• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Dukungan PDIP terhadap RUU Perampasan Aset dan Kekhawatiran Penyalahgunaan

gerald by gerald
August 29, 2026
in Health
0
Dukungan PDIP terhadap RUU Perampasan Aset dan Kekhawatiran Penyalahgunaan

Pernyataan terbaru dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengenai dukungannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mengundang perhatian publik. Menurut Hasto, pengesahan RUU ini seharusnya dapat dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu 15 Desember 2026, sebagai langkah nyata dalam pemberantasan praktik korupsi di Indonesia.

Sikap PDIP yang mengusung semangat anti-korupsi ini sangat penting di tengah berbagai isu yang mencuat tentang penyalahgunaan kekuasaan. Hasto menjelaskan bahwa partainya memiliki komitmen yang kuat terhadap pemberantasan korupsi, yang merupakan salah satu pilar perjuangan mereka sejak berdirinya.

“Kita sebagai PDI Perjuangan berkomitmen untuk mendorong undang-undang ini, termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset,” ujar Hasto di sebuah acara di Yogyakarta. Ini menunjukkan bahwa PDIP ingin menjadi garda terdepan dalam kampanye anti-korupsi yang sedang bergulir di masyarakat.

Pentingnya Pengawasan dalam Pemberantasan Korupsi

Dalam pernyataannya, Hasto juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan yang ketat terhadap implementasi RUU Perampasan Aset. Dia memperingatkan bahwa kewenangan besar yang diberikan oleh undang-undang ini harus dikelola dengan bijaksana.

“Ketika sebuah undang-undang begitu kuat, tanpa pengawasan yang baik, ada risiko penyalahan kekuasaan,” tegas Hasto. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun niat untuk memberantas korupsi sangat baik, proses pengawasan yang lemah dapat berujung pada masalah baru.

Hasto mengingatkan kontroversi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, sebagai contoh nyata penyalahgunaan kekuasaan di kalangan aparat hukum. Temuan emas dan kekayaan berlebih di rumahnya menunjukkan bahwa keberadaan undang-undang saja tidak cukup untuk menghentikan tindakan korupsi.

Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi

Menurut Hasto, untuk mengatasi masalah korupsi, diperlukan komitmen dari seluruh lini, mulai dari penyelenggara negara hingga masyarakat sipil. Hal ini mencakup partai politik, tokoh agama, dan lembaga masyarakat yang perlu bersinergi dalam mendorong pemberantasan korupsi.

Hasto menekankan bahwa PDIP telah melakukan kajian menyeluruh dan mempersiapkan konsep khusus yang akan diusulkan di DPR RI terkait RUU Perampasan Aset. Salah satu fokus dari kajian tersebut adalah untuk membangun mekanisme kontrol guna mencegah penyalahgunaan wewenang di kalangan penegak hukum.

“Pengaturan mekanisme kontrol sangat penting untuk mencegah terjadinya kasus seperti yang dialami oleh Febrie, serta dugaan keterlibatan hakim, jaksa, dan politisi dalam tindak pidana korupsi,” tambah Hasto. Kritik tajam ini menunjukkan bahwa partai ingin memastikan adanya langkah nyata untuk mengatasi akar masalah yang ada.

Pengesahan RUU Perampasan Aset: Harapan atau Janji Kosong?

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebelumnya telah berkomitmen untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset menjadi undang-undang paling lambat pada 15 Desember 2026. Janji ini dirilis bersamaan dengan aksi demonstrasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yang menuntut pengesahan RUU tersebut.

Kedudukan DPR yang berjanji untuk meneken surat perjanjian menunjukkan keseriusan dalam menanggapi tuntutan masyarakat. Dalam surat perjanjian tersebut, pimpinan DPR siap mundur baik dari jabatan maupun keanggotaan jika mereka gagal memenuhi janji ini.

Namun, harapan masyarakat akan pengesahan RUU Perampasan Aset sering kali diwarnai skeptisisme. Banyak yang bertanya-tanya apakah DPR benar-benar akan menjalankan komitmen ini atau hanya sekadar memberikan janji tanpa tindakan nyata.

Tags: AsetdanDukunganKekhawatiranPDIPPenyalahgunaanPerampasanRUUTerhadap
Previous Post

Konglomerat Indonesia Kuasai Bisnis Avtur di Singapura dan Sasar Bandara Changi

Next Post

Benahi 190 Perlintasan Sebidang, Progres Konstruksi KAI Capai 77%

gerald

gerald

Related Posts

10 Lurah Finalis BSA 2026 Siap Tampilkan Kemampuan di Sesi Paparan Hari Ini
Health

10 Lurah Finalis BSA 2026 Siap Tampilkan Kemampuan di Sesi Paparan Hari Ini

by gerald
October 15, 2026
Kecelakaan di Pasar Cimanggis Ciputat, 8 Warga Mengalami Luka-luka
Health

Kecelakaan di Pasar Cimanggis Ciputat, 8 Warga Mengalami Luka-luka

by gerald
October 14, 2026
Pria Pembawa Golok Jadi Tersangka Pembubaran Ibadah GKPI Tak Ditahan
Health

Pria Pembawa Golok Jadi Tersangka Pembubaran Ibadah GKPI Tak Ditahan

by gerald
October 14, 2026
Korupsi Pemkot Bengkulu dalam Suap Pengelolaan Limbah Kesehatan
Health

KPK Amankan Logam Mulia dan Uang Tunai dalam OTT BNPB

by gerald
October 13, 2026
Kehidupan Warga yang Seperti di Neraka
Health

Kehidupan Warga yang Seperti di Neraka

by gerald
October 13, 2026
Next Post
Benahi 190 Perlintasan Sebidang, Progres Konstruksi KAI Capai 77%

Benahi 190 Perlintasan Sebidang, Progres Konstruksi KAI Capai 77%

Premium Content

Koperasi Targetkan Terlibat di Semua Rantai Industri Sawit Selain Mengelola Kebun

Koperasi Targetkan Terlibat di Semua Rantai Industri Sawit Selain Mengelola Kebun

July 3, 2026
Bahlil Menjawab Tentang Kapan Harga Pertamax Akan Turun

Bahlil Menjawab Tentang Kapan Harga Pertamax Akan Turun

October 11, 2026
Bisakah Mencapai US$ 6.000 per Ounce?

Bisakah Mencapai US$ 6.000 per Ounce?

June 7, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Fenomena Sewa Ponsel di Kalangan Kaum Menengah Menjadi Sorotan
  • Kostas Tsimikas Bangga Jadi Kapten di Liga Champions, Mimpi Masa Kecil Terwujud
  • Kabut Asap Dapat Merugikan Malaysia Hingga Rp 6,59 Triliun Setiap Bulan

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In