• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI & BACH

gerald by gerald
July 12, 2026
in Lifestyle
0
Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI & BACH

Jakarta, Indonesia – Pada awal bulan Juli, dua perusahaan mencatatkan diri mereka di bursa saham, yaitu PT Niramas Utama Tbk dan PT Bach Multi Global Tbk. Dalam perkembangan terbaru, keduanya mengalami penurunan tajam dalam nilai saham mereka, sementara PT Rans Entertainment Indonesia Tbk justru berhasil mencatatkan peningkatan yang signifikan.

Saham Niramas Utama, yang dikenal dengan produk makanan bermerek INACO, mengalami penurunan hingga 14,81% pada Jumat lalu, mencapai harga Rp1.495 per lembar. Di sisi lain, saham Bach Multi Global tergerus hampir 10%, berada di level Rp500, menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup kuat di pasar.

Kondisi ini menunjukkan adanya isu fundamental yang serius bagi kedua perusahaan. Menariknya, sementara Niramas Utama dan Bach Multi Global tertekan, PT Rans Entertainment Indonesia mengalami lonjakan harga yang mencolok, menarik perhatian banyak investor di pasar bursa.

Menilik Dinamika Saham Niramas dan Bach Multi Global

Valuasi yang tinggi menjadi salah satu faktor penyebab penurunan nilai saham Niramas Utama. Meskipun laba bersih emiten ini meningkat 235,5% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp39,0 miliar, catatan tersebut masih jauh dari angka memuaskan. Investor mulai meragukan kelangsungan pertumbuhan laba perusahaan yang terlampau bergantung pada efisiensi biaya.

Pendapatan Niramas Utama juga menunjukkan tren penurunan selama tiga tahun berturut-turut. Dari angka Rp838,94 miliar pada 2023, pendapatan menyusut menjadi Rp753,05 miliar pada 2025, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan dalam jangka panjang.

Selain itu, masalah arus kas menjadi perhatian serius. Dengan arus kas operasi anjlok sekitar 83% di tahun 2025, adanya lonjakan piutang usaha menunjukkan potensi risiko gagal bayar. Hal ini menambah daftar masalah yang dihadapi oleh Niramas dalam menjaga kestabilan finansialnya.

Kondisi Saham Bach Multi Global yang Memprihatinkan

Untuk Bach Multi Global, masalah serupa juga menghantui. Menyusul aksi jual yang masif, salah satu broker tercatat sebagai penjual bersih terbesar di antara emiten IPO, menandakan adanya fase distribusi yang masif. Hal ini kerap menjadi sinyal negatif bagi para investor yang ingin menaruh kepercayaan pada saham perusahaan.

Fondasi likuiditas Bach Multi Global juga kurang memadai, dengan rasio kas yang sangat rendah. Pada tahun 2025, rasio ini tercatat hanya 0,02, yang berarti perusahaan memiliki kesulitan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kestabilan finansial dalam kondisi seperti ini perlu dicermati oleh para pemegang saham.

Lebih lagi, ketergantungan Bach Multi Global terhadap entitas afiliasi dalam Grup Djarum menjadi risiko tersendiri. Meskipun hal ini mungkin memberikan stabilitas pendapatan, keputusan bisnis internal grup dapat mempengaruhi kinerja perseroan dan mengurangi daya saing di pasar.

Prospek dan Tantangan untuk PT Rans Entertainment Indonesia

Berbeda dengan kedua emiten sebelumnya, PT Rans Entertainment Indonesia meluncur dengan prestasi yang signifikan saat hari perdana IPO. Saham RANS mengalami peningkatan harga hingga mencapai batas atas, menciptakan gelombang positif di kalangan investor. Keberhasilan ini menarik perhatian dari sejumlah konglomerat yang hadir dalam acara pencatatan saham di bursa.

RANS dibuka pada harga Rp228 per lembar saham, dengan kenaikan luar biasa yang mencapai 34,12%, menunjukkan antusiasme tinggi dari pasar. Hal ini bukan hanya memperkuat posisi RANS di bursa, tetapi juga menjadi indikasi potensi pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan emiten-emiten lainnya di awal bulan ini.

Keberadaan tokoh publik seperti Raffi Ahmad sebagai pendiri RANS juga menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini memperkuat citra perusahaan dan membangun minat investor yang lebih luas terhadap saham RANS.

Ringkasan dan Implikasinya bagi Investor

Kondisi yang dihadapi Niramas Utama dan Bach Multi Global menunjukkan adanya tantangan serius dalam menjaga pertumbuhan laba dan arus kas. Penurunan nilai saham keduanya memperlihatkan kerentanan dalam basis fundamental yang dapat menjadi indikator potensi risiko bagi investor ke depannya.

Di sisi lain, RANS berpotensi menawarkan perspektif investasi yang lebih cerah, dengan pertimbangan bahwa dukungan dari tokoh publik dan antusiasme pasar dapat menciptakan momentum yang mendukung kinerja jangka panjang. Meskipun demikian, investor perlu mengawasi perkembangan lebih lanjut dan faktor-faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi seluruh sector.

Secara keseluruhan, dinamika yang terjadi pada ketiga emiten ini mencerminkan betapa pentingnya analisis mendalam terhadap fundamental dan eksternal sebelum membuat keputusan investasi di bursa saham. Kestabilan dan keberlanjutan pertumbuhan laba menjadi indikator utama yang patut diperhatikan oleh para investor di masa depan.

Tags: BACHBoyongDibuangInvestorJELIKonglomeratRANSSaham
Previous Post

Kemenkes Evaluasi Pembangunan Rumah Sakit Provinsi di Papua Pegunungan

Next Post

Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung

gerald

gerald

Related Posts

Perang AI Dapat Tingkatkan Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga
Lifestyle

Perang AI Dapat Tingkatkan Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga

by gerald
July 11, 2026
Rupiah Kembali Menguat, Mungkinkah Menuju Kisaran Rp17.000?
Lifestyle

Rupiah Kembali Menguat, Mungkinkah Menuju Kisaran Rp17.000?

by gerald
July 11, 2026
Laba ASABRI Naik 158% Menjadi Rp713 M pada 2025, Aset Mencapai Rp55 T
Lifestyle

Laba ASABRI Naik 158% Menjadi Rp713 M pada 2025, Aset Mencapai Rp55 T

by gerald
July 10, 2026
Fondasi Pasar Karbon di Indonesia melalui SRUK
Lifestyle

Fondasi Pasar Karbon di Indonesia melalui SRUK

by gerald
July 10, 2026
Himbara Siap Jadi Gerbang Aliran Modal Global Melalui PFII
Lifestyle

Himbara Siap Jadi Gerbang Aliran Modal Global Melalui PFII

by gerald
July 9, 2026
Next Post
Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung

Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung

Premium Content

Makin Mahal Makin Dicari Fenomena Baru Pasar Properti Mewah di Indonesia

Makin Mahal Makin Dicari Fenomena Baru Pasar Properti Mewah di Indonesia

June 25, 2026
Tenor KPR FLPP 40 Tahun Bukan Solusi, Pengembang Soroti Kenaikan Harga Rumah Subsidi

Tenor KPR FLPP 40 Tahun Bukan Solusi, Pengembang Soroti Kenaikan Harga Rumah Subsidi

June 28, 2026
Prancis Jadi Favorit Bukan Argentina atau Brasil

Prancis Jadi Favorit Bukan Argentina atau Brasil

June 8, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Hunian Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Hunian Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • BPBD Mencatat 306 Karhutla di Sumsel Sampai Bulan Juli 2026
  • Ivora Grande Luncurkan Hunian Baru dengan Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung
  • Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI & BACH

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In