Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menekankan perlunya kerjasama antara pemerintah daerah dan penyuluh pertanian. Kerja sama ini dianggap vital untuk mencapai tujuan swasembada pangan yang diinginkan oleh bangsa ini.
Tanpa kolaborasi yang solid di antara berbagai pihak, visi ini tidak akan terwujud. Oleh karena itu, Tomsi mengajak Kepala Dinas Pertanian dan penyuluh untuk saling mendukung dan berbagi pengetahuan guna memastikan pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
Mendorong Sinergi antara Pemerintah dan Penyuluh Pertanian
Pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menata sektor pertanian. Sinergi jika diperkuat, akan mempermudah pelaksanaan program-program pertanian yang sudah ditetapkan.
“Kerja sama yang solid tidak hanya akan bermanfaat bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi para petani yang menjadi sasaran program,” ungkap Tomsi. Ia menegaskan pentingnya pendampingan yang diberikan oleh penyuluh khususnya di lapangan.
Melalui kolaborasi ini, tantangan yang dihadapi petani dapat diatasi dengan lebih efektif. Penyuluh diharapkan dapat memberikan informasi dan teknis pertanian yang relevan kepada petani sehingga mereka bisa meningkatkan hasil pertanian.
Rencana Strategis untuk Meningkatkan Produksi Pertanian
Pemerintah memiliki target yang jelas untuk meningkatkan produksi padi dalam waktu dekat. Target tersebut mencapai 55.273.025 ton hingga tahun 2027 yang harus dicapai oleh seluruh jajaran pemerintah daerah.
Langkah-langkah strategis juga telah ditetapkan untuk mendukung perwujudan target ini. Salah satunya adalah penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 5.981.316 hektare yang sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Optimalisasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) juga menjadi salah satu fokus utama. Terlebih, terdapat 5.829 BPP yang tersebar di berbagai daerah dan diharapkan berfungsi maksimal dalam menjalankan program pemerintah.
Pentingnya Pendidikan dan Pelatihan bagi Penyuluh Pertanian
Pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan sangat penting untuk meningkatkan kompetensi penyuluh. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di sektor pertanian.
Dengan pengetahuan yang lebih baik, penyuluh akan lebih mampu mendampingi petani dengan solusi yang tepat. Selain itu, pengetahuan baru ini juga akan membantu dalam mengadopsi teknologi pertanian yang lebih modern.
Pelatihan juga mencakup pengenalan terhadap sistem pertanian yang ramah lingkungan. Aspek ini penting mengingat saat ini semakin meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan dan dampak lingkungan dari aktivitas pertanian.









