Industri properti di Bali kembali menghadirkan inovasi menarik yang patut diperhatikan. Proyek hunian bernama Black Sands Oasis belakangan ini mengundang perhatian, berkat pendekatan desain yang unik dan kolaborasi menggembirakan antara pengembang ternama.
Berlangsung di kawasan Nuanu Creative City, tepatnya di Pantai Nyanyi, Tabanan, proyek ini bertujuan untuk memberi alternatif bagi para pencari properti premium. Kehadiran Black Sands Oasis membuktikan bahwa Bali masih menjadi magnet untuk investasi dan desain arsitektur yang berkelas.
Sebelumnya, CEO UNIT. Group, Steven Fedos, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari kerinduannya terhadap atmosfer Bali. Dengan memadukan teknologi konstruksi modern dan unsur-unsur estetik, proyek ini ditujukan untuk menciptakan ruang hunian yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga kaya akan pengalaman bagi penghuninya.
Desain Inovatif yang Mengubah Lanskap Properti Bali
Black Sands Oasis mengusung konsep Desert Modernism yang diadaptasi dari arsitektur Maroko. Struktur bangunan ini menggunakan palet warna yang harmonis dengan alam, serta memanfaatkan material organik untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyejukkan. Dengan adanya elemen yang dirancang secara khusus untuk memfilter cahaya, setiap unit dapat menikmati pencahayaan alami yang optimal.
Desain yang diterapkan tidak hanya fokus pada keindahan tetapi juga fungsionalitas dalam menghadapi iklim tropis Bali. Fasad dan tata letak ruangan direncanakan secara cermat agar tetap nyaman, meskipun berada di daerah yang panas. Hal ini menunjukkan bahwa estetika dan kenyamanan bisa berjalan beriringan.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, menambahkan bahwa proyek ini menghormati keberagaman dengan merangkul berbagai latar belakang calon penghuni. Dengan cara ini, Black Sands Oasis menjadi bukan hanya sekedar tempat tinggal, tetapi juga komunitas yang inklusif.
Rincian Portofolio Unit dan Spesifikasi Teknis
Black Sands Oasis menawarkan total 111 unit hunian eksklusif yang terdiri dari berbagai tipe. Portofolio ini mencakup 20 unit studio, 8 unit penthouse, serta 83 unit vila dengan pilihan satu hingga empat kamar tidur. Setiap unit dirancang untuk memberikan kenyamanan optimal kepada penghuninya.
Dalam hal desain, setiap unit dilengkapi dengan langit-langit setinggi enam meter untuk meningkatkan sirkulasi udara. Selain itu, unit-unit ini juga dilengkapi dengan kolam renang pribadi serta area halaman yang luas, menawarkan suasana santai bagi penghuni.
Keberlanjutan dan ketahanan juga menjadi fokus utama proyek ini. Material yang digunakan dalam pembangunan adalah panel beton yang tahan terhadap jamur, serta struktur baja yang dirancang melalui proses fabrikasi modern. Dengan standar yang tinggi, proyek ini mengikuti pemodelan BIM untuk memastikan kestabilan menghadapi bencana alam seperti gempa bumi.
Strategi Penjualan yang Unik dan Inovatif
Salah satu daya tarik dari Black Sands Oasis adalah peluncuran unit ikonik bernama Stella Solaris. Menara setinggi 15 meter ini tidak hanya sekedar hunian, tetapi juga menjadi karya seni yang mengagumkan.
Melalui pendekatan yang berbeda, pengembang menggunakan sistem lelang daring untuk menjual unit menara ini. Lelang dimulai dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp1, memberikan kesempatan bagi berbagai kalangan untuk terlibat dalam kepemilikan properti berkelas.
Penyaringan ketat pun diterapkan untuk memastikan bahwa hanya calon penghuni yang memenuhi syarat yang dapat berpartisipasi dalam lelang. Selain itu, bagi mereka yang tidak berhasil memenangkan lelang, insentif menarik juga ditawarkan dalam bentuk peningkatan paket furnitur untuk unit lain yang tersedia.
Dengan berbagai inovasi yang ditawarkan, Black Sands Oasis berpotensi untuk menarik perhatian banyak investor lokal dan internasional. Proyek ini tidak hanya menawarkan hunian, tetapi juga pengalaman, seni, dan komunitas yang beragam dalam satu kawasan terpadu.
Upaya kolaboratif yang dilakukan oleh UNIT. Group dan Nuanu Creative City diharapkan dapat membangun ekosistem yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri properti di Bali. Dengan demikian, Black Sands Oasis bukan hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga ruang yang memperkaya hidup para penghuninya.









