• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

Masyarakat Papua Menghadapi Tantangan Marginalisasi yang Mendasar

gerald by gerald
May 26, 2026
in Otomotif
0
Masyarakat Papua Menghadapi Tantangan Marginalisasi yang Mendasar

Kepala Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Wilayah Papua, Frits Ramandey, mengungkapkan bahwa masyarakat Papua saat ini terjebak dalam situasi marginalisasi yang mendalam. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Forum Group Discussion yang bertujuan untuk membahas tantangan yang dihadapi orang-orang Papua di tengah eksploitasi sumber daya alam.

Saat menjelaskan kondisi di Kabupaten Merauke, Frits menekankan bahwa situasi tersebut adalah gambaran yang lebih besar dari problematika yang menimpa rakyat Papua. Ia menjelaskan bahwa ada proyek yang secara langsung berdampak pada kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

“Apa yang terjadi di Kabupaten Merauke hanya mencerminkan potret kecil dari masalah yang lebih besar,” ujarnya. Dengan perspektif itu, Frits ingin menyuarakan pentingnya pemahaman menyeluruh atas situasi yang dihadapi di Papua.

Proyek Strategis Nasional dan Dampaknya di Papua

Di Kabupaten Merauke, saat ini tengah berlangsung Program Strategis Nasional (PSN) yang mencakup penebangan hutan seluas 2,5 juta hektare untuk proyek pangan dan energi. Proyek ini akan meningkatkan pengembangan perkebunan, namun terdapat kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut, pengembangan ini mencakup perkebunan tebu serta bioetanol yang dikelola oleh berbagai perusahaan. Proyek ini tidak hanya memanfaatkan lahan, tetapi juga berpotensi mengubah struktur sosial masyarakat setempat, menciptakan ketidakpastian dan marginalisasi.

Dalam konteks ini, kegiatan optimalisasi lahan pertanian juga dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian pemerintah hingga mahasiswa. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah yang disebut pembangunan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat setempat atau sekadar sebuah agenda bisnis.

Marginalisasi dan Pembangunan yang Tidak Berkelanjutan

Frits menekankan bahwa pendekatan yang diterapkan dalam PSN di Papua seringkali menciptakan kekerasan sebagai tren baru. Pembangunan yang tidak melibatkan partisipasi aktif masyarakat akan menjadikan proses ini kontra produktif. “Ketika tanah beralih fungsi, otomatis masyarakat yang tinggal di sana menjadi terpinggirkan,” ucapnya.

Pemerintah daerah dan pusat diharapkan lebih peka terhadap isu ini, bukan malah membiarkan terjadi marginalisasi yang lebih dalam. Menurut Frits, korporasi baru yang muncul sering kali tidak membawa manfaat bagi masyarakat lokal, malah memperburuk situasi kegaduhan sosial.

“Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sering membelah masyarakat, menciptakan ketidakadilan baru,” tegasnya. Pendekatan yang tidak inklusif ini ke depan bisa sangat merugikan rakyat Papua.

Penyelesaian Konflik Melalui Dialog Kemanusiaan

Frits mengungkapkan bahwa pemahaman mengenai Papua dalam konteks konflik saat ini sudah sangat kompleks. Rezim pemerintahan saat ini dinilainya tidak memiliki gambaran jelas mengenai penyelesaian konflik. Hal ini menjadi salah satu tantangan besar dalam menciptakan kedamaian di Papua.

“Kita seharusnya memiliki suatu rute penyelesaian yang berbasis dialog,” lanjutnya. Ia menekankan pentingnya dialog antara pihak-pihak yang terlibat untuk menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan.

Rute penyelesaian konflik yang melibatkan masyarakat Papua dari bawah hingga ke tingkat tertinggi perlu dikembangkan, agar ideologi dan pandangan mereka mendapat perhatian serius. “Ideologi itu tak bisa diperhadapkan dengan senjata,” ungkap Frits menegaskan pentingnya menghormati pandangan masyarakat lokal.

Tags: MarginalisasiMasyarakatMendasarMenghadapiPapuaTantanganyang
Previous Post

Blusukan Keliling Indonesia, Jokowi Kunjungi Cirebon Awal Juli

Next Post

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Bank Jual Dolar Lebih Dari Rp18000

gerald

gerald

Related Posts

TNI Tahan Anggota Setelah Rumah Dinas Diduga Jadi Markas Judi
Otomotif

TNI Tahan Anggota Setelah Rumah Dinas Diduga Jadi Markas Judi

by gerald
October 9, 2026
Eks Ketua Ombudsman Tolak Terima Uang dan Minta Bebas dari Dakwaan
Otomotif

Eks Ketua Ombudsman Tolak Terima Uang dan Minta Bebas dari Dakwaan

by gerald
October 8, 2026
Pramono Cita Layanan Tanah DKI Selesai dalam 10 Hari Melalui PERINTIS
Otomotif

Pramono Cita Layanan Tanah DKI Selesai dalam 10 Hari Melalui PERINTIS

by gerald
October 8, 2026
Komisi II DPR Tanggapi Usulan Pansus Tindak Lanjut Putusan MK Terkait Gibran
Otomotif

Komisi II DPR Tanggapi Usulan Pansus Tindak Lanjut Putusan MK Terkait Gibran

by gerald
October 7, 2026
Letjen Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Otomotif

Letjen Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat

by gerald
October 7, 2026
Next Post
Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Bank Jual Dolar Lebih Dari Rp18000

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Bank Jual Dolar Lebih Dari Rp18000

Premium Content

Dorong Sosialisasi Registrasi Posyandu oleh Tri Tito Karnavian

Dorong Sosialisasi Registrasi Posyandu oleh Tri Tito Karnavian

September 3, 2026
Prancis vs Inggris Sudah Dimulai, Tonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026

Prancis vs Inggris Sudah Dimulai, Tonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026

July 19, 2026
Jawaban Menteri Lingkungan Hidup soal Film Pesta Babi

Jawaban Menteri Lingkungan Hidup soal Film Pesta Babi

May 22, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Miliar oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Jadwal MPL ID S18 Pekan 8 yang Penuh Kejutan
  • Bezzecchi Pimpin FP 1 Mandalika, Marquez Tempati Posisi Kedua
  • Suahasil Ungkap Pendapat tentang Tren Gaya Hidup Menurun

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In