Selebritas dan penyanyi dangdut terkenal, Dewi Murah Agung, lebih dikenal sebagai Dewi Perssik, sedang menghadapi masalah serius dengan akun media sosial yang menyalahgunakan namanya. Akun tersebut telah dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Kepala Subdirektorat Penanganan Masalah (Penmas) Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengungkapkan bahwa akun yang dilaporkan ini menggunakan nama dan foto yang mirip dengan Dewi Perssik. Melalui langkah tersebut, Dewi ingin melindungi reputasinya yang mungkin terancam karena oknum yang tidak bertanggung jawab.
Langkah Hukum yang Ditempuh Dewi Perssik untuk Melindungi Namanya
Kekhawatiran Dewi Perssik terhadap penyalahgunaan namanya bukan tanpa alasan. Akun tersebut tidak hanya menggunakan foto-foto dirinya, tetapi juga beroperasi dengan username yang sangat mirip dengan nama aslinya. Dewi melaporkan kasus ini pada 9 April 2026, menjelaskan bahwa hal ini dapat merugikan citra baiknya di masyarakat.
Tiksnarto menambahkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan lengkap dari Dewi yang dilengkapi dengan barang bukti. Dengan buktì yang kuat, mereka berupaya untuk menindaklanjuti kasus ini secara hukum dengan serius.
Akun yang dimaksud telah berfungsi sebagai identitas palsu yang berpotensi menipu banyak orang. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak negatif dari penyalahgunaan media sosial jika tidak ada tindakan tegas yang diambil.
Proses Hukum dan Pengacara yang Mendampingi Dewi Perssik
Dalam proses hukum ini, Dewi didampingi oleh pengacaranya, Sandy Arifin, yang menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan berbagai alat bukti dan saksi. Bukti-bukti yang akan disampaikan di pengadilan mencakup capture layar akun serta data digital lainnya yang menunjukkan kejahatan ini.
Sandy juga mengungkapkan bahwa mereka telah membawa sejumlah dokumen yang dianggap sangat penting untuk memperkuat laporan mereka kepada pihak kepolisian. Hal ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai masalah yang dihadapi Dewi Perssik.
Dewi juga tidak segan-segan untuk menegaskan bahwa ia akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku, meskipun ia memilih untuk tidak terlalu banyak memberikan pernyataan ke media. Fokusnya adalah untuk mendapatkan keadilan melalui jalur hukum yang tepat.
Dampak Sosial Media terhadap Reputasi Selebritas
Dewi Perssik bukanlah satu-satunya publik figur yang menghadapi isu terkait penyalahgunaan identitas di media sosial. Kasus serupa telah terjadi pada banyak selebritas lainnya, menunjukkan betapa rawannya mereka terhadap penipuan di dunia maya. Pembuat akun tersebut memanfaatkan popularitas publik figur untuk kepentingan pribadi.
Sebagai seseorang yang memiliki pengaruh besar, Dewi merasa bertanggung jawab untuk melakukan langkah tegas demi melindungi nama baiknya. Dalam banyak kasus, reputasi yang dibangun dengan susah payah dapat hancur hanya dalam semalam karena tindakan kriminal semacam ini.
Oleh karena itu, penting bagi publik untuk selalu waspada dan tidak mudah mempercayai akun-akun yang tidak terverifikasi. Upaya Dewi Perssik untuk melaporkan akun-akun palsu ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk lebih berhati-hati.








