• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Health

KY Teliti Dugaan Pelanggaran Etik dalam Sidang Kasus Andrie Yunus

gerald by gerald
May 13, 2026
in Health
0
KY Teliti Dugaan Pelanggaran Etik dalam Sidang Kasus Andrie Yunus

Komisi Yudisial (KY) tengah menyelidiki dugaan pelanggaran etik terkait sidang kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh empat tentara terhadap aktivis Andrie Yunus. Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas proses hukum di Indonesia.

KY berkomitmen untuk melakukan penelusuran yang mendalam sehubungan dengan dugaan pelanggaran Kode Etik Hakim yang mungkin terjadi dalam sidang ini. Anggota KY, Abhan, menyatakan bahwa mereka tidak akan ragu untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan keadilan tetap ditegakkan.

Sejak sidang kedua pada 6 Mei, tim KY telah terjun langsung untuk memantau jalannya persidangan, mencatat semua peristiwa penting yang terjadi. Fokus utama mereka adalah untuk mengevaluasi baik secara tekstual maupun kontekstual berbagai hal yang mencolok selama proses hukum berlangsung.

Proses Pemantauan oleh Komisi Yudisial dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Abhan menegaskan bahwa KY tidak ingin mengganggu independensi hakim, meskipun mereka memiliki tanggung jawab untuk memeriksa kinerja lembaga peradilan. Pendalaman yang dilakukan juga mencakup observasi terhadap pernyataan saksi dan isi persidangan yang menjadi perhatian masyarakat luas.

Keberadaan tim pemantau ini menjadi penting agar proses hukum berlangsung dengan transparansi dan akuntabilitas. Abhan menambahkan, setiap peristiwa yang terjadi dalam persidangan akan dicermati agar dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pelanggaran etik yang mungkin terjadi.

Meski informasi awal masih terus digali, Abhan menekankan bahwa KY memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang terungkap. Tindakan tersebut adalah langkah strategis untuk menjaga integritas hukum di Indonesia.

Reaksi dan Tanggapan dari Tim Advokasi untuk Demokrasi

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) juga turut menyoroti proses hukum terhadap empat terdakwa yang terlibat dalam kasus ini. Menurut TAUD, sidang ini hanya memperkuat anggapan bahwa peradilan militer sering kali tidak transparan dan cenderung berpihak pada institusi sendiri.

TAUD mendapati bahwa keempat prajurit yang terlibat belum dipecat, meski kasus mereka sedang diproses. Hal ini dipandang sebagai bentuk upaya untuk melindungi pelaku, yang tentu mengecewakan bagi masyarakat yang berharap akan keadilan.

Dalam konteks ini, TAUD mendesak agar pemecatan dilakukan segera untuk menunjukkan itikad baik dari institusi TNI dalam menangani kasus ini. Keterlambatan dalam tindakan tegas justru menciptakan kesan bahwa pelaku masih mendapat perlindungan dari institusi mereka.

Detail Kasus Penyiraman Air Keras yang Menjadi Sorotan

Peristiwa penyiraman air keras yang dialami Andrie Yunus terjadi pada 12 Maret 2026, setelah ia menyampaikan pendapat dalam siniar di YLBHI. Aktivitas ini dinilai sebagai langkah yang kontroversial, sehingga menimbulkan dendam dari beberapa prajurit TNI.

Keempat tentara yang terlibat, yaitu Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka, saat ini menjalani proses peradilan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Mereka menghadapi tuduhan berdasarkan beberapa pasal dalam Undang-Undang tentang KUHP.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan, Oditur menyebut bahwa motif dari penyiraman tersebut adalah semata-mata berdasarkan dendam terhadap Andrie. Hal ini menandakan masih adanya tensi tinggi antara aktivis yang mengkritik dan institusi keamanan yang merasa tersinggung.

Tags: AndriedalamDugaanEtikKasusPelanggaranSidangTelitiYunus
Previous Post

Satgas Debottlenecking Percepat Investasi Hingga 30 Miliar Dolar AS

Next Post

Usut Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar oleh Bareskrim

gerald

gerald

Related Posts

Fakta Hunian Mewah Lapas Cibinong dengan Fasilitas Kamar dan Minigolf
Health

Fakta Hunian Mewah Lapas Cibinong dengan Fasilitas Kamar dan Minigolf

by gerald
September 26, 2026
Jasad Korban KM Virgo Tetap Utuh Secara Anatomis
Health

Jasad Korban KM Virgo Tetap Utuh Secara Anatomis

by gerald
September 25, 2026
Gus Alex Cerita Permintaan Marwan Dasopang untuk Mengatur Katering Haji
Health

Gus Alex Cerita Permintaan Marwan Dasopang untuk Mengatur Katering Haji

by gerald
September 25, 2026
Tim Hukum Klaim Tidak Ada Bukti Penyitaan Uang dari Mantan Ketua Ombudsman
Health

Tim Hukum Klaim Tidak Ada Bukti Penyitaan Uang dari Mantan Ketua Ombudsman

by gerald
September 24, 2026
Asap Karhutla Menyebabkan 14 Daerah di Sumut Terdampak, Bobby Siapkan PJJ
Health

Asap Karhutla Menyebabkan 14 Daerah di Sumut Terdampak, Bobby Siapkan PJJ

by gerald
September 9, 2026
Next Post
Usut Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar oleh Bareskrim

Usut Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar oleh Bareskrim

Premium Content

Usulan Tito untuk Pembatasan Biaya Kampanye setelah OTT Kepala Daerah

Usulan Tito untuk Pembatasan Biaya Kampanye setelah OTT Kepala Daerah

July 17, 2026
Pelatihan Calon Manajer Kopdes Dikurangi Menjadi 1,5 Bulan menurut Dudung

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Dikurangi Menjadi 1,5 Bulan menurut Dudung

July 1, 2026
Properti 2026: Penurunan Apartemen 80%, Logistik Penuh, Kantor Lesu, Hotel Fokus Pengalaman

Properti 2026: Penurunan Apartemen 80%, Logistik Penuh, Kantor Lesu, Hotel Fokus Pengalaman

May 5, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Guruh Soekarnoputra Meninggal, Warganet Serbu Ucapan Belasungkawa
  • 3 Pelajaran dari Debut Cemerlang Zinedine Zidane dengan Timnas Prancis
  • Dana Pensiun di Indonesia dengan 30,67 Juta Peserta Memiliki Potensi Pertumbuhan Besar

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In