Pendirian Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) oleh Nanda Widya merupakan langkah penting untuk membangun jembatan antara bisnis properti dan aksi sosial. Melalui yayasan ini, niat baik untuk mengangkat taraf hidup masyarakat yang kurang beruntung di Indonesia dapat terwujud dengan lebih terstruktur dan berdampak.
Kiprah Nanda juga tidak luput dari pengakuan internasional, saat ia meraih penghargaan Fervent Global Love of Lives Award. Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol prestise tetapi juga menggambarkan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Dengan melakukan berbagai program sosial dan pendidikan, YMP fundamental dalam membantu ribuan orang. Karena itu, peran sosok seperti Nanda Widya sangat penting untuk mendorong aksi kemanusiaan di tanah air.
Pernyataan Penghargaan dan Dedikasi Sosial yang Kuat
Nanda Widya diakui sebagai pilar pembangunan sosial berkat kontribusi nyata YMP. “Seribu tangan penolong” adalah sebutan yang tepat untuk menggambarkan dampak kerja yayasan tersebut di masyarakat.
YMP telah meluncurkan banyak program yang membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui inisiatif seperti Indonesia Tersenyum, yayasan ini telah menyediakan berbagai layanan medis, termasuk operasi bibir sumbing yang dilakukan secara gratis.
Kepedulian Nanda juga terlihat dari program pengobatan gratis dan bakti sosial yang dijalankan secara rutin. Langkah ini mempunyai tujuan mulia untuk mendukung anak-anak yang kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan yang layak.
Pihak Berwenang Menghargai Diplomasi Kemanusiaan Nanda Widya
Penganugerahan penghargaan di Taiwan menjadi momentum penting bagi upaya diplomasi kemanusiaan Indonesia. Bahkan, saat seremonial penghargaan tersebut berlangsung, putri Nanda, Andriani Widya, menjadi perwakilan untuk menyampaikannya kepada pemerintah Taiwan.
Menariknya, Winda Karunadhita, seorang pelukis berbakat dari Bali dengan tantangan fisik, juga mendapat pengakuan dalam acara ini. Winda menjadi simbol keberanian dan kreativitas di tengah keterbatasan, menunjukkan bahwa seni bisa menjadi medium untuk menyuarakan harapan.
Kerja sama YMP dengan Winda tercipta sejak 2019, saat yayasan membantu penyelenggaraan pameran lukisannya. Kolaborasi seperti ini menunjukkan komitmen yayasan dalam mendukung seniman dengan kondisi serupa.
Peluncuran Buku Biografi dan Komitmen Berkelanjutan dalam Kemanusiaan
Peringatan 26 tahun YMP juga dirayakan dengan diluncurkannya buku biografi Nanda Widya. Buku berjudul “Belajar dan Bekerja Sepenuh Hati” ini mengisahkan perjalanan karir dan pelajaran berharga dari seorang pencetus inisiatif sosial yang signifikan.
Acara tersebut juga meliputi peresmian Akademi Kasih Ibu dan penyerahan bingkisan untuk panti asuhan. Tema besar dari acara ini mencerminkan kolaborasi antara sektor bisnis dan kemanusiaan untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.
Langkah ini tidak hanya menegaskan tanggung jawab sosial Nanda, tapi juga menunjukkan bahwa sektor properti bisa berkontribusi lebih pada kesejahteraan sosial. Dengan demikian, komitmen ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.









