PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memasuki tahun 2026 dengan semangat dan harapan yang tinggi setelah mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan di kuartal pertama. Pengembang yang berfokus pada proyek terpadu ini menargetkan pertumbuhan bisnis yang positif dalam dua digit hingga akhir tahun, berkat ekspansi proyek yang ambisius serta peningkatan sumber pendapatan yang stabil.
Strategi ini dinilai sejalan dengan tren industri properti yang menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar, khususnya di sektor hunian, perhotelan, dan logistik modern. Di tengah tantangan global, RISE tetap optimis akan masa depannya, khususnya di area yang penuh peluang.
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, mempertegas bahwa tahun 2026 adalah titik krusial untuk akselerasi pertumbuhan perusahaan melalui optimalisasi lahan strategis dan sinergi dalam ekosistem bisnis. Dengan strategi yang jelas dan efektif, Budi yakin perusahaan akan mampu mencapai target-target yang telah ditetapkan.
Melihat potensi pasar yang luas, RISE mempersiapkan berbagai langkah taktis untuk memastikan kesuksesan. Keputusan manajemen untuk berinvestasi di proyek-proyek baru dan pengembangan aset yang ada diharapkan dapat memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Strategi Utama RISE untuk Mencapai Target Pertumbuhan
Untuk meraih target ambisius tersebut, RISE fokus pada tiga strategi bisnis utama sepanjang tahun 2026. Pertama-tama, perusahaan akan mempercepat pembangunan proyek-proyek yang sedang berjalan di berbagai segmen, mulai dari residensial hingga kawasan komersial. Langkah ini penting untuk mempercepat proses serah terima serta mengoptimalkan pendapatan yang diperoleh.
Kedua, perusahaan berupaya meningkatkan kontribusi pendapatan berulang melalui pengembangan aset perhotelan dan apartemen berlayanan. Dengan strategi ini, RISE bertujuan untuk menciptakan arus kas yang lebih stabil dan tidak terlalu bergantung pada penjualan properti.
Ketiga, RISE berencana untuk memperluas jangkauan bisnis ke wilayah baru di luar Pulau Jawa. Kawasan Sumatra dan Kalimantan diproyeksikan memiliki potensi yang besar, seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung.
Budi Agusti menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan berulang adalah salah satu prioritas mereka. Dengan pengembangan hotel dan apartemen baru, perusahaan berharap untuk mendapatkan pendapatan yang lebih stabil dan berkualitas.
Dari kinerja dan strategi yang jelas, RISE menunjukkan komitmennya untuk menjaga kualitas pendapatan dengan meningkatkan kontribusi pendapatan berulang dalam setiap proyek yang dijalankan. Pendekatan ini diharapkan akan mendatangkan keuntungan bagi seluruh pemangku kepentingan di perusahaan.
Kinerja Keuangan Kuartal Pertama yang Membanggakan
Kinerja yang baik di kuartal pertama tahun 2026 memberikan modal yang kuat bagi RISE untuk melakukan ekspansi lebih lanjut. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan di hampir seluruh lini indikator keuangannya, mempertegas efektivitas dari strategi yang telah diterapkan. Pendapatan usaha tercatat mencapai Rp173,1 miliar, meningkat 36,2 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Puncaknya, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) melonjak 262,3 persen menjadi Rp79,7 miliar. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk juga melonjak nyaris lima kali lipat, mencapai Rp97,2 miliar.
Hasil kinerja yang mengesankan ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi portofolio yang diterapkan, termasuk pengembangan properti, kawasan industri, pergudangan, dan sektor perhotelan, membuahkan hasil. Budi menekankan pentingnya keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian dalam setiap langkah investasi yang diambil perusahaan.
Dengan pencapaian ini, RISE menunjukkan bahwa mereka berada di jalur yang benar. Dengan strategi yang solid dan pelaksanaan yang disiplin, perusahaan siap menghadapi tantangan dan meraih peluang yang ada di pasar.
Kesuksesan kuartal pertama ini bukan hanya sekedar angka, tetapi juga menjadi landasan bagi ekspansi dan inovasi di masa depan. RISE berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi demi mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.
Portofolio RISE dan Rencana Proyek Masa Depan
Portofolio RISE yang berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur, sangat beragam, mencakup berbagai segmen seperti hunian, komersial, pergudangan, dan sektor perhotelan. Sejak terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018, perusahaan telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.
Beberapa proyek yang sudah berhasil dikembangkan termasuk Kyo Society Apartemen Surabaya, Tanrise Taman Dayu Pandaan, dan Vasa Suites Surabaya. Setiap proyek ini tidak hanya mempertimbangkan aspek komersial tetapi juga dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas.
Di tengah meningkatnya permintaan akan kawasan terpadu dan aset yang menghasilkan pendapatan berulang, RISE juga menyiapkan sejumlah proyek baru yang menarik. Diantara proyek tersebut, Vasa Resort Bromo dan Villa Solaris Bali menjadi sorotan, berpotensi menghadirkan pengalaman baru bagi para wisatawan.
Lebih dari sekadar proyek pengembangan, RISE berkomitmen untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan. Kombinasi antara lahan strategis, diversifikasi bisnis, dan perluasan geografi menjadi pedoman RISE dalam menavigasi pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor properti dan perhotelan.
Dengan rencana yang matang dan pelaksanaan yang disiplin, RISE menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Perusahaan percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan dan kontribusi positif bagi masyarakat adalah kunci keberhasilan jangka panjang.









