• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
BeritaRiau.co.id
Advertisement
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
  • News
  • Tekno
  • Bola
  • Bisnis
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
BeritaRiau.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

Remaja Dikeroyok Teman hingga Tewas di Surabaya Akibat Perselisihan Sandal

gerald by gerald
June 6, 2026
in Otomotif
0
WNA India Diduga Bunuh Diri di Tahanan Imigrasi Surabaya

Di Surabaya, sebuah tragedi memilukan terjadi ketika seorang remaja bernama Thomas Julius Kristianto (19) kehilangan nyawanya setelah dikeroyok oleh empat temannya. Kematian tragis alumni SMAN 11 Surabaya tersebut berakar dari perselisihan sepele tentang penggantian sandal bermerek Crocs yang mengarah pada kekerasan fatal.

Menurut informasi dari kakak korban, Hana Novia Kristiani (32), insiden ini dimulai pada pertengahan Mei 2026. Dalam insiden awal, Thomas yang tidak memiliki sandal karena barangnya basah, terpaksa meminjam sandal milik salah satu terduga pelaku yang tertinggal di rumah temannya.

Masalah semakin rumit ketika sandal tersebut dilaporkan hilang dari tempat penyimpanan. Para pelaku kemudian menuntut penggantian sandal baru sebagai konsekuensi dari hilangnya sandal tersebut. Meskipun keluarga Thomas beritikad baik dan berusaha memenuhi permintaan tersebut, situasi semakin memanas.

Penyebab Perselisihan yang Mengarah pada Kekerasan

Perselisihan ini dimulai ketika pelaku meminta ganti rugi sandal yang hilang. Hana mengungkapkan bahwa dia sudah memberikan sejumlah uang kepada adiknya untuk mengganti sandal yang hilang. Selain itu, Thomas juga memberikan sandal pengganti yang baru.

Sayangnya, situasi tidak berakhir baik. Pihak pelaku kemudian mengklaim bahwa sandal asli mereka bernilai Rp1,5 juta, sedangkan sandal baru tersebut hanya dihargai sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Hana mempertanyakan klaim ini karena tidak ada bukti pembelian yang ditunjukkan.

Tragedi ini memuncak pada malam tanggal 30 Mei ketika Thomas, yang sedang berjalan untuk membeli minuman, bertemu dengan kelompok pelaku di kawasan Jalan Manukan Mukti. Dari sini, semua berawal dan berujung pada kekerasan.

Insiden Kekerasan yang Mematikan

Setelah dihadang, Thomas sempat diajak berduel oleh pelaku sebelum akhirnya diseret ke lokasi yang lebih terpencil dan dikeroyok. Dalam keadaan lemas, para pelaku bahkan memboncengnya, tetapi setibanya di tengah jalan, Thomas terjatuh dan dibiarkan tergeletak di dekat sebuah toko.

Tetangga yang menemukan Thomas mengungkapkan bahwa beberapa dari mereka melihat lelaki muda tersebut dalam keadaan tergeletak dan melaporkannya ke klinik. Keluarga korban yang mendapat kabar langsung menuju rumah sakit untuk mencari tahu kondisi Thomas.

Sayangnya, meskipun telah menerima perawatan di rumah sakit, kondisi Thomas tidak kunjung membaik. Ia harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo dengan luka yang parah akibat penganiayaan yang dialaminya.

Perjuangan Akhir dan Harapan Keluarga

Setelah berjuang dengan kritis, Thomas dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 4 Juni. Kematian ini membuat Hana dan anggota keluarga lainnya sangat berduka dan marah dengan tindakan brutal yang dilakukan pelaku.

Keluarga Thomas berharap polisi akan bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini. Mereka merasa putus asa karena nyawa adik mereka harus hilang hanya karena konflik remeh yang berkaitan dengan sandal.

“Ini adalah sebuah tindakan anarkhi yang tidak seharusnya terjadi. Emosi dapat mengakibatkan tindakan yang merugikan orang lain,” ucap Hana dengan nada menyayat hati.

Penangkapan dan Proses Hukum Pelaku

Tidak lama setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian setempat mengumumkan bahwa mereka telah menangkap empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan ini. Keempat pelaku tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, pelaku-pelaku tersebut memiliki inisial CJF, AAY, KVRL, dan RU. Mereka semua kini dalam proses hukum dan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui peran masing-masing dalam insiden tersebut.

Dengan penahanan ini, keluarga Thomas berharap keadilan dapat ditegakkan. Mereka mendesak aparat untuk tidak hanya menindaklanjuti penyidikan namun juga memastikan bahwa semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan tindakan mereka.

Tags: akibatDikeroyokhinggaPerselisihanRemajaSandalSurabayaTemanTewas
Previous Post

Beban Subsidi Tinggi, Pramono Siap Sesuaikan Tarif Transjakarta dan Jabodetabek

Next Post

Efek Praktik Jual Beli Kendaraan Hanya STNK Menurut Bos Leasing

gerald

gerald

Related Posts

Kepala Dinas PUPR dan Anggota DPRD Bengkulu Kembali Dipanggil KPK
Otomotif

KPK Umumkan 2 Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi Rejang Lebong

by gerald
October 20, 2026
Flores Terus Diterpa Rangkaian Gempa yang Mengguncang
Otomotif

Flores Terus Diterpa Rangkaian Gempa yang Mengguncang

by gerald
October 19, 2026
Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Disakiti Secara Brutal
Otomotif

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Disakiti Secara Brutal

by gerald
October 19, 2026
Pengumuman Peraih Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards oleh PERHUMAS
Otomotif

Pengumuman Peraih Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards oleh PERHUMAS

by gerald
October 18, 2026
110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Kebakaran Hutan, Semua Selamat
Otomotif

110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Kebakaran Hutan, Semua Selamat

by gerald
October 18, 2026
Next Post
Efek Praktik Jual Beli Kendaraan Hanya STNK Menurut Bos Leasing

Efek Praktik Jual Beli Kendaraan Hanya STNK Menurut Bos Leasing

Premium Content

Fitur Scroll Tanpa Batas Bikin Kecanduan Instagram dan Facebook Terancam Hukuman

Fitur Scroll Tanpa Batas Bikin Kecanduan Instagram dan Facebook Terancam Hukuman

July 13, 2026
Potensi Besar Kontraktor Alat Berat Asal China Masuk Sektor Minerba

Potensi Besar Kontraktor Alat Berat Asal China Masuk Sektor Minerba

June 17, 2026
Keluarga Febrie Adriansyah Kunjungi Rutan, KPK Berikan Penjelasan

Keluarga Febrie Adriansyah Kunjungi Rutan, KPK Berikan Penjelasan

July 28, 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang
BeritaRiau.co.id

BeritaRiau - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Categories

  • Bisnis
  • Bola
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru dalam dan dari dengan Diduga DPR Dunia Emas Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut oleh pada Pasar Persen Piala Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Sebagai Setelah Siap Tahun Terkait Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Kaum Tengah, 5 Aplikasi Penghasil Uang Hanya Modal HP
  • Bahagia di Liverpool, Ronald Araujo Lihat Kesempatan Transfer dari Barcelona
  • Bansos Digital Segera Ditransfer Langsung ke Penerima Bulan Depan

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 beritariau.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Berita Riau.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In