• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Koalisi Sipil Desak Kemenhan Hentikan Kewajiban ASN Ikut Komcad

gerald by gerald
September 27, 2026
in Travel
0
Koalisi Sipil Desak Kemenhan Hentikan Kewajiban ASN Ikut Komcad

Koalisi Masyarakat Sipil mengungkapkan keprihatinan mendalam dalam tanggapan mereka terhadap kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad). Kejadian tragis yang merenggut nyawa seorang ASN, Vanreko Varkas Bagaskara, pada saat pelatihan inilah yang memicu desakan ini.

Insiden tersebut bukan hanya menyayat hati, tetapi juga menciptakan sejumlah pertanyaan mendasar tentang praktik dan kebijakan pemerintah terkait pelatihan militer bagi ASN. Koalisi mendesak Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menghentikan kewajiban ini.

Dalam pernyataan resmi mereka, Koalisi Masyarakat Sipil menekankan pentingnya transparansi dalam mengungkap kronologi kejadian yang merenggut nyawa Vanreko. Informasi mengenai cuaca, beban latihan, dan hasil pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan latihan menjadi sorotan utama mereka.

Desakan untuk Penjelasan Transparan dan Langkah Ke Depan

Masyarakat sipil menuntut pengusutan tuntas mengenai insiden tersebut, mengingat pentingnya kesehatan dan keselamatan para ASN. Mereka menganggap bahwa hasil pemeriksaan kesehatan awal adalah langkah yang krusial, namun tetap harus diiringi dengan pemeriksaan yang lebih mendalam dan independen. Langkah ini menjadi penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Tuntutan Koalisi tidak hanya sebatas pengusutan terhadap insiden tragis ini. Mereka juga mengingatkan pemerintah akan perlunya merujuk pada undang-undang yang mengatur mengenai pertahanan negara. Secara khusus, Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 menyatakan bahwa keikutsertaan dalam program Komcad adalah sukarela, bukan paksaan.

Pernyataan hukum ini disertai dengan penekanan bahwa obligasi untuk mempertahankan negara tidak sama dengan keanggotaan dalam Komcad. Koalisi juga menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya nasional harus berlandaskan demokrasi dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Oleh karena itu, program pembentukan karakter tidak seharusnya menjadi dalih untuk menekan karier ASN.

Pentingnya Memperhatikan Hak ASN dalam Kebijakan

Lebih jauh, Koalisi Masyarakat Sipil mendorong pemerintah untuk menghentikan semua bentuk keterlibatan ASN dalam program Komcad yang bersifat wajib. Mereka berharap agar pelibatan ASN dalam program ini tidak dijadikan syarat untuk kedinasan atau pengembangan karier, serta mengingatkan pentingnya persetujuan yang bebas dan terinformasi dari para ASN sendiri.

Keenam organisasi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, termasuk dewan pertahanan dan studi hak asasi manusia, sepakat akan urgensi pengakuan hak ASN dalam pelaksanaan kebijakan ini. Mereka menilai bahwa keberlanjutan karier ASN seharusnya tidak tergantung pada keikutsertaan dalam program militer yang diwajibkan.

Dengan demikian, langkah maju yang diharapkan bukan hanya solusi untuk insiden tragis ini, tetapi juga perbaikan menyeluruh dalam praktik pelibatan ASN dalam program militer. Hal ini menjadi salah satu tindakan preventif yang krusial untuk memastikan keselamatan dan hak-hak ASN di masa yang akan datang.

Kronologi Peristiwa yang Menggugah Kesadaran Masyarakat

Berita mengenai kematian Vanreko Varkas Bagaskara memicu gelombang protes dan permintaan klarifikasi. Insiden tersebut terjadi saat mengikuti sesi Latsarmil Komcad. Peristiwa bermula ketika Vanreko mengalami gejala kesehatan yang serius, seperti pandangan yang mendadak gelap dan pusing. Tindakan cepat yang dilakukan oleh tim kesehatan di lokasi pelatihan menjadi sangat penting.

Kepala Rumah Sakit Angkatan Udara, dr. Esnawan Antariksa, mengungkapkan bahwa pasukan medis segera melakukan pertolongan pertama. Namun, sayangnya, upaya tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan nyawanya. Kejadian tragis ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam tentang keselamatan peserta di masa depan.

Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan peserta selama latihan, Koalisi Masyarakat Sipil mengharapkan agar pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap kesejahteraan dan keselamatan ASN. Penilaian risiko yang lebih komprehensif dan terperinci perlu diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Tags: ASNDesakHentikanIkutKemenhanKewajibanKoalisiKomcadSipil
Previous Post

Pesan Jokowi untuk PSI yang Penting Diketahui

Next Post

Kompetisi Tari Anak 2026: Ruang Ekspresi untuk Anak-anak

gerald

gerald

Related Posts

Daftar Kepala Daerah Terpecah di Tengah Isu Pilkada Tanpa Wakil
Travel

Tukang Sampah Menjadi Kades di Bekasi Mengalahkan Petahana dengan Euforia

by gerald
September 27, 2026
SPPG di Batang Ditegur Karena Keracunan, SPPG di Tulungagung Dihentikan
Travel

SPPG di Batang Ditegur Karena Keracunan, SPPG di Tulungagung Dihentikan

by gerald
September 26, 2026
Karangan Bunga untuk Rumah Duka Guruh Soekarnoputra
Travel

Karangan Bunga untuk Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

by gerald
September 26, 2026
Temuan Lapas Mewah di Cibinong Terkait Modus Korupsi
Travel

Temuan Lapas Mewah di Cibinong Terkait Modus Korupsi

by gerald
September 25, 2026
Pemprov DKI Kerja Sama dengan NYU Tingkatkan Pendidikan dan Sektor Olahraga
Travel

Pemprov DKI Kerja Sama dengan NYU Tingkatkan Pendidikan dan Sektor Olahraga

by gerald
September 25, 2026
Next Post
Kompetisi Tari Anak 2026: Ruang Ekspresi untuk Anak-anak

Kompetisi Tari Anak 2026: Ruang Ekspresi untuk Anak-anak

Premium Content

Misi Setan Merah Setelah Dapatkan Tiket Liga Champions

Misi Setan Merah Setelah Dapatkan Tiket Liga Champions

May 9, 2026
Kemenkes Serahkan Penyelidikan Kematian Dokter Icha kepada Polisi

Kemenkes Serahkan Penyelidikan Kematian Dokter Icha kepada Polisi

July 4, 2026
Laporan Bupati Gowa tentang Hak Angket Diteruskan ke Polda Sulsel

Bupati Gowa Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Baju Seragam Senilai Rp16 M

July 29, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • HP Android Hilang? Begini Cara Melacak Menggunakan Google Find My Device
  • Timnas Indonesia Berproses, John Herdman Sebut Ekspektasi Tinggi
  • Trump Menyetujui Standar Baru Bahan Bakar Minyak di Amerika Serikat

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In