Insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menambah duka mendalam. Korban yang meninggal kini berjumlah lima orang, sementara ratusan penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi perkembangan terbaru mengenai data ini pada sore hari.
Proses evakuasi dilakukan oleh sembilan kapal yang bersiaga di lokasi kejadian. Hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 227 penumpang berhasil diselamatkan dari situasi darurat tersebut, tapi rasa cemas masih menyelimuti keluarga yang menunggu kabar dari kerabat mereka.
Informasi penanganan korban terus diperbarui, dengan tim SAR berupaya keras memastikan keselamatan setiap individu yang terlibat. Kreativitas dalam operasi penyelamatan menjadi penting di tengah tekanan untuk segera memberikan bantuan.
Rincian Proses Evakuasi yang Dijalankan Tim SAR
Dalam upaya mengevakuasi penumpang, kapal Meratus Pematang Siantar berhasil mencatatkan evakuasi terbesar dengan 109 penumpang selamat. Meski begitu, dalam operasinya, kapal ini juga melaporkan adanya dua korban meninggal dunia, sebuah laporan yang menambah kesedihan dalam tragedi ini.
Kapal TB Hasnur 26 juga berpartisipasi aktif dalam evakuasi, menyelamatkan 65 penumpang namun harus merelakan satu nyawa. Sebaliknya, Meratus Project 3 berhasil menyelamatkan 13 orang, tapi juga satu korban jiwa ditemukan dalam operasi mereka.
Selain itu, kapal Icon Daniel mencatatkan temuan tragis dengan evakuasi satu orang dalam kondisi telah meninggal. Walau demikian, sejumlah kapal lain seperti Transco Arafura dan Prakarsa Mas berhasil membawa penumpang yang selamat ke tempat aman.
Situasi Awal dan Konfirmasi Kebakaran
Kebakaran di KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terjadi pada Minggu pagi, dan kapal tersebut dalam perjalanan dari Surabaya ke Makassar, mengangkut sekitar 250 penumpang. Tim SAR mendapatkan informasi pertama mengenai kebakaran dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.
Dalam waktu satu menit setelah itu, PT Atosim Lampung Pelayaran, selaku operator kapal, juga memberikan konfirmasi kepada petugas siaga. Nakhoda sempat melaporkan bahwa api mulai menyala di bagian ujung utara Madura antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
Kemudian, komunikasi dengan nakhoda mendadak terputus, yang menambah kecemasan pihak-pihak yang terlibat. Tim SAR segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan koordinasi dan mencari posisi kapal secara tepat.
Langkah-Langkah Penyelamatan dan Badan yang Terlibat
Tim pencarian langsung bergerak dengan cepat setelah menerima informasi yang tepat mengenai insiden tersebut. Pada pukul 08.30 WIB, Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memperoleh kabar terbaru tentang posisi kapal. Setiap menit sangat berharga dalam situasi darurat seperti ini.
Koordinasi yang berkelanjutan antara Pos SAR Sumenep dan Stasiun Radio Pantai memungkinkan mereka menemukan kapal KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Ini menunjukkan betapa cepatnya reaksi tim dalam merespons keadaan darurat.
Kondisi kapal yang dilaporkan hampir hangus terbakar, menciptakan tantangan besar bagi tim SAR. Penumpang yang berhasil diselamatkan berada di anjungan dan haluan kapal, berjuang untuk bertahan hidup dalam situasi yang sangat dramatis.









