• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar untuk Menyelamatkan Rupiah

gerald by gerald
July 26, 2026
in Lifestyle
0
Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar untuk Menyelamatkan Rupiah

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pernah mengalami penurunan drastis yang mengkhawatirkan. Pada tahun 1998, rupiah bahkan menembus angka Rp 18.000, situasi ini memicu kepanikan di kalangan masyarakat dan pebisnis.

Di tengah krisis moneter ini, Siti Hardijanti Rukmana, putri sulung Presiden ke-2 RI Soeharto, mencoba untuk menggalang aksi kolektif demi memperkuat rupiah. Inisiatifnya yang dikenal sebagai Gerakan Cinta Rupiah (Getar) menjadi sorotan luas.

Situasi ekonomi Indonesia pada saat itu sangat sulit. Mengacu pada catatan sejarah, nilai tukar rupiah mengalami penurunan yang tajam, dari level yang stabil di sekitar Rp 2.000 per dolar AS menjadi Rp 10.000 hingga Rp 12.000 dalam waktu singkat. Krisis ini disebabkan oleh gejolak mata uang baht Thailand yang menyebar ke negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.

Momen Penting dalam Sejarah Ekonomi Indonesia di Tahun 1998

Secara resmi, Gerakan Cinta Rupiah dimulai pada Januari 1998. Tutut Soeharto bertujuan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan konkret demi membantu penguatan rupiah. Melalui gerakan ini, dia mengajak masyarakat untuk melepaskan simpanan dolar AS mereka.

“Gerakan Cinta Rupiah yang dipelopori Ny. Siti Hardianti Rukmana terkategori sangat menggugah,” demikian tulis salah satu media pada saat itu. Ini menunjukkan betapa pentingnya inisiatif tersebut di tengah ketidakpastian ekonomi.

Tutut Soeharto menunjukkan keteladanan dengan cara mendaftar untuk menukarkan tabungan pribadinya senilai US$50.000. Tindakannya diharapkan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dan menunjukkan rasa cinta terhadap Indonesia.

Dukungan dari Pejabat dan Tokoh Ekonomi

Seiring dengan dimulainya Gerakan Cinta Rupiah, sejumlah pejabat negara turut ambil bagian. Banyak dari mereka, termasuk anggota MPR, mendatangi bank untuk menukar dolar AS menjadi rupiah. Dalam berita yang beredar, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu anggota MPR kala itu juga ikut menukar US$1.300.

Tidak hanya anggota parlemen, pejabat ekonomi juga berpartisipasi. Menteri Keuangan saat itu, Gubernur Bank Indonesia, serta tokoh-tokoh ekonomi lainnya juga berkontribusi dalam gerakan ini. Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar US$650 ribu.

Pengusaha juga ikut ambil bagian dalam gerakan ini. Tercatat beberapa pengusaha besar mendonasikan kepemilikan dolar mereka, termasuk Aburizal Bakrie dan Imam Taufik, masing-masing memberikan US$100.000. Ini memperkuat kesolidan gerakan di kalangan masyarakat dan pelaku usaha.

Kritik dan Hambatan dalam Pelaksanaan Gerakan

Namun, tidak semua orang sepakat dengan efektivitas Gerakan Cinta Rupiah. Beberapa pengamat berpendapat bahwa gagasan ini tidak akan cukup untuk mengatasi tekanan pasar yang semakin berat. Kekuatan dana yang terkumpul dianggap tidak sebanding dengan kebutuhan Indonesia untuk menghadapi krisis yang lebih besar.

Kritik tersebut tidak bisa dianggap sepele. Fahmi Idris, seorang pengusaha terkemuka, menyebutkan bahwa usaha ini tidak dapat menyelesaikan masalah mendasar yang ada. Hal ini menjadi tanda tanya besar mengenai keberhasilan action ini.

Seperti yang diperkirakan, nilai tukar rupiah terus mengalami penurunan dalam beberapa bulan setelah pelaksanaan gerakan tersebut. Kenaikan harga barang-barang pokok juga menjadi salah satu dampak nyata dari krisis yang berkepanjangan.

Akhir dari Era Kepemimpinan Soeharto dan Dampaknya

Situasi semakin memburuk dan memasuki fase krisis sosial dan politik. Pada Mei 1998, kerusuhan mulai terjadi di berbagai daerah dan mengakibatkan tindakan tegas dari pemerintah. Akhirnya, pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya setelah lebih dari tiga dekade berkuasa.

Pengunduran diri Soeharto menandai perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Masyarakat lalu berharap bahwa situasi ekonomi yang buruk dapat ditangani lebih baik oleh pemimpin yang baru.

Meski Gerakan Cinta Rupiah tidak mampu menghentikan krisis, inisiatif tersebut tetap bisa dianggap sebagai simbol kesadaran kolektif masyarakat. Ini menunjukkan bahwa di tengah kesulitan, ada upaya untuk bersatu demi nasib ekonomi yang lebih baik.

Tags: AjakAnakBuangDolarMenyelamatkanPresidenRupiahuntukWarga
Previous Post

Polisi Tegaskan Rumah Ibadah Tidak Dirusak saat Kerusuhan di Tambak Jakpus

Next Post

Pemakaman Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Dihiasi Tangis Keluarga yang Pilu

gerald

gerald

Related Posts

Laba Melonjak 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi untuk Tahun Ini
Lifestyle

Laba Melonjak 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi untuk Tahun Ini

by gerald
September 8, 2026
Grup Emtek Akuisisi 803 Juta Saham Bukalapak
Lifestyle

Grup Emtek Akuisisi 803 Juta Saham Bukalapak

by gerald
September 8, 2026
Laba Bersih Naik 218% di H1-2026, Dirkeu Beberkan Pemicunya
Lifestyle

Laba Bersih Naik 218% di H1-2026, Dirkeu Beberkan Pemicunya

by gerald
September 7, 2026
Harga Saham Melonjak, BEI Tahan Saham PPGL dan NATO
Lifestyle

Harga Saham Melonjak, BEI Tahan Saham PPGL dan NATO

by gerald
September 7, 2026
Raja Gula Dunia dari RI Kehilangan Bisnis dalam Sebuah Malam
Lifestyle

Raja Gula Dunia dari RI Kehilangan Bisnis dalam Sebuah Malam

by gerald
September 6, 2026
Next Post
Pemakaman Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Dihiasi Tangis Keluarga yang Pilu

Pemakaman Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Dihiasi Tangis Keluarga yang Pilu

Premium Content

Kasus Febrie Terkait Oknum Bukan Terhadap Institusi

Kasus Febrie Terkait Oknum Bukan Terhadap Institusi

July 11, 2026
Erling Haaland Pastikan Manchester City Terus Kejar Gelar Tanpa Pep Guardiola

Erling Haaland Pastikan Manchester City Terus Kejar Gelar Tanpa Pep Guardiola

May 27, 2026
Kebakaran di RSUD, 44 Pasien Segera Dievakuasi

Kebakaran di RSUD, 44 Pasien Segera Dievakuasi

May 15, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Asap Karhutla Menyebabkan 14 Daerah di Sumut Terdampak, Bobby Siapkan PJJ
  • Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Daftar 5 Jurnalis yang Terputus Komunikasi di Selat Sunda

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In