pertandingan pembuka terakhir, mereka selalu keluar sebagai pemenang. Kekalahan terakhir yang mereka alami pada matchday pertama terjadi pada tahun 2020 melawan Shakhtar Donetsk, yang menjadi pengingat bahwa tidak ada tim yang kebal dari kekalahan.
Keberhasilan ini menunjukkan betapa Real Madrid cukup berpengalaman dalam menghadapi tekanan di kompetisi Eropa. Mereka akan berusaha keras untuk menjaga rekor positif tersebut pada laga kali ini, dengan harapan bisa memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukungnya.
Inter Milan: Mempersiapkan Diri dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Inter Milan datang ke Spanyol dengan modal kepercayaan diri yang tinggi setelah memenangkan tiga laga perdana di Serie A. Kemenangan ini memberikan boost moral dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di panggung Eropa.
Dalam beberapa tahun terakhir, performa Inter di Liga Champions cukup mengesankan. Dua kali mereka mencapai babak final dalam empat edisi terakhir, menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim sembarangan yang bisa diremehkan.
Kekalahan tipis dari Manchester City di final 2023 menjadi salah satu momen berharga bagi mereka. Walaupun kalah, Inter mampu menunjukkan performa yang baik, meraih respek dari banyak pengamat sepakbola. Hal ini menjadi dorongan untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Catatan Buruk yang Menghantu Inter Milan
Meskipun memiliki performa baik di tingkat domestik, ada catatan buruk yang masih menghantui Inter Milan di ajang Eropa. Mereka belum pernah mengalahkan Real Madrid sepanjang abad ke-21, dan ini menjadi tantangan yang harus segera mereka atasi.
Inter Milan menelan empat kekalahan berturut-turut melawan Real Madrid, termasuk tiga pertemuan terakhir yang berakhir tanpa mencetak gol. Hal ini jelas menjadi beban psikologis yang perlu dikelola oleh para pemain dan pelatih.
Kemenangan terakhir mereka atas Madrid terjadi pada tahun 1998, saat mereka berhasil meraih kemenangan 3-1. Menghapus sejarah buruk ini di laga krusial seperti ini akan menjadi motivasi besar bagi Inter untuk memperbaiki catatan mereka.









