Wiyagus mengungkapkan bahwa pengakuan dunia internasional terhadap Kendari sebagai tuan rumah forum global menjadi bukti konkret atas kapasitas dan potensi besar kota ini. Dengan pengakuan tersebut, jelas bahwa pembangunan di Kendari sudah berada pada jalur yang tepat, mengacu pada paduan antara kemajuan infrastruktur dan pelestarian budaya lokal.
“Kota ini adalah simbol modernisasi yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tambahnya. Kendari adalah contoh kota yang berakar kuat pada tradisi sembari melangkah maju dengan ambisi ekonomi yang bersifat inklusif dan sosial.
Wiyagus juga menunjukkan rasa bangga terhadap perkembangan yang dicapai Kendari di tengah tantangan ekonomi global yang bergejolak. Kota ini mencatat pertumbuhan ekonomi yang mantap, yakni 5,16 persen, yang tentunya melampaui rata-rata nasional dan menjadi prestasi tersendiri bagi masyarakatnya.
Transformasi Kota Kendari dalam Pembangunan Ekonomi Global
Dalam beberapa tahun terakhir, Kendari telah mengalami transformasi yang signifikan di berbagai sektor. Pengembangan infrastruktur yang memadai menjadi salah satu kunci utama dalam memperkuat daya saing kota ini di tingkat nasional maupun internasional.
Saat ini, berbagai proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lain sedang giat dilaksanakan. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan menciptakan konektivitas yang lebih baik, baik antara Kendari dengan daerah lain maupun di dalam kota itu sendiri.
Lebih dari itu, Wiyagus memaparkan bahwa tugasnya sebagai pemimpin adalah memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan yang terjadi. Hal ini penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang, tetapi mencakup seluruh warga Kendari.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang Menggembirakan
Salah satu capaian paling menggembirakan bagi Kendari adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 86,36. Angka ini menempatkan Kendari pada posisi keenam secara nasional, yang merupakan prestasi luar biasa.
Wiyagus menjelaskan bahwa peningkatan IPM tersebut adalah hasil dari investasi yang substansial di sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menggambarkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya terfokus kepada aspek ekonomi semata.
Melalui penguatan layanan kesehatan dan pendidikan, pemerintah kota bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan pendidikan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kendari ke depan.
Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil di Tengah Ketidakpastian
Kendari menunjukkan ketangguhannya dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global dengan mencatat angka inflasi yang terjaga. Dengan inflasi seimbang pada angka 2,96 persen, kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat dan pemerintah.
Hal ini menjadi tanda positif di tengah berbagai tantangan yang muncul akibat fluktuasi pasar global. Dengan inflasi yang terkelola dengan baik, daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga ekonomi lokal tetap berjalan lancar.
Wiyagus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap optimis dan berkontribusi dalam pembangunan kota. Keberhasilan satu sisi ekonomi tidak boleh menjadi acuan tunggal, tetapi harus diiringi dengan kemajuan di sektor lain, seperti kesehatan dan pendidikan.









